Truk Galian Rusak Jalan


CILAKUWarga Kampung Ciharashas, Sirnagalih, Kecamatan Cilaku, mengeluhkan kondisi jalan di daerah mereka yang makin rusak dan hancur akibat sering hilir-mudiknya sejumlah truk milik galian pasir, hampir setiap hari. Selain jalan yang rusak, lingkungan juga menjadi pengap, kesehatan pernafasan warga juga terganggu akibat polusi udara yang ditimbulkan dari debu. Hal ini diungkapkan warga kepada Radar Cianjur Selasa (256/1) kemarin.
Wandi (30), seorang pengendara motor warga Kecamatan Cibeber membenarkan kondisi ini, dan menyampaikan bahwa setiap hari jalur jalan tersebut dipenuhi oleh armada truk galian, dan perjalanan pengendara sepeda motor menjadi lebih berat karena tidak semuanya kuat menahan debu yang membuat hidung terasa pengap.
"Warga
disini serba salah juga, mau ngomong nggak berani, dan nggak tahu harus berbuat apa. Ada banyak kepentingan sekelompok individu dan para pengusaha elite dalam keberadaan galian di daerah sini. Pemerintah juga mengizinkan. Siapa yang salah? Bingung juga," ungkapnya.
Sejauh pantauan Radar Cianjur, kondisi sebagian besar jalan di Kecamatan Cilaku saat ini banyak berlubang, dan pada musim hujan menjadi kotor dan dipenuhi genangan air. Saat kemarau, kondisinya hampir mirip selokan kering.
Beberapa orang warga berharap agar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cianjur bisa bertindak tegas terhadap para pengusaha galian di wilayah tersebut, apalagi karena banyak warga yang mulai merasa terganggu.

"Di sisi lain, ada warga yang memanfaatkan keberadaan galian untuk mencari uang, karena susahnya mencari peluang kerja. Apa boleh buat, terpaksa hanya bisa pasrah dan menunggu lingkungan hancur. Itu resiko yang harus ditanggung bersama," kata Jaman (40), mewakili warga. (mat)


Tidak ada komentar:

Write a Comment


Top