Semua Kawal Pilkada Cianjur

Wagub dan Wakapolda Jabar, saat kunjungi KPU Cianjur, Kemarin.
CIANJUR-Pemilihan kepala daerah (Pilkada) Kabupaten Cianjur yang digelar hari ini, Rabu 9 Desember  2015 mengundang banyak perhatian dari berbagai kalangan, termasuk dari para pejabat daerah Provinsi Jawa Barat.
Wakil Gubernur (Wagub) Jawa Barat, Deddy Mizwar memantau persiapan KPU Cianjur, didampingi Wakil Kepala Polda Jabar Brigjen Pol Muhammad Taufik, Kepala Staf Komando Daerah Militer (Kasdam) III/Siliwangi, Brigjen TNI Wuryanto dan Kadiskominfo Jabar Dudi Sudrajat.
Wagub secara mendalam, mengulas persiapan jelang Pilkada bersama Ketua KPU Cianjur, Anggi Shofia Wardhany beserta jajarannya. Sedikitnya ada 3.921 Tempat Pemungutan Suara (TPS) dinyatakan siap menghimpun suara masyarakat Cianjur dalam Pilkada kali ini.
Dalam konferensi pers yang digelar usai mengulas persiapan KPU Cianjur, Wagub menegaskan bahwa gelaran Pilkada ini merupakan sebuah momentum penting yang harus dikawal bersama-sama oleh seluruh elemen masyarakat.
“Minimalisir tindak kecurangan, serta berbagai intimidasi yang mungkin terjadi. Di Jawa Barat tidak ada sejarah konflik yang berkepanjangan pasca Pilkada,” ungkap Deddy kepada awak media.
Deddy melihat, dari segi hingar bingar, Jawa barat dinilai paling hingar bingar dalam selenggaraan Pilkada. Kendati demikian, Deddy berharap agar Pilkada di Cianjur dapat berlangsung dengan baik.
“Cianjur ini termasuk dalam enam kabupaten/kota di Jawa Barat yang rawan bencana. Mudah-mudahan saja tidak terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan sehingga masyarakat tetap bisa menyalurkan suaranya,” harapnya.
Sementara itu, Wakapolda Jawa Barat, Brigjen Pol Muhammad Taufik menegaskan, pihaknya mewakili jajaran Polda Jawa Barat sudah mempersiapkan terkait aspek pengamanan terkait gelaran Pilkada serentak yang digelar di Jawa Barat, tak terkecuali di Cianjur dalam berbagai tahapan-tahapan Pilkada, terutama pada waktu-waktu yang memiliki dianggap rawan tindak kecurangan.
“Kami dari TNI dan Polri menyatakan sudah siap untuk menjaga kondisifitas dan keamanan. Operasi Fajar dan sebagainya, yang tingkat kerawanannya cukup tinggi sudah siap kami antisipasi, bahkan hingga penghitungan suara,” tegasnya.
Pihaknya mempunyai mekanisme pengamanan dengan harapan bahwa Pilkada serentak yang dilaksanakan di Cianjur bisa berjalan secara jujur, bebas, adil dan rahasia. Ia juga mengimbau masyarakat untuk dapat menyalurkan haknya dengan baik serta tidak menjadi Golongan Putih (Golput). “Pilkada tahun ini mempunyai perbedaan dari tahun-tahun sebelumnya, karena dilaksanakan secara serentak,” kata Taufik.
Pihaknya berharap, Pilkada serentak bisa berjalan sukses. Pasalnya ini  akan menjadi gambaran Pilkada tahun 2017 nanti. “Apabila Pilkada tahun ini sukses, maka Pilkada yang akan dilaksanakan di tahun 2017 pun akan sukses,” tuturnya.

Usai kunjungan Wagub dan Wakapolda Jabar beserta jajaranya, KPU Cianjur juga menerima kunjungan.(cr2/cr1)


Tidak ada komentar:

Write a Comment


Top