Radar Cianjur »
Cianjur Raya
»
FBPD Haurwangi Tolak Rekrutmen BPS
FBPD Haurwangi Tolak Rekrutmen BPS
Posted by Radar Cianjur on Rabu, 30 Maret 2016 |
Cianjur Raya
HAURWANGI – Forum Badan
Permusyawaratan Desa (FBPD) Kecamatan Haurwangi
menyampaikan keberatan
atas kegiatan rekrutmen petugas Sensus Ekonomi 2016 yang
dilakukan oleh Badan Pusat
Statistik (BPS) Cianjur. Pasalnya, yang terlibat dalam rekrutmen itu diambil dari para
aparatur desa yang ada di
Kecamatan Haurwangi. Hal tersebut dinilai salah mengingat mereka adalah aparat desa yang terikat dengan kerja penuh waktu
sesuai kedudukan, dan telah menerima penghasilan tetap.
FBPD Kecamatan Haurwangi, kepada Radar
Cianjur mengungkapkan
keberatannya, dan mempertanyakan apakah memang untuk petugas Sensus Ekonomi harus
dipilih dari perangkat desa. Padahal, menurut mereka, banyak lembaga
seperti Karangtaruna dan lainnya yang bisa mengerjakan tugas
tersebut. Mereka juga
memohon agar dibuka
transparansi mengenai kebutuhan rekrutmen petugas
dengan kreteria dan syarat, sekaligus kuota
masing-masing desa/kecamatan."Maka dari itu, kami keberatan dengan tahapan pelaksanaan
rekrutmen petugas Sensus Ekonomi tahun
ini, bahkan sudah
mengirimkan surat keberatan yang ditujukan kepada pihak BPS, dan tembusan disampaikan ke Bupati
Cianjur, Camat Haurwangi, dan para Kades (Kepala Desa—red), dan Ketua
BPD (Badan Permusyawaratan Daerah—red) se-Kecamatan Haurwangi," jelasnya saat dihubungi
Radar Cianjur, Selasa (29/3) siang kemarin.
Keberatan ini telah
disampaikan oleh FBPD
Kecamatan Haurwangi pada tanggal 18
Februari 2016 lalu, dan saat ini
rekrutmen petugas
Sensus Ekonomitelah
memasuki pelaksanaan tahapan seleksi oleh BPS Cianjur. Apabila pelaksanaan
seleksi tetap diambil dari
aparatur desa,
jelas pelayanan publik akan terhambat di setiap desa. "Melihat setiap hari harus melayani masyarakat dengan
baik, ini merupakan kritik untuk membangun, bukan menjerumuskan, tujuannya agar kinerja
aparatur desa bisa terlaksana dengan baik," tambah Sekretaris FBPD Kecamatan Haurwangi,
Supendi.
Kohar Effendi (50), salahseorang tokoh
masyarakat setempat membenarkan bahwa rekrutmen petugas sensus seharusnya dilakukan oleh lembaga kemasyarakatan
di tingkat desa atau akademisi yang memenuhi kriteria dan
persyaratan. Ia juga menyatakan menolak dan mengajukan usulan yang disampaikan
kepada BPS Cianjur."Aparatur desa harus melaksanakan pelayanan publik
dengan baik. Bahkan harus mendapat persetujuan dan rekomendasi dari Kepala Desa dan Camat. Jangan
seperti itu. Kepada FBPD juga tidak ada
koordinasi, harusnya saling
menghargai dan
menghormati aspirasi yang disampaikan
secara demokrasi," tegasnya. (mat)
Populer
-
CIBEBER-Atin Supriatna (59) warga Kampung Irigasi RT 04/03, Desa Cikondang, Kecamatan Cibeber, tewas terseret air Sungai Cikondang. Se...
-
HAURWANGI – Forum Badan Permusyawaratan Desa (FBPD) Kecamatan Haurwangi menyampaikan keberatan atas kegiatan rekrutmen petugas S ens...
-
CIPANAS-Satpol PP Kecamatan Cipanas berupaya menyisir keberadaan monyet di Kampung Tegal Lega Desa Palasari Kecamatan Cipanas. Namun saat...
-
Upaya mendongkrak penjualan, Protanmas Samolo Indah sebagai perumahan strategis yang mengusung konsep perumahan modern, serta merupakan...
-
SILATURRAHMI: Para pendamping PKH dan Kepala Dinsos Cianjur Sumitra kunjungi Radar Cianjur. CIANJUR-Koordinator pendamping Program Kel...
-
PEDULI: Anggota DPR RI PPP H Joko Purwanto menyerap aspirasi warga KARANGTENGAH-Anggota Komisi VII DPR RI dari Fraksi PPP H Joko Pur...
-
METRO- Fenomena alam kembali bakal menyapa Indonesia. Setelah Gerhana Matahari Total (GMT) pada Maret lalu, kini warga di 124 kota, sep...
-
MOMENTUM bulan Ramadan dimanfaatkan Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Cianjur, Moch Ginanjar, untuk selalu m...

Untuk masalah tentang rekrut petugas SE 2016 di desa haurwangi saya merasa keberatan tentang foto yang terpajang di permasalahan ini. .kenapa bukan foto kades sekarang tetapi mantan kades yang sudah meninggal. .dimohon untuk diperbaiki dan dipertanggung jawabkan. . .KAMI DARI PIHAK KELUARGA ALMARHUM SANGAT KEBERATAN
BalasHapusmaaf itu fotonya ilustrasi
HapusMaaf kami punya bukti koran. . .kami pihak keluarga akan tetap mengusut . .saya TERY PRATIWI SEPTIA
BalasHapus