Radar Cianjur »
Cianjur Raya
»
Puskesdes Jatisari Minim Tenaga Medis
Puskesdes Jatisari Minim Tenaga Medis
Posted by Radar Cianjur on Kamis, 07 Januari 2016 |
Cianjur Raya
BOJONGPICUNG – Pusat Kesehatan Desa (Puskesdes) Jatisari, Kecamatan Bojongpicung, telah lama dibangun Pemerintahan Kabupaten (Pemkab) Cianjur beberapa tahun lalu. Puskesdes tersebut, tak jarang jadi salah satu penyedia layanan kesehatan utama bagi warga sempat, karena pelayanan yang dianggap cukup memuaskan.
Namun demikian, sejak satu tahun terakhir,
pelayan di Puskesdes Jatisari hingga kini seakan merosot tajam. Tenaga ahli
medis tidak nampak batang hidungnya. Di tempat tersebut hanya terdapat
satu orang bidan desa yang bertugas,
itupun dalam jangka waktu yang sangat singkat, yakni satu minggu sekali, pada
hari Senin mulai pukul 08:00 WIB hingga pukul 12:00 WIB.
“Sekarang Puskesdes Jatisari dibuka hanya setiap
Senin, itupun hanya melayani ibu hamil dan balita layaknya Posyandu. Pada
Pemkab Cianjur, mohon agar segera diadakan tenaga medis yang profesional di
Puskesdes Jatisari,” ujar warga setempat, Anwar (40) kepada Radar Cianjur.
Minimnya sarana pelayanan kesehatan yang sudah
pasti membuat warga Desa Jatisari kesulitan untuk berobat, hingga meminta
rujukan kesehatan di Puskesdes setempat. Mewakili masyarakat lain yang memiliki
keluhan yang sama, Anwar berharap adanya iktikad yang baik dari pemerintah
untuk segera mengirimkan petugas medis yang mampu bertugas melayani masyarakat
selama 24 jam.
Terpisah, Kepala Desa Jatisari, Asep Wahyu
mengatakan, Puskesdes Desa Jatisari yang berdiri kokoh di depan kantor desa
sekarang ini, seakan kurang berfungsi dengan baik sebagaimana mestinya.
“Kami harap, pihak Pemkab Cianjur, khususnya pada
Dinas Kesehatan (Dinkes) Cianjur agar segera melakukan langkah konkret dengan
menugaskan seorang tenaga kesehatan yang baik untuk melayani masyarakat Desa
Jatisari,” kata Asep Wahyu.
Bukan tanpa alasan, sambung Asep Wahyu. Pihaknya
memaparkan, pelayanan kesehatan yang dapat dilakukan dengan baik dan berjalan
lancar merupakan hal paling utama di masyarakat yang memang membutuhkan layanan
kesehatan.
“Minimal, jika ada tenaga ahli medis, setidaknya
bisa membantu dan menolong masyarakat setempat. Pelayanan kesehatan sangat
penting dan sangat diperlukan masyarakat,” tutup Asep.(mat)
Populer
-
CIANJUR - Peristiwa mengenaskan terjadi di Curug Ciastana, Kampung Sinarmuda, Desa Bojongkasih, Kecamatan Kadupandak pada Rabu (15/2) pa...
-
CIPANAS memiliki segudang bakat dan kemampuan, juga banyaknya prestasi yang diraih, tidak lantas menjadi sebuah bahan pertimbang...
-
PS TNI 0-3 Persib BOGOR-Stadion Pakansari Bogor, kembali jadi saksi kemenangan Persib, saat duel dengan tuan rumah PS TNI, Minggu ...
-
METROPOLITAN – Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKPPP) Kota Sukabumi telah memeriksa ribuan unggas yang mati mendadak...
-
CIANJUR-Upaya pencarian korban terseret air sungai Cianjur sudah ditemukan. Mas'ud (50) seorang warga Kampung Sukasirna RT 03/02, D...
-
SMAN 1 Cilaku sambut HUT RI ke-71 dengan berbagai perlombaan yang melibatkan siswa dan guru. Kesiswaan SMAN 1 Cilaku, Mukti Tauf...
-
CIANJUR – Polisi Wanita (Polwan) Satuan Lalulintas (Satlantas) Kepolisian Resort ( Polres ) Cianjur meng gelar pembersihan pelan...
-
Anggota Dewan Sesalkan Longsor Cugenang CUGENANG- Jalan utama yang menghubungkan sejumlah desa di Kampung Sukawarna, Desa Sarampad, Ke...


Tidak ada komentar: