Radar Cianjur »
Berita Utama
»
Hotel Puncak Pass Terbakar
Hotel Puncak Pass Terbakar
Posted by Radar Cianjur on Senin, 25 Januari 2016 |
Berita Utama
CIANJUR-Beberapa ruangan Hotel dan Resort Puncak Pass Ciloto Cipanas ludes terbakar, Sabtu (23/1) sekitar pukul 03.30 WIB. Api dengan cepat menghanguskan Hotel dan Resort tersebut, diduga berasal dari dapur 'kitchen'.
Api diduga bermula dari beberapa titik di dapur hotel tersebut. Akibat bahan dasar bangunan dominan dari kayu, sehingga api begitu cepat merambat. Alhasil proses pemadaman memakan waktu sekitar tujuh jam. Kerugian ditaksir mencapai miliyaran, karena kerusakan juga lumayan parah.
Petugas Pemadaman Kebakaran Kabupaten Cianjur Deni Ardiansyah mengaku, api pertama kali berkobar dari ruangan dapur, bahkan sempat terdengar ledakan tabung gas dari dalam ruangan. "Setelah itu, api dengan cepat menjalar seisi ruangan Hotel mewah tersebut. Apalagi, bahan dasar bangunan mayoritas terbuat dari kayu dan ketika kejadian angin kencang sehingga api dengan cepat membakar bangunan," ujar Deni.
Saat kebakaran sendiri anehnya api bermunculan dari beberapa titik di areal dapur. Tak pelak api terus merembet dan membakar seisi hotel tersebut. "Kami langsung terjun dibantun TNI/Polri. Namun akibat medan jauh dari sumber air proses pemadaman lumayan lama, dan kita harus bolak-balik puluhan kali demi mendapatkan air untuk bisa memandamkan api yang terus menjalar," terangnya.
Kasie Penanggulangan Kebakaran BPBD Kabupaten Cianjur Arif Rahman mengaku, untuk memadamkan api damkar Cianjur menurunkan empat unit kendaraan besar dan tiga mobil kecil. "Untuk penyebab sendiri kami belum bisa memastikan apakah arus pendek atau dari gas, karena belum jelas sumbernya," tambahnya.
General Manager Hotel dan Resort Puncak Pass Joko Handoko menyebutkan, saat ini tengah melakukan koordinasi dengan pihak terkait seperti aparat Polres Cianjur. Sehingga untuk penyebab sendiri masih dalam proses penyelidikan kepolisian.
"Sedangkan untuk kerugian juga kami belum bisa pastikan, karena kami tengah menggelar koordinasi dengan para karyawan masalah ini. Namun, untuk ruangan yang terbakar yakni FO, Lobby, dan Restoran," tambahnya.
Untuk karyawan, saat ini masih tetap bekerja dan tamu kondisinya ada yang sebagian pulang hingga membatalkan kunjungan menginap. "Anggota yang tengah berkeliling melaporkan kejadian kebakaran itu, saya langsung ke lokasi. Saya juga melaporkan hal itu ke pak Komandan Kodim dan beliau memerintahkan seluruh anggota untuk berada di lokasi karena sempat muncul kekhawatiran jatuh korban," ujar Danramil Pacet Kapten Lagimin.
Saat di lokasi api belum begitu besar dan dia melihat ada beberapa karyawan berupaya melakukan pemadaman dengan peralatan seadanya. "Saya langsung masuk dan meminta karyawan keluar karena api tidak mungkin bisa dipadamkan. Apalagi bangunan terbuat dari kayu, api terus merembet dan membesar karena angin juga cukup kuat membuat api sulit untuk dipadamkan," tambahnya.
Saat itu Lagimin mendengar teriakan dari karyawan jika ada tamu yang menginap di salah satu Vila tak jauh dari lokasi terjadinya kebakaran. Setelah itu, dirinya berupaya melakukan penyelamatan.
"Saya langsung masuk kedalam kamar vila yang saat itu sudah mulai terlihat api merembet dengan cepat. Alhamdulilah, ada 18 orang yang berhasil diselamatkan dan tak ada karyawan terluka, serta tak ada korban jiwa," pungkasnya.
Kapolres Cianjur AKBP Asep Guntur Rahayu menyebutkan, masih melakukan penyedilikan ihwal penyebab kebakaran hotel tertua di kawasan Puncak tersebut. Namun beberapa saksi sudah diperiksa pasca kebakaran hotel itu. "Tim Forensik masih bekerja keras memastikan penyebab asal api, perkiraan pertama kami menduga api disebabkan hubungan pendek arus listrik. Namun ada juga saksi yang menyebut dari kebocoran gas, yang pasti asal api dari dapur. Semua kemungkinan kita selidiki," jelasnya.
Pihaknya telah memeriksa dua orang saksi berstatus karyawan hotel. Keduanya mengaku menyaksikan awal nyala api hingga membakar bangunan tersebut. Kedua orang tersebut adalah Ramlan Kuswara (31) dan Suryana (36). "Keduanya berprofesi sebagai petugas front office dan security hotel," pungkasnya.(fhn)
Populer
-
Neng Eem ingatkan masyarakat pentingnya empat pilar MPR RI CIANJUR- Anggota DPR RI, yang juga anggota MPR RI Neng Eem Marhamah Zulfa H...
-
PENGURUS MWC Karangtengah dan Mande dilantik CIANJUR-PCNU Kabupaten Cianjur gelar konsolidasi yang merupakan amat organisasi dimasa ak...
-
PERINGATI Hari Air Sedunia, AQUA Grup Tanam Pohon BOGOR-Dalam rangka memperingati Hari Air Sedunia ke-25 yang jatuh pada tanggal 22 M...
-
CIANJUR-Saat ini SMAN 1 Cianjur tengah melaksanakan Ujian Akhir Semester (UAS). Humas SMAN 1 Cianjur, Siti Nuraini menuturkan, UA...
-
CIANJUR-Untuk antisipasi hal-hal yang tak diinginkan, Polres Cianjur menetapkan Kabupaten Cianjur berstatus siaga 1, akibat suhu politik...
-
CIANJUR-Kurang lebih 30 Hektare sawah di Kampung Pasirgede Desa Mekargalih, Kecamatan Ciranjang terpaksa gagal panen akibat diserang ham...
-
WARUNGKONDANG–Depot jamu yang secara diam-diam suka menjula miras dan minuman oplosan di Kampung Cibinong, Desa Ciwalen, Kecamatan Warun...
-
CIPANAS- Balai Besar Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (BBTNGGP) akan segera menuntaskan berbagai kasus pengrusakan areal taman nas...


Tidak ada komentar: