Radar Cianjur »
Cianjur Raya
»
Jual Bibit Tanaman Hingga ke Pelosok
Jual Bibit Tanaman Hingga ke Pelosok
Posted by Radar Cianjur on Rabu, 27 Januari 2016 |
Cianjur Raya
CIANJUR – Sepeda motor matik berwarna hitam milik Deni (41) bisa disebut menjadi
saksi pelestarian lingkungan dan sosialisasi penyadaran pentingnya bercocok
tanam bagi masyarakat Cianjur. Bagaimana tidak, Deni yang diketahui warga
Cibeber ini berkeliling Cianjur hingga ke berbagai pelosok seraya membawa
sekotak bibit tanaman dengan kisaran harga yang cukup terjangkau, mulai dari Rp
10 ribu hingga Rp 50 ribu.
“Saya jual berbagai bibit seperti bibit jambu Jamaika, jenis-jenis teh,
sengon (jengjen, Sunda—red), jeruk lemo (limau—red), nangka, mangga, sirsak, tangkil (melinjo—red), serta berbagai bibit lainnya,” kata
Deni sambil melayani pelanggan yang hendak membeli.
Informasi yang dihimpun, Deni yang saat itu tengah menyambangi kawasan Kampung Kadupugur, Babakan Alit RT/RW 02/07, Desa Cisarandi, Kecamatan Warungkondang ini dikenal
dengan julukan penjual Bitor (Bibit dina Motor). Ia kerap kali berkelliling hingga ke pelosok Cibeber, Warungkondang, Maleber, serta
berbagai kawasan lainnya.
Salahseorang pembeli, warga Kadupugur yang juga diketahui sebagai Ketua
RT, Neneh,
mengaku dirinya merasa semakin terdorong untuk bercocok tanam berkat Deni.
Menurutnya, meski harga yang terjangkau itu tak sepadan dengan manfaat yang
diperoleh.
Menanggapi hal tersebut, pegiat lingkungan, Dadang Suparman, yang juga dikenal
sebagai Penyair Hijau mengungkapkan apresiasinya terhadap Deni, si Penjual Bitor.
“Ini bukti bahwa masyarakat Cianjur masih sangat mencintai lingkungan
dengan tidak saling menyalahkan dan tidak saling mengandalkan dalam memelihara
lingkungan. Salahsatu caranya dengan gemar bercocok tanam,” ungkap Dadang.
“Memang hal yang biasa berkeliling berjualan barang ke berbagai
pelosok, tapi ini yang dijualnya bukan sesuatu yang bersifat merusak alam,
melainkan yang melestarikan alam. Semoga saja ini bisa jadi percontohan,” harap
pria ramah tersebut. (lan)
Populer
-
CIANJUR-Tiga siswa SMAN 1 Cianjur berhasil mendapatkan nilai ujian nasional tertinggi. Ketiga siswa itu diantaranya, Muhammad Audie (1...
-
CIANJUR-Koperasi Universitas Suryakancana (Unsur) Cianjur membukukan perputaran dana anggota sebesar Rp1,5 Miliar. Padahal Koperasi bagi k...
-
CIANJUR - Sepeda Motor sudah jadi alat transfortasi yang dibutuhkan. Tak heran hampir semua orang mempunyai sepeda motor. Meski demi...
-
CIANJUR-Saat ini SMAN 1 Cianjur tengah melaksanakan Ujian Akhir Semester (UAS). Humas SMAN 1 Cianjur, Siti Nuraini menuturkan, UA...
-
CIANJUR-Pemerintah pusat melalui Kementerian Agama (Kemenag) RI telah mengatur kebijakan baru terkait biaya pernikahan sejak beberapa ...
-
CIANJUR-Untuk antisipasi hal-hal yang tak diinginkan, Polres Cianjur menetapkan Kabupaten Cianjur berstatus siaga 1, akibat suhu politik...
-
CIANJUR-Kurang lebih 30 Hektare sawah di Kampung Pasirgede Desa Mekargalih, Kecamatan Ciranjang terpaksa gagal panen akibat diserang ham...
-
WARUNGKONDANG–Depot jamu yang secara diam-diam suka menjula miras dan minuman oplosan di Kampung Cibinong, Desa Ciwalen, Kecamatan Warun...


Tidak ada komentar: