Radar Cianjur »
Berita Utama
»
Lima Jalur Angkot Tolak Dirombak
Lima Jalur Angkot Tolak Dirombak
Posted by Radar Cianjur on Selasa, 26 Januari 2016 |
Berita Utama
CIANJUR-Ratusan sopir angkutan kota (angkot) dari lima trayek di Cianjur mogok beroperasi, Senin (25/1). Mereka menolak dirombak menyusul keputusan perubahan jalur trayek dari dan ke arah Terminal Pasir Hayam.
Para sopir angkot memarkir kendaraan mereka di Lapang Jagaraksa Warungkondang sejak pukul 12.00 WIB. Akibatnya sejumlah karyawan maupun pelajar yang biasa menggunakan jasa angkot terpaksa diangkut dengan kendaraan dinas Polisi. Adapun kelima jalur angkot yang terdampak perombakan jalur itu antara lain, jurusan Cianjur-Gekbrong, Cianjur-Bedahan, Cianjur-Tegalega, Cianjur-Bunikasih dan Cianjur-Warungjengkol.
Daan (35) salah seorang sopir angkot jurusan Cianjur-Gekbrong mengatakan, bahwa sejak diberlakukanya perombakan jalur pendapatanya menurun drastis. "Sopir angkot dari lima jalur ini minta agar jalur dikembalikan seperti dulu, yaitu dapat mengakses ke Jalan Arya Cikondang, karena dengan perombakan tersebut pendapatan kami jadi menurun drastis," kata Daan.
Toyib (40) pengemudi angkot jurusan Cianjur-Gekbrong lainya mengaku, bahwa selain menuntut pembatalan jalur, juga meminta pemerintah lewat Dishubkomi
terpisah, KBO Lantas Polres Cianjur Iptu H Wahyudin membantah apa yang dikatakan oleh para sopir, karena pihak kepolisian selalu bersikap adil dan siapa pun yang melanggar aturan pasti akan ditindak tanpa pandang bulu.
"Angkot yang lima jalur menaikan penumpang dengan menyebabkan jalan menjadi macet, ya terpaksa kami tilang, sementara angkot 02B menaikan penumpang tidak menyebabkan macet,” terang Wahyudin.
Kapolsek Warungkondang Kompol Robi Yanuar Sotjipto menambahkan, bahwa para sopir dari lima jurusan melakukan aksi mogok, tanpa ada surat pemberitahuan kepada pihak Kepolisian. "Sesuai Undang-undang yang berlaku ketika mau ada aksi mogok minimal tiga hari sebelumnya harus ada pemberitahuan pada pihak kepolisian," ungkapnya.
Lebih lanjut Kapolsek mengatakan, untuk saat ini pihaknya memberikan toleransi pada para sopir sebelum ada kesepakatan bersama soal tuntutan jalur tersebut. "Mereka melakukan aksi mogok sekitar tiga jam, kemudian sekitar pukul 15.00 WIB kembali beroperasi seperti sediakala," tambahnya.(dil)
Populer
-
Neng Eem ingatkan masyarakat pentingnya empat pilar MPR RI CIANJUR- Anggota DPR RI, yang juga anggota MPR RI Neng Eem Marhamah Zulfa H...
-
PENGURUS MWC Karangtengah dan Mande dilantik CIANJUR-PCNU Kabupaten Cianjur gelar konsolidasi yang merupakan amat organisasi dimasa ak...
-
PERINGATI Hari Air Sedunia, AQUA Grup Tanam Pohon BOGOR-Dalam rangka memperingati Hari Air Sedunia ke-25 yang jatuh pada tanggal 22 M...
-
CIANJUR-Saat ini SMAN 1 Cianjur tengah melaksanakan Ujian Akhir Semester (UAS). Humas SMAN 1 Cianjur, Siti Nuraini menuturkan, UA...
-
CIANJUR-Untuk antisipasi hal-hal yang tak diinginkan, Polres Cianjur menetapkan Kabupaten Cianjur berstatus siaga 1, akibat suhu politik...
-
CIANJUR-Kurang lebih 30 Hektare sawah di Kampung Pasirgede Desa Mekargalih, Kecamatan Ciranjang terpaksa gagal panen akibat diserang ham...
-
WARUNGKONDANG–Depot jamu yang secara diam-diam suka menjula miras dan minuman oplosan di Kampung Cibinong, Desa Ciwalen, Kecamatan Warun...
-
CIPANAS- Balai Besar Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (BBTNGGP) akan segera menuntaskan berbagai kasus pengrusakan areal taman nas...

Tidak ada komentar: