Radar Cianjur »
Nasional
»
Kritikan Seknas Jokowi Buat Menteri Baldan
Kritikan Seknas Jokowi Buat Menteri Baldan
Posted by Radar Cianjur on Kamis, 21 Januari 2016 |
Nasional
JAKARTA-Sekretaris Jenderal Seknas Jokowi, Osmar Tanjung,
mengatakan konflik agraria dan masalah tumpang tindih tanah yang sedemikian
kompleks dan kronis, tidak dapat ditangani dengan cara-cara bisnis seperti
biasa atau dengan cara popular dan picisan.
“Sebab, masalah ini menyangkut hajat hidup orang banyak,” papar
Osmar Tanjung dalam rilis yang dikirimkan ke JPNN, Rabu (20/1).
Menurut data yang diperoleh Osmar, jumlah lahan yang menjadi
ajang konflik sekarang ini sekitar 1,2 juta hektar di sejumlah sektor
kehidupan. Diantaranya seperti pada bidang perkebunan, pertambangan,
infrastruktur, kehutanan, pesisir dan sumber daya alam lainnya.
Sebab itu Presiden Jokowi sesuai dengan amanah Konstitusi dan
Nawacita sangat berkomitmen untuk menyelesaikan konflik agraria dan pembenahan
tumpang tindih tanah.
Dan hal ini juga pernah disampaikan dalam pidatonya pada hari
HAM bahwa ”rata-rata konflik per provinsi itu kira-kira 850-an kasus. “Ini
harus cepat diselesaikan,” ujarnya.
Dia mengatakan konflik pertanahan dan sumber daya alam telah
menjadikan rakyat sengsara. Bahkan kehilangan kedaulatan atas “mother land” nya.
Ironisnya lagi konflik ini juga menyebabkan kehilangan
kemandirian ekonomi serta kehilangan marwah dan martabatnya sebagai bangsa.
Untuk itu, lanjut Osmar, perlu dilakukan langkah-langkah penyelesaian yang
cepat, tepat, baik dan benar serta bermartabat dengan pendekatan "Rakyat
ke Rakyat”.
Bagi Osmar, Kementerian Agraria dan Kepala Badan Pertanahan
Nasional yang diserahi wewenang dan tanggung jawab untuk mengeksekusi, harus
segera mengambil langkah-langkah yang progressive.
“Karena sampai saat ini kita tidak punya informasi sama sekali
apa, bagaimana dan berapa banyak konflik pertanahan ditangani dan diselesaikan
oleh Menteri Agraria dan KaBPN,” tukasnya.(jpnn)
Populer
-
Neng Eem ingatkan masyarakat pentingnya empat pilar MPR RI CIANJUR- Anggota DPR RI, yang juga anggota MPR RI Neng Eem Marhamah Zulfa H...
-
PENGURUS MWC Karangtengah dan Mande dilantik CIANJUR-PCNU Kabupaten Cianjur gelar konsolidasi yang merupakan amat organisasi dimasa ak...
-
PERINGATI Hari Air Sedunia, AQUA Grup Tanam Pohon BOGOR-Dalam rangka memperingati Hari Air Sedunia ke-25 yang jatuh pada tanggal 22 M...
-
CIANJUR-Saat ini SMAN 1 Cianjur tengah melaksanakan Ujian Akhir Semester (UAS). Humas SMAN 1 Cianjur, Siti Nuraini menuturkan, UA...
-
CIANJUR-Untuk antisipasi hal-hal yang tak diinginkan, Polres Cianjur menetapkan Kabupaten Cianjur berstatus siaga 1, akibat suhu politik...
-
CIANJUR-Kurang lebih 30 Hektare sawah di Kampung Pasirgede Desa Mekargalih, Kecamatan Ciranjang terpaksa gagal panen akibat diserang ham...
-
WARUNGKONDANG–Depot jamu yang secara diam-diam suka menjula miras dan minuman oplosan di Kampung Cibinong, Desa Ciwalen, Kecamatan Warun...
-
CIPANAS- Balai Besar Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (BBTNGGP) akan segera menuntaskan berbagai kasus pengrusakan areal taman nas...


Tidak ada komentar: