Radar Cianjur »
Metro Cianjur
»
Hujan, Ragam Penyakit Serang Sapi
Hujan, Ragam Penyakit Serang Sapi
Posted by Radar Cianjur on Jumat, 26 Februari 2016 |
Metro Cianjur
CIANJUR- Curah hujan di bulan
Februari 2016 terus mengguyur Cianjur dalam intensitas sedang khususnya di sore
hari. Tak hanya masyarakat saja, dampak hujan ternyata juga mengincar kondisi
hewan ternak. Untuk itu, pemilik maupun pengelola ternak diimbau untuk
mengawasi dan memantau kesehatan ternaknya.
Kasi
Kesehatan Hewan dan Kesmavet Dinas Peternakan Perikanan dan Kelautan Kabupaten
Cianjur, Agung Riyanto memaparkan, hewan ternak rentan terserang penyakit yang
disebabkan oleh perubahan musim atau penyakit tularan. Para peternak wajib
lebih teliti melihat perubahan kondisi yang tak biasa pada hewan ternaknya
yaitu sapi.
Nah,
untuk ternak sapi, salah satu penyakit yang datang pada pada awal musim
penghujan adalah penyakit demam. Demam dapat dikenali dengan gejala nafsu makan
yang kian berkurang. Suhu badan bisa mencapai 38 derajat Celcius. Tak hanya
itu, pada bagian cuping hidung nampak telah mengering.
Selain
demam, tak sedikit yang terserang penyakit kembung karena kadar air dari pakan
rumput terlalu banyak sehingga mengakibatkan diare. "Diare dapat membuat
tubuh sapi melemas dan akan terlihat kurus," papar Agung kepada Radar
Cianjur.
Kondisi
yang lemas itulah yang membuat sapi akan mudah terjatuh. Kondisi itu akan
diperparah dengan kondisi kandang yang becek dan licin. Tak menutup
kemungkinan, sapi akan mengalami luka luar yang serius. "Perhatikan juga
sanitasi kandang dan berikan asupan vitamin yang cukup disertai kandungan
kekebalan tubuh," imbaunya.
Ia
menegaskan, peternak jangan memberikan pakan hijau pada ternak yang diambil
atau dipanen pada pagi hari. Usahakan untuk memanen pakan hijau pada saat
matahari sudah terbit agak tinggi.
Lanjut
Agung, apabila sapi mengalami luka luar, potensi perkembangbiakan lalat akan
semakin meningkat. Hal itu akan berjalan seiring dengan kondisi kandang sapi
yang kotor. Maka, perlu ada kegiatan untuk melakukan piket membersihkan kandang
secara rutin. Lalat juga bisa mengakibatkan infeksi parah pada sapi yang sedang
terluka karena lalat akan bertelur pada luka tersebut sehingga bisa menyebabkan
borok.
Cara
mengatasi lalat adalah dengan menggunakan obat-obatan anti lalat dan juga
menjaga kebersihan kandang saat musim penghujan. "Sanitasi dan kebersihan
kandang merupakan salah satu cara yang dapat dilakukan untuk mengendalikan
populasi lalat," tutur Agung.
GRAFIS
Empat dampak sanitasi kandang
buruk pada sapi
1. Demam
2. Diare
3. Patah kaki
4. Lalat
Sumber: Dinas Peternakan
Perikanan dan Kelautan Kabupaten Cianjur
Populer
-
FOTO: HAKIM/ RADAR CIANJUR ATUR SERANGAN: Siswa MA Nurul Islam kelas 12 menjalani latihan hockey saat jam olahraga di sore hari. ...
-
JAKARTA-Mabes Polri bertindak tegas terhadap AKBP BH yang menganiaya seorang polisi wanita (polwan) Bripda M di salah satu hotel di Jakar...
-
* Sri dan Eko Rp4 M, Siap Kemenpora? JAKARTA-Kemenpora harus siap-siap merogoh kocek lebih dalam setelah pasangan ganda campuran Tonto...
-
CIANJUR-Sejumlah pihak menyoroti bisnis prostitusi lendir impor yang menyelimuti Cianjur, khususnya kawasan Cianjur Utara beberapa hari ...
-
BELUM BERSIH: Gedung Mahkamah Agung (MA) di Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat. Foto: dokumen JPNN.Com JAKARTA-Komisi Pemberantas...
-
FOTO: MAMAT MULYADI/ RADAR CIANJUR PERANGI DBD: Cecep Hendra dan Udin Wahyudin mengimbau masyarakat untuk melakukan PSN berkala. ...
-
* Terbang dari Cilacap, Tiga Selamat BANDUNG-Pesawat latih jenis Piper Warrior 172 Cessna mendarat darurat di area persawahan di Desa ...
-
JAKARTA-Meski berada di barisan pendukung pemerintah, Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) di DPR belum satu suara soal kebijakan Preside...


Tidak ada komentar: