Tetap Junjung Tinggi Martabat




CIANJUR – Berawal dari mendengar ucapan salahseorang ustadz, bahwa sebaik-baiknya orang adalah mereka yang bermanfaat bagi orang lain, menjadi pemicu langkah Nurmahmudi untuk mendirikan Komunitas Sehat Jiwa (KSJ). Komunitasnya itu kini sudah banyak dikenal oleh banyak orang dan pernah mendapatkan berbagai penghargaan dari pemerintah karena keberhasilannya mengobati pasien yang mengalami gangguan kejiwaan.
Tak hanya dikenal secara lokasl, media luar negeri seperti majalah Times bahkan rutin mendatangi sekretariatnya yang bertempat di Jalan Raya Cikalongkulon.
Menurutnya, selama ini orang-orang yang mempunyai gangguan kejiwaan kurang mendapatkan perlakuan yang adil dari orang di sekelilingnya. Dan ia berpendapat bahwa hal ini berbeda dan sangat bertentangan dengan nilai-nilai keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia, seperti yang termaktub dalam Pancasila.
“Selama ini penyandang gangguan kejiwaan terdiskreditkan oleh orang sekitarnya. Padahal orang yang mempunyai gangguan kejiwaan sama halnya dengan yang mempunyai penyakit lain pada umumnya, namun penyakit tersebut dianggap seperti penyakit yang hina,” ujar pria berkulit cokelat itu kepada Radar Cianjur.
Menurutnya pula, selama ini bahkan tokoh intelektual, pemerintah, dan tokoh agama, apabila melihat orang yang mengalami gangguan kejiwaan di persimpangan jalan hanya bisa mengatakan “kasihan, dan tak lebih dari itu.
“Apakah itu memberikan solusi? Selama ini masyarakat belum memahami bagaimana menyelesaikan masalah pengobatan bagi orang yang terkena gangguan kejiwaan. Sebetulnya sederhana, hanya dengan pahami masalah mereka dengan tetap menjunjung tinggi nilai kemanusiaan dengan memperlakukan mereka seperti halnya orang pada umumnya, dan berobat secara intensif dan teratur,” (cr1) 





  


Tidak ada komentar:

Write a Comment


Top