Radar Cianjur »
Nasional
»
Joko Purwanto Sayangkan Lahan Pertanian Menyusut
Joko Purwanto Sayangkan Lahan Pertanian Menyusut
Posted by Radar Cianjur on Sabtu, 26 Maret 2016 |
Nasional
![]() |
| ANGGOTA DPR RI dari Fraksi PPP Joko Purwanto reses di Aula Universitas Suryakancana Cianjur |
CIANJUR - Anggota Komisi VII DPR RI Joko Purwanto melakukan reses di Aula Universitas Suryakancana Cianjur, Kamis,(24/3). Dalam kesempatan itu, politisi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) ini, mendiskusikan terkait potensi Cianjur sebagai kabupaten penghasil beras terbesar di Jawa Barat.
Menurutnya, Cianjur sebagai daerah yang terkenal dengan lahan pertanian, harus dipertahankan pemerintah daerah. Mengingat, mulai tergesernya lahan pertanian ke lahan industri.
“Sebagai anggota DPR RI Komisi VII saya mempunyai tugas mengawasi. Makanya saya akan berkoordinasi dengan kementerian lingkungan hidup terkait hal itu,” ujarnya.
Ditambahkannya, pemerintah harus menentukan arah pembangunan daerah ke depan. Apakah Cianjur akan dijadikan daerah industri, pertanian ataukah menjadi daerah pariwisata.
“Namun kami berharap kepada bupati bisa tetap mempertahankan potensi lahan pertanian lantaran dari dulu Kabupaten Cianjur sudah terkenal sebagai daerah penghasil beras,” harapnya.
Pengelolaan hasil pertanian di Cianjur perlu diperhatikan. Lantaran warga Cianjur masih banyak yang tidak bisa menikmati beras asli Cianjur akibat harga mahal.
“Mahalnya harga beras perlu dipertanyakan, apakah beras mahal lantaran lahan pertanian terus menyempit atau ada hal lain seperti ada oknum pemasok dan penjual sehingga beras jadi mahal dan tidak bisa dinikmati masyarakat Cianjur,” terangnya.(msp)
Menurutnya, Cianjur sebagai daerah yang terkenal dengan lahan pertanian, harus dipertahankan pemerintah daerah. Mengingat, mulai tergesernya lahan pertanian ke lahan industri.
“Sebagai anggota DPR RI Komisi VII saya mempunyai tugas mengawasi. Makanya saya akan berkoordinasi dengan kementerian lingkungan hidup terkait hal itu,” ujarnya.
Ditambahkannya, pemerintah harus menentukan arah pembangunan daerah ke depan. Apakah Cianjur akan dijadikan daerah industri, pertanian ataukah menjadi daerah pariwisata.
“Namun kami berharap kepada bupati bisa tetap mempertahankan potensi lahan pertanian lantaran dari dulu Kabupaten Cianjur sudah terkenal sebagai daerah penghasil beras,” harapnya.
Pengelolaan hasil pertanian di Cianjur perlu diperhatikan. Lantaran warga Cianjur masih banyak yang tidak bisa menikmati beras asli Cianjur akibat harga mahal.
“Mahalnya harga beras perlu dipertanyakan, apakah beras mahal lantaran lahan pertanian terus menyempit atau ada hal lain seperti ada oknum pemasok dan penjual sehingga beras jadi mahal dan tidak bisa dinikmati masyarakat Cianjur,” terangnya.(msp)
Populer
-
CIBEBER-Atin Supriatna (59) warga Kampung Irigasi RT 04/03, Desa Cikondang, Kecamatan Cibeber, tewas terseret air Sungai Cikondang. Se...
-
HAURWANGI – Forum Badan Permusyawaratan Desa (FBPD) Kecamatan Haurwangi menyampaikan keberatan atas kegiatan rekrutmen petugas S ens...
-
CIPANAS-Satpol PP Kecamatan Cipanas berupaya menyisir keberadaan monyet di Kampung Tegal Lega Desa Palasari Kecamatan Cipanas. Namun saat...
-
Upaya mendongkrak penjualan, Protanmas Samolo Indah sebagai perumahan strategis yang mengusung konsep perumahan modern, serta merupakan...
-
SILATURRAHMI: Para pendamping PKH dan Kepala Dinsos Cianjur Sumitra kunjungi Radar Cianjur. CIANJUR-Koordinator pendamping Program Kel...
-
PEDULI: Anggota DPR RI PPP H Joko Purwanto menyerap aspirasi warga KARANGTENGAH-Anggota Komisi VII DPR RI dari Fraksi PPP H Joko Pur...
-
METRO- Fenomena alam kembali bakal menyapa Indonesia. Setelah Gerhana Matahari Total (GMT) pada Maret lalu, kini warga di 124 kota, sep...
-
MOMENTUM bulan Ramadan dimanfaatkan Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Cianjur, Moch Ginanjar, untuk selalu m...


Tidak ada komentar: