Ingin Belikan Ibunda Rumah

      Mengenal Gitta, Peserta Audisi D3 Academy Indosiar
HAURWANGI – Impian Reysa Chandragitta, atau akrab disapa Gitta, puteri sulung dari empat bersaudara pasangan suami-isteri Enjang Muslih (50) dan Tri Astuti (37), warga Kampung Cibodas RT01/08, Desa Karangwangi, Kecamatan Ciranjang, adalah menjadi seorang pedangdut yang bisa membahagiakan orangtua. Untuk itulah ia mengikuti Audisi D’Academy 3 (D3) yang diselenggarakan oleh stasiun televisi swasta Indosiar di Jakarta. 
Gitta, dalam perjalanannya untuk mencapai impian, memohon dukungan dan do'a dari seluruh warga Cianjur, apalagi ia saat ini sudah masuk 35 besar dalam audisi D3, sebagai puteri daerah perwakilan Kabupaten Cianjur. Gitta memiliki keinginan sebagai seorang anak sulung, hatinya berbisik untuk bisa membelikan rumah buat ibundanya tercinta, bila nanti berhasil masuk 10 besar di ajang D3.
Bakat dan potensi yang dimiliki Gitta dalam bernyanyi sudah tertanam sejak kecil. Sejak ia masih duduk di bangku Sekolah Dasar (SD), Gitta sudah terlihat aktif dan senang bernyanyi. Menurut penuturan Enjang Muslih, sang Ayah, kepada Radar Cianjur, Gitta mulai benar-benar terlihat potensinya dalam tarik suara saat duduk di bangku Sekolah Menengah Pertama (SMP).
Puteri pertama saya itu memang beda dari remaja lainnya. Waktu sekolah di SMA (Sekolah Menengah Atas—red) Muhammadiyah, dia ikut kegiatan ekstrakulikuler Kebudayaan Seni Sunda, dan tergabung dalam Angklung AWI Orkestra,” tutur Enjang.
Kepada Radar Cianjur Enjang juga menyampaikan harapannya, memohon dukungan dan do’a dari warga Cianjur, agar anaknya bisa membawa nama baik harum Cianjur.
Bakat Gitta yang memang sudah ada sejak masih menjadi murid SDN 1 Ciranjang, menurut Enjang, yang lebih terlihat berpotensi memang bernyanyi. Kemudian ketika menjadi siswi SMPN 1 Ciranjang juga terlihat lebih besar bakatnya di bidang itu. Saat menjadi siswi di SMA Muhammadiyah Sukasari, Cipanas, bakatnya mulai mendapatkan penyaluran yang semestinya, ditambah dengan aktivitasnya di kegiatan ekstrakurikuler.
Gitta yang saat ini adalah seorang mahasiswi Semester 2 Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung, berkat latihannya, tak hanya piawai menyanyikan lagu dangdut, akan tetapi mahir juga menyanyikan berbagai lagu Sunda.
Sebelum mengikuti kegiatan audisi, Gitta sudah punya cukup pengalaman di panggung karena sejak masih bersekolah sudah sering tampil di berbagai kegiatan. Tak hanya di sekolah, ia juga sering diminta tampil untuk mengisi acara-acara yang diselenggarakan Pemerintah Daerah Cianjur, bahkan sempat juga tampil di Gedung Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Jakarta, Gedung Merdeka, dan di Senayan waktu mengisi acara ulangtahun Muhammadiyah.
"Untuk audisi, menyanyikan lagu Ijuk dari Iyeth Bustami, Payung Hitam dari Iis Dahlia, Makan Darah dari Rita Sugiarto, dan Cinta Hanya Sekali, juga dari Iyeth Bustami. Mudah-mudahan bisa masuk 10 besar, membawa nama baik dan harum Cianjur dalam tarik suara,"  ujar sang Ayah yang beraktivitas di bagian Pencegahan dan Penanggulangan TBC (P2TB) di Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Cipeuyeum.

Terpisah, Gitta (19) yang dihubungi melalui telepon menegaskan harapan dan cita-citanya dalam mengikuti audisi D3 Indosiar, yaitu ingin membahagiakan orangtuanya dan membelikan rumah.


Tidak ada komentar:

Write a Comment


Top