Padi 'Karuhun' Makin Terusir

PETANI Cianjur, sedang memanen padi, yang saat ini makin tergerus industri
CIANJUR - Padi Pandanwangi merupakan satu-satunya varietas unggulan khas Cianjur yang hanya bisa ditanam dengan baik di beberapa kecamatan di Kabupaten Cianjur. Padi ini hanya tumbuh dengan kualitas terbaik di Kecamatan Warungkondang, Gekbrong, Campakamulya, Cugenang, Cibeber dan Kecamatan Cianjur. Itupun hanya di beberapa tempat dengan persyaratan iklim, ketinggian, dan jenis tanah yang sangat lokalitas tertentu.
Sejak tahun 2004, Padi Pandanwangi telah memiliki Sertifikat Varietas Lokal Cianjur melalui Surat Keputusan (SK) Menteri Pertanian Nomor 163/Kepts/LB.240/3/2004 tanggal 17 Maret 2004 tentang Pelepasan Galur Padi Sawah Lokal Pandanwangi Cianjur, sebagai varietas unggul dengan nama Pandanwangi.
Seiring dengan perkembangan zaman, kini lahan Pandanwangi makin terkikis akibat alih fungsi lahan yang makin masif. Diperkirakan dalam tahun-tahun mendatang Pandanwangi terancam punah bila tidak mendapat perhatian serius dari semua pihak.
Ketua Asosiasi Padi Pandanwangi Kabupaten Cianjur, H Pepen mengatakan, bahwa adanya alih fungsi lahan pertanian menjadi industri sangat besar dampaknya bagi keberadaan varietas padi Pandanwangi.
"Salah satu permasalahan yang cukup terkait dengan keberadaan tanaman varietas padi Pandanwangi adalah makin maraknya alih fungsi lahan pertanian kepenggunaan lainnyan, seperti pembangunan pemukiman penduduk dan industri. Bila kondisi ini terus dibiarkan tanpa adanya upaya penyelamatan dan perlindungan terhadap lahan pertanian produktif maka bukan tidak mungkin 10 tahun ke depan keberadaan varietas padi Pandanwangi akan punah," ungkap H Pepen.
Kepala Balai Pengembangan Tanaman Pangan dan Hortikultura Kecamatan Gekbrong, Yayat Ruhyat menyebutkan, alih fungsi lahan pertanian ke industri tidak berpengaruh besar terhadap keberadaan varietas padi Pandanwangi.
Justru menurutnya yang menjadi permasalahan terancam punahnya varietas padi Pandanwangi, yakni faktor perubahan pola tanam petani dari varietas padi lokal ke varietas padi IR. Selain itu belum optimalnya koordinasi dinas instansi terkait.
"Sebab masa tanam padi varietas Pandanwangi mulai tanam ke masa panen membutuhkan waktu yang lama, sementara harganya tidak jauh berbeda dengan varietas padi jenis IR, selain itu belum adanya jaminan harga pasar, sehingga minat petani untuk menanam varietas padi Pandanwangi cenderung terus menurun," terangnya.(dil)


Tidak ada komentar:

Write a Comment


Top