Proyek Perbaikan Drainase Dibiarkan Terbengkalai

MELUAP: Aliran air selokan meluap ke atas badan jalan di Cikanyere-Sukaresmi, akibat terhambat bahan material.
SUKARESMI- Bongkahan batu dan pasir sisa perbaikan drainase di ruas Jalan Kingkung Desa Cikanyere, Kecamatan Sukaresmi, dibiarkan berserakan.  Akibatnya saluran air menjadi terhambat dan menyebabkan banjir.
Ardi (47) warga Desa Cikanyere mengatakan, perbaikan drainase di Jalan Raya Kingkung terlalu lamban, sehingga material pasir dan batu menyumbat saluran air sehingga memicu terjadinya luapan air hujan ke jalan.
"Saya sangat menyesalkan pembuatan drainase lamban,” katanya.
Menurutnya, luapan air yang tumpah ke badan jalan kerap mengakibatkan kecelakaan pengendara. Makanya warga mendesak perbaikan drainase bisa segera dilesaikan. "Jika drainase tidak segera diperbaiki, akan banyak pihak yang dirugikan," tegasnya.
Asep Rusmana (31) warga lainnya menjelaskan, Jalan Kingkung merupakan akses utama bagi aktivitas warga sehari-hari. "Saya sangat mengharapkan sekali drainase segera rampung diperbaiki, jangan sampai kondisinya terus dibiarkan seperti ini," jelasnya.
Diakuinya, proses perbaikan drainase sudah lebih dari satu bulan tidak selesai, padahal akses jalan itu sangat dibutuhkan oleh masyarakat luas. "Jalan sudah mulus akan rusak kembali kalau drainase-nya  rusak,” ungkapnya.(fhn)


Tidak ada komentar:

Write a Comment


Top