Radar Cianjur »
Metro Cianjur
»
Khawatir Ambruk, Rutilahu Diruntuhkan
Khawatir Ambruk, Rutilahu Diruntuhkan
Posted by Radar Cianjur on Jumat, 13 November 2015 |
Metro Cianjur
![]() |
| TAK LAYAK: Warga gotong royong menghancurkan rumah milik Dindin. |
CIANJUR – Memasuki musim penghujan,
masyarakat mau tak mau harus semakin waspada untuk mengantisipasi terjadinya
bencana yang berkaitan dengan musim penghujan, seperti tanah longsor, angin
puting beliung, ataupun bencana lainnya yang mengancam keselamatan jiwa mereka.
Hal itu pula yang dilakukan pasangan Dindin Burhanudin (40) dan Hani (35),
warga Kampung Kandangsapi, RT02/RW06, Desa Sirnagalih, Kecamatan Cilaku. Khawatir Rumah Tidak
Layak Huni (Rutilahu) yang mereka diami ambruk dan mengancam keselamatan jiwa,
keluarga dibantu anggota Karang Taruna akhirnya membongkar rumah tersebut.
“Kami Karang
Taruna yang bernaung dibawah kepemimpinan Desa Sirnagalih secara spontan bergerak
dan membantu tetangga kami yang sedang dalam kesulitan. Dengan sukarela, kami
bantu baik dalam segi materi, maupun waktu, tenaga dan pikiran,” kata Ketua Karang Taruna, Abdul Latif.
Ketika sudah turun hujan disertai angin kencang, tak jarang beberapa
material rumah panggung itu bergeser hingga ambruk, namun tidak begitu parah.
Namun, karena khawatir akan keselamatan kedua buah hatinya, yakni M Malik
Ibrahim yang berusia empat tahun dan Nurahma Fauziah yang baru berusia sepuluh
bulan, Dindin dan Hani lebih memilih untuk meruntuhkan rumah yang baru mereka
huni selama dua tahun tersebut, kemudian mengungsi ke gedung madrasah tak jauh
dari rumahnya.
“Hujan pertama, waktu itu atap, genteng dan kaca rumah yang di bagian
pinggir itu ambruk. Kami betulkan dengan kondisi seadanya,” ungkap Hani kepada
Radar Cianjur.
Tak selesai sampai disitu, lanjut Hani, hujan angin selanjutnya, mulai
terdengar bunyi seperti bunyi kayu yang retak sedikit demi sedikit. Karena
takut rumahnya ambruk dan menimpa keluarganya, Hani segera mengungsi ke
Madrasah. Esoknya, rumah tersebut akhirnya diruntuhkan.
“Untuk sementara kami disini (di madrasah) dulu, sampai rumah selesai
diperbaiki. Beruntung ada dari Karang Taruna yang membantu dari mulai
membongkar sampai sekarang membangun kembali sedikit demi sedikit,” imbuh Hani.
Kini, sedikit demi sedikit rumah tersebut mulai diperbaiki. Informasi yang
dihimpun, tak sedikit donatur yang diakomodir oleh para anggota Karang Taruna,
turut membantu meringankan beban Dindin beserta keluarganya.
Menanggapi hal tersebut, Kepala Desa Sirnagalih, Agus Zaenal Abidin, menuturkan, pihaknya telah melihat
secara langsung, terkait kondisi yang dialami oleh warganya itu dan menggerakan
para anggota Karang Taruna Desa.
“Rumah itu diruntuhkan karena memang sudah tidak layak untuk dihuni.
Apalagi di musim hujan dan
angin kencang sekarang ini. Sebelum jatuh korban, lebih baik diantisipasi
sedini mungkin,” tegas Agus. (cr2)
Populer
-
JAKARTA-Dua pelatih yang menjadi sorotan karena lisensi kepelatihannya tak sesuai regulasi turnamen jangka panjang TSC 2016, yakni D...
-
PETUGAS BNNK tes urine siswa SMAN 1 Ciranjang. CIANJUR-Antisipasi bahaya penyalahgunaan narkoba di kalangan pelajar dan di lingkungan s...
-
PANIK: Warga sempat panik mobil di pom bensi terbakar CIPANAS-Warga dan para pengguna jalan di Cipanas sempat dihebohkan dengan muncu...
-
CIPANAS - Koperasi Baitul Maal Wat-Tamwil (KBMT) As-salam, di Jl. Raya Pacet Cipanas, bergerak di bidang simpan pinjam dan pembiya...
-
ILUSTRASI PEREMPUAN hamil memiliki tantangan besar mulai dari mual di pagi hari, kaki kram, sakit punggung, dan berat badan yang naik ...
-
Bakal Diatur dalam Peraturan Menteri CIANJUR-Jika belanja di minimarket, supermarket, dan hypermarket, kini Anda tidak bisa minta kan...
-
CIANJUR – Gelaran Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) yang dilangsungkan secara serentak se-Kabupaten Cianjur pada Minggu (29/5) kemarin, ...
-
KURANG dari satu pekan pesta sepakbola terbesar di benua Eropa atau yang dikenal dengan Euro 2016 akan dimulai. Turnamen ...


Tidak ada komentar: