Jalan Warungkondang-CilakuMakin Parah


WARUNGKONDANGJalur alternatif dari Warungkondang menuju Cilaku kondisinya telah lama dianggap memprihatinkan. Jalan yang menjadi jalur alternatif yang setiap harinya dipergunakan oleh warga sekitar maupun pendatang ini,ternyata tingkat kerusakannya makin tinggi, dan makin banyak bagian jalan yang berlubang dan bergelombang.
Berdasarkan pantauan Radar Cianjur di lapanganpada hari Rabu (23/03) kemarin,kondisi rusak seperti itu bisa dikatakan merata, mulai dari pertigaan Warungkondanghingga ke pertigaan Cilaku.
Di wilayah yang termasuk Kecamatan Warungkondang, ada beberapa titik jalan yangbisa disebut rusak parah, di antaranya di depan Pasar Rakyat Warungkondang. Di lokasi tersebut, jalan sepanjang kurang lebih 300 meter kondisinya tidak hanya berlubang, namun seluruh aspalnya terkelupas sehingga terdapat banyak kerikil.Pada saat kemarau, jalan ini menebarkan debu tebal, sehingga pengendara yang melintas merasa tidak nyaman, seringkali nyaris celaka karena tidak bisa melihat kendaraan yang ada di depannya. Pada saat turun hujan, jalan penuh digenangi air karena banyaknya lubang. Jalan juga menjadi becek sehingga membuat pengendara sangat tidak nyaman, terutama pengendara roda dua.
Menurut Supardi (30),salahseorang warga,jalan yang menghubungkan Kecamatan Warungkondang dengan Kecamatan Cilaku ini sudah lama sekali rusak, namun pemerintah hingga saat ini belum juga terlihat berinisiatif untuk memperbaikinya, sehungga rusaknya semakin lama semakin parah.“Kalau hujan becek, kalau kemarau kabut debu. Hujan turun, tergenang karena banyak lubang. Jadi kalau orang tak tahu, akhirnya masuk lubang,”kata Supardi.
Yana (40), salahseorang pengguna jalan,mengatakan bahwa kondisi jalan semakin lama akan semakinrusak karena terlalu sering dilewati truk-truk pengangkut pasir yang tonasenya melebihi kapasitas.“Jalan yang menghubungkan Kecamatan Warungkondang dengan Kecamatan Cilaku inisudah lama rusak, dan semakin parah,” katanya.
Ia juga mengatakan bahwa sebelum ada kegiatan tambang pasir di wilayah tersebut, keadaan jalan tidak sampai separah ini.“Sebelum beroperasinya tambang pasir, jalan tidak rusak dan tidak banyak debuyang mengganggu pandangan pengguna jalan,” pungkasnya. (dil)


Tidak ada komentar:

Write a Comment


Top