Radar Cianjur »
Berita Utama
,
Cover Story
»
Padi 'Karuhun' Makin Terusir
Padi 'Karuhun' Makin Terusir
Posted by Radar Cianjur on Senin, 09 November 2015 |
Berita Utama,
Cover Story
| PETANI Cianjur, sedang memanen padi, yang saat ini makin tergerus industri |
Sejak tahun 2004, Padi Pandanwangi telah memiliki Sertifikat Varietas Lokal Cianjur melalui Surat Keputusan (SK) Menteri Pertanian Nomor 163/Kepts/LB.240/3/2004 tanggal 17 Maret 2004 tentang Pelepasan Galur Padi Sawah Lokal Pandanwangi Cianjur, sebagai varietas unggul dengan nama Pandanwangi.
Seiring dengan perkembangan zaman, kini lahan Pandanwangi makin terkikis akibat alih fungsi lahan yang makin masif. Diperkirakan dalam tahun-tahun mendatang Pandanwangi terancam punah bila tidak mendapat perhatian serius dari semua pihak.
Ketua Asosiasi Padi Pandanwangi Kabupaten Cianjur, H Pepen mengatakan, bahwa adanya alih fungsi lahan pertanian menjadi industri sangat besar dampaknya bagi keberadaan varietas padi Pandanwangi.
"Salah satu permasalahan yang cukup terkait dengan keberadaan tanaman varietas padi Pandanwangi adalah makin maraknya alih fungsi lahan pertanian kepenggunaan lainnyan, seperti pembangunan pemukiman penduduk dan industri. Bila kondisi ini terus dibiarkan tanpa adanya upaya penyelamatan dan perlindungan terhadap lahan pertanian produktif maka bukan tidak mungkin 10 tahun ke depan keberadaan varietas padi Pandanwangi akan punah," ungkap H Pepen.
Kepala Balai Pengembangan Tanaman Pangan dan Hortikultura Kecamatan Gekbrong, Yayat Ruhyat menyebutkan, alih fungsi lahan pertanian ke industri tidak berpengaruh besar terhadap keberadaan varietas padi Pandanwangi.
Justru menurutnya yang menjadi permasalahan terancam punahnya varietas padi Pandanwangi, yakni faktor perubahan pola tanam petani dari varietas padi lokal ke varietas padi IR. Selain itu belum optimalnya koordinasi dinas instansi terkait.
"Sebab masa tanam padi varietas Pandanwangi mulai tanam ke masa panen membutuhkan waktu yang lama, sementara harganya tidak jauh berbeda dengan varietas padi jenis IR, selain itu belum adanya jaminan harga pasar, sehingga minat petani untuk menanam varietas padi Pandanwangi cenderung terus menurun," terangnya.(dil)
Populer
-
SURABAYA-Sebanyak 15 unsur Kapal Perang Komando Armada RI Kawasan Timur (Koarmatim) bersiap diri bergabung dengan Gugus Keamanan La...
-
KARANGTENGAH – Wahana Aspirasi Masyarakat (WAM) menyoroti kondisi maraknya bangunan yang berorientasi industri dan komersial, khususnya pem...
-
SMAN 1 Cilaku sambut HUT RI ke-71 dengan berbagai perlombaan yang melibatkan siswa dan guru. Kesiswaan SMAN 1 Cilaku, Mukti Tauf...
-
CIANJUR-Sedikitnya 18 taruna Akademi Militer (Akmil) Magelang yang datang dari seluruh penjuru nusantara digembleng secara khusus di...
-
JAKARTA-Kasus Bupati Ogan Ilir AW Nofiadi Mawardi dibekuk BNN dalam kasus dugaan penggunaan narkoba, memunculkan wacana pentingnya ...
-
CUGENANG-Desa Cibeureum Kecamatan Cugenang rencanakan APBDES untuk pembangunan. Pasalnya, pembangunan merupakan program yang harus diutama...
-
ORMAS perempuan muda Nahdlatul Ulama Cianjur atau Fatayat NU, mensosialisasikan Kesehatan Reproduksi (Kespro) pada remaja di Yayasan A...
-
PETANI Cianjur, sedang memanen padi, yang saat ini makin tergerus industri CIANJUR - Padi Pandanwangi merupakan satu-satunya varietas u...

Tidak ada komentar: