Radar Cianjur »
Berita Utama
»
Penolakan Nama MAN Bermunculan
Penolakan Nama MAN Bermunculan
Posted by Radar Cianjur on Kamis, 25 Februari 2016 |
Berita Utama
CIANJUR-Penolakan
perubahan nama dari Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Pacet menjadi MAN 2 Cianjur
bermunculan. Salah satunya dari pihak sekolah dan siswa MAN sendiri.
Wakil
Kepala Kesiswaan MAN Pacet Toha mengaku, dirinya baru tahu dari Kemenag Bogor
adanya perubahan nama MAN Pacet menjadi MAN 2 Cianjur. Perubahan itupun menuai
kekecewaan dan penolakan dari pihak sekolah.
"Saat
Kemenag Bogor memberikan sambutan kami juga kaget nama sekolah jadi MAN 2
Cianjur. Lantaran ini tidak ada pemberitahuan terlebih dahulu, dan perlu
diingat MAN Pacet ini bisa dibilang sekolah tertua di Indonesia," ungkap
Toha kepada Radar Cianjur, Rabu (24/2).
Apalagi
kalau dibanding MAN Cianjur, MAN Pacet sudah jauh lebih dulu berdiri. Makanya
dengan berganti nama itu pihaknya segera menolak.
"Kami
ini sekolah paling tua bisa dibilang se Indonesia, kenapa namanya jadi MAN 2.
Kalau informasi dari Kemenag kami jadi MAN 2 karena MAN Cianjur yang berdekatan
dengan kota dan alasan ini kami belum bisa menerimanya karena MTs Negeri
Ciherang saja jadi MTsN 1 Cianjur, padahal sekolah itu berada di Pacet,"
ungkapnya.
Lebih
heran lagi, hingga kini belum ada edaran berbentuk surat kepada pihak sekolah
mengenai hal tersebut. "Sebenarnya sejak tahun 1993 saja dari perubahan
PGA sempat ada wacana perubahan nama MAN Cianjur jadi MAN 1 Cianjur dan MAN
Pacet jadi MAN 2 Cianjur. Namun karena kami tidak mau tidak menerimanya, sudah
saja jadi MAN Pacet, tapi anehnya kok malah kembali wacana lama diangkat,"
tegasnya.
Sementara
itu, Kementerian Agama RI saat ini telah menetapkan aturan baru terkait
perubahan nama lembaga sekolah, MIN, MTsN dan MAN. Aturan tersebut berdasarkan
Keputusan Menteri Agama RI Nomor 12 Tahun 2015 Tentang Perubahan MIN, MTsN dan
MAN.
Humas
Kementerian Agama Kabupaten Cianjur, Gumilar membenarkan soal sudah berlakunya
SK Menteri pada Januari 2016 lalu.
"Aturan
soal perubahan nama sudah berlaku pada Januari lalu. Namun dalam sistem
pembelajaran tetap sama hanya saja nama sekolah saja itu tidak seperti dulu
lagi yang disesuaikan dengan nama daerah masing-masing," terangnya.
Dijelaskan
Gumilar, di Jawa Barat sendiri sebanyak 71 MAN, 158 MTsN dan 90 MIN yang
dirubah namanya.
"Sedangkan
untuk MAN ada tiga sekolah yang mengalami perubahan yakni MAN Cianjur menjadi
MAN 1 Cianjur, MAN Pacet menjadi MAN 2 Cianjur dan MAN Tanggeung menjadi MAN 3
Cianjur," paparnya.
Ditambahkanya,
dengan adanya perubahan nama tersebut bertujuan untuk menyelaraskan agar
semuanya sama.
"Selain
itu diharapkan perubahan nama bisa memotivasi pada lembaga pendidikan agar
terus meningkatkan kualitas pendidikan di Cianjur serta mencetak siswa yang
berprestasi," harapnya.(fhn/riz)
GRAFIS:
PERUBAHAN
NAMA MAN, MTSN, MIN DI KAB. CIANJUR
NAMA
LAMA NAMA BARU
MAN
Cianjur MAN 1 Cianjur
MAN
Pacet MAN 2 Cianjur
MAN
Tanggeung MAN 3 Cianjur
MTsN
Ciherang MTsN 1
Cianjur
MTsN
Tanggeung MTsN 2 Cianjur
MTsN
Ciranjang MTsN 3
Cianjur
MTsN
Sukanagara MTsN 4 Cianjur
MTsN
Rancagoong MTsN 5 Cianjur
MTsN
Sawah Gede MTsN 6 Cianjur
MTsN
Saganten MTsN 7
Cianjur
MIN
Karang Tengah MIN 1 Cianjur
MIN
Saganten MIN 2
Cianjur
Populer
-
FOTO: HAKIM/ RADAR CIANJUR ATUR SERANGAN: Siswa MA Nurul Islam kelas 12 menjalani latihan hockey saat jam olahraga di sore hari. ...
-
FOTO: MAMAT MULYADI/ RADAR CIANJUR JUARA: Tim bola voli putri Desa Cipeuyeum menjadi juara dalam rangkaian lomba HUT RI ke-71. HA...
-
SOSOK EDI HERMAN KEPALA Desa Cihaur, Edi Herman mengungkapkan, arti dari makna sesungguhnya HUT RI bukan hanya sekedar mengisi hib...
-
JAKARTA-Badan Kepegawaian Negara (BKN) menyebutkan, rasionalisasi alias pemangkasan jumlah PNS tidak akan sampai sejuta orang. Saat ini ju...
-
FOTO: MAMAT MULYADI/ RADAR CIANJUR PERANGI DBD: Cecep Hendra dan Udin Wahyudin mengimbau masyarakat untuk melakukan PSN berkala. ...
-
JAKARTA-Ratusan ribu honorer kategori dua (K2) melayangkan protes kepada Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokras...
-
JAKARTA-Meski berada di barisan pendukung pemerintah, Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) di DPR belum satu suara soal kebijakan Preside...

Tidak ada komentar: