Hujan, Toko dan Rumah Terendam Air

WARGA bersihkan air dalam rumah akibat terendam banjir. (FOTO: FARHAAN/RC)
CIPANAS- Hampir semua toko yang berada di Ruas Jalan Raya Cipanas kebanjiran saat diguyur hujan kemarin. Salah satu faktornya yakni akibat sistem saluran air (Drainase) yang tidak lancar.
Tidak hanya pertokoan, sejumlah milik warga di sejumlah perkampungan sempat terendam air hujan. Bahkan sejumlah pot bibit tanaman hias milik warga di sekitar Jalan Raya Cipanas, hanyut terbawa arus deras.
Asep Nasrudin (43) warga Kampung Balakang Desa Sindanglaya mengatakan, akibat diguyur hujan deras, sejumlah rumah termasuk milik saya terendam air, bahkan hampir semua pertokoan di Jalan Raya Cipanas pun ikut terendam air akibat aliran  air sungai meluap. "Faktornya akibat Ruas Jalan Raya Cipanas dibeton, karena badan jalan saat ini menjadi lebih tinggi dari areal pertokoan, sehingga air menggenangi areal parkir dan sejumlah pertokoan," jelasnya.
Menurutnya, sebelum badan jalan dibeton, Ruas Jalan Raya Cipanas memang kerap mengalami banjir, namun hanya terjadi di tengah badan jalan raya, dan hanya sebagian toko yang terendam air. Berbeda dengan saat ini, badan jalan raya bebeas banjir, tapi airnya masuk ke dalam pertokoan.
“Hampir semua toko kebanjiran, bahkan yang tadinya jarang terkena banjir, sekarang jadi ikut kebanjiran,” tuturnya.
Meilani (34) salah seorang petani tanaman hias di daerah Cimacan menuturkan, dampak dari hujan deras yang mengguyur kemarin, sejumlah bibit tanaman hias hilang terbawa arus air yang deras. "Kami tak menyangka pasca hujan tanaman hias kami sudah rusak, dan sebagian bibit tanaman sudah raib, " ujarnya.
Menurutnya, luapan air terjadi akibat sistem drainase tidak berjalan dengan baik dan lancar. Akibatnya air hujan tumpah ke tengah badan jalan raya.
"Air sungai dan drainase meluap akibat tersumbat sampah, sehingga debit air membesar dan kencang di tengah badan jalan raya,” ungkapnya.(fhn)


Tidak ada komentar:

Write a Comment


Top