Angkot Mogok, Sopir Bertikai


WARUNGKONDANG – Aksi mogok yang dilakukan oleh awak angkutan kota (angkot) dari lima trayek di Cianjur, membuat para pengemudi angkot dari kelima terayek tersebut berseteru dengan sopir angkot 02B jurusan Jalan Siti Jenab-Pasirhayam. Perseteruan terjadi karena keinginan mereka berseberangan dengan keinginan para sopir angkot 02B.
Guna mengantisipasi terjadinya pertikaian antar kubu pengemudi, Kepolisian Sektor Warungkondang pada hari Selasa (26/01) kemarin menghadirkan diri sebagai jembatan dan memfasilitasi negosiasi para pengemudi yang berselisih paham.
Pada negosiasi yang dilaksanakan di Markas Kepolisian Sektor (Mapolsek) Warungkondang, yang disaksikan oleh Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Warungkondang, Kompol Robi Yanuar Soetjipto;  Sekretaris Dinas Perhubungan Kabupaten Cianjur, Yudi S; dan Kepala Biro Operasi (KBO) Lalulintas (Lantas) Kepolisian Resort (Polres) Cianjur, Iptu H Wahyudin; perundingan berjalan alot hingga akhirnya mendapat kesepakatan tertulis yang isinya adalah bahwa kedua belah pihak tidak akan saling bertikai. 
Kapolsek Warungkondang kepada Radar Cianjur mengatakan bahwa sengaja kedua kubu sopir angkot ini dipertemukan agar tidak terjadi pertikaian.
“Dampak dari aksi mogok lima trayek angkot menimbulkan gesekan dengan pengemudi angkot 02B. Atas kejadian tersebut, pihak Kepolisian Sektor Warungkondang berinisiatif melaksanakan negosiasi antar pengemudi angkot yang berseteru, guna mengatisipasi terjadinya keributan antar kubu,” kata Kapolsek.
Sementara itu, Sekretaris Dinas Perhubungan menambahkan bahwa dirombaknya sejumlah jalur angkutan kota tersebut guna mengurai kemacetan dan penumpukan angkot dalam area perkotaan, serta untuk menopang keberadaan Pasar Pasirhayam.
“Jalur tidak akan lagi dirobah seperti semula, angkot jurusan Cianjur-Gekbrong, Cianjur-Bedahan, Cianjur-Tegalega, Cianjur-Bunikasih, dan Cianjur-Warungjengkol tetap sampai ke Terminal Pasirhayam,” jelas Yudi. (dil)



Tidak ada komentar:

Write a Comment


Top