Radar Cianjur »
Berita Utama
»
Bantah Ada Politisasi Perekrutan Tenaga Ahli
Bantah Ada Politisasi Perekrutan Tenaga Ahli
Posted by Radar Cianjur on Sabtu, 26 Maret 2016 |
Berita Utama
| TA Daerah Kemendes, Vera Heryanti bantah ada politisasi perekrutan tenaga ahli |
Tenaga Ahli Daerah Kementerian Pedesaan, Vera Heryanti membantah adanya politisasi dalam perekrutan tenaga ahli. Menurutnya, dalam rekrutmen pendamping desa sepenuhnya dilakukan secara terbuka untuk memenuhi kebutuhan pendampingan.
“Kita direkrut sebagai tenaga ahli melalui mekanisme yang telah ditentukan BPMPD Jabar, mulai dari pendaftaran online dan pengiriman berkas persyaratan administrasi, yang kemudian masuk long list untuk mengikuti seleksi tenaga ahli pendamping desa, jadi tidak ada yang namanya politisasi,” ujarnya.
Untuk menjadi tenaga ahli, Vera dan yang lainnya telah melakukan test tulis dan wawancara di Gading Hasibuan Bandung pada tanggal 28 Desember 2015.
“Jadi semuanya itu berdasarkan mekanisme perekrutan, bukan hasil politisasi,” tegasnya.
Sementara itu, Direktur Jenderal Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa Kementerian Pedesaan, Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Erani Yustika mengatakan, proses rekrutmen pendamping desa secara terbuka sudah diatur dalam UU No 6/2014 tentang desa dan Permendes No. 3/2015.
Dana desa yang diamanatkan dalam UU Desa tersebut sudah mengalir dari pemerintah pusat ke desa sejak medio 2015. Persoalan muncul karena di desa belum ada pendamping desa.
Erani juga sempat merespons isu soal keharusan adanya rekomendasi dari PKB untuk menjadi pendamping desa. Ia menjelaskan bahwa hak pelaksanaan rekrutmen ada di satuan kerja provinsi.
"Kalo kemudian PKB bisa mengatur hal itu, silakan dicek. Berapa banyak kader PKB yang jadi gubernur. Dan misalnya benar parpol bisa mengintervensi proses seleksi, bisa dihitung, siapa yang akan meraup keuntungan? Tentu partai-partai yang dominan di daerah, yang kadernya menjadi gubernur," tutur dia.
(radar cianjur/jun)
Populer
-
CIBEBER-Atin Supriatna (59) warga Kampung Irigasi RT 04/03, Desa Cikondang, Kecamatan Cibeber, tewas terseret air Sungai Cikondang. Se...
-
HAURWANGI – Forum Badan Permusyawaratan Desa (FBPD) Kecamatan Haurwangi menyampaikan keberatan atas kegiatan rekrutmen petugas S ens...
-
CIPANAS-Satpol PP Kecamatan Cipanas berupaya menyisir keberadaan monyet di Kampung Tegal Lega Desa Palasari Kecamatan Cipanas. Namun saat...
-
Upaya mendongkrak penjualan, Protanmas Samolo Indah sebagai perumahan strategis yang mengusung konsep perumahan modern, serta merupakan...
-
SILATURRAHMI: Para pendamping PKH dan Kepala Dinsos Cianjur Sumitra kunjungi Radar Cianjur. CIANJUR-Koordinator pendamping Program Kel...
-
PEDULI: Anggota DPR RI PPP H Joko Purwanto menyerap aspirasi warga KARANGTENGAH-Anggota Komisi VII DPR RI dari Fraksi PPP H Joko Pur...
-
METRO- Fenomena alam kembali bakal menyapa Indonesia. Setelah Gerhana Matahari Total (GMT) pada Maret lalu, kini warga di 124 kota, sep...
-
MOMENTUM bulan Ramadan dimanfaatkan Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Cianjur, Moch Ginanjar, untuk selalu m...

Tidak ada komentar: