Radar Cianjur »
Berita Utama
»
Pengendara Motor Tewas di Kolong Mobil
Pengendara Motor Tewas di Kolong Mobil
Posted by Radar Cianjur on Selasa, 29 Maret 2016 |
Berita Utama
CIANJUR- Nasib naas menimpa Cep Muklis (25), warga Kampung Songgom RT
22/08, Desa Songgom, Kecamatan Gekbrong. Cep dinyatakan tewas setelah tubuhnya
masuk kolong kendaraan mobil pada Senin (28/3) pagi sekitar pukul 06.30 WIB.
Kendaraan motor yang dikendarai Cep diduga oleng setelah masuk lubang
dan terjatuh. Korban sendiri ditemukan warga sudah tak bernyawa di bawah kolong
mobil setelah dirinya terjatuh. Korban pun langsung dilarikan ke Rumah Sakit
Umum Daerah (RSUD)."Saya lihat warga yang menolong membawa korban yang diduga sudah
tak bernyawa ke rumah sakit," terang Yanyan (30) seorang pengendara yang
kebetulan tengah lewat di lokasi kejadian, kemarin.
Forensik RSUD Kabupaten Cianjur, menerima pengiriman jenazah akibat
kecelakaan lalulintas (laka). Kepala Forensik RSUD Cianjur, J Multazam
membenarkan, ada kiriman korban karena laka. Namun ia mengaku kurang mengtahui
persis kronologis kejadian.
Namun, setelah dilakukan otopsi ada beberapa luka korban akibat
benturan keras hingga korban sampai meninggal di lokasi kejadian. Menurutnya,
setelah dilakukan pemeriksaan, kemungkinan sebelumnya terjatuh lalu tertabrak.
Pasalnya, beberapa lukanya cukup berat.
Seperti halnya dari lubang mulut, hidung, dan telinga bagian kiri kanan
mengeluarkan darah mengental. Berdasarkan keterangan dari Tim Forensik RSUD
Cianjur di ruang pemulasaran kamar jenazah menyebutkan, ada beberapa luka
dialami korban hingga sampai bagian punggung (bokong) terkena lecet sekitar 6x7
sentimeter (cm) dengan kondisi kulit terkelupas.
Sementara, dada kanan bagian iga atau tulang rusuk nomor 6, 7, 8, 9,
dan 10 patah tertutup, serta iga sebelah kiri nomor 5, 6, dan 7 patah tertutup.
Multazam mengungkapkan, selain itu di bagian telinga sebelah kanan ada luka
robek sekitar 2x2 cm dengan kedalaman sekitar 1 cm sampai dasar tulang
kondisinya pecah.
Bagian dada sebelah kanan luka lecet, dan kulit terkelupas sekitar 22x9
cm. Bahkan, bagian betis sisi luar sama luka lecet juga hingga terkelupas
ibarat tersisit sekitar 4x3 cm. "Sedangkan luka di bagian tungkai kaki
terkelupas 7x4 cm, lalu dada sebelah kiri terkelupas juga kulitnya sekitar 7x2
cm," timpalnya.(mat)
Populer
-
CIBEBER-Atin Supriatna (59) warga Kampung Irigasi RT 04/03, Desa Cikondang, Kecamatan Cibeber, tewas terseret air Sungai Cikondang. Se...
-
CIPANAS- Kondisi badan jalan berlubang di sejumlah titik Ruas Jalan Raya Cipanas-Puncak menyita perhatian sejumlah pihak, diantaranya ...
-
TAWASUTH : Pengurus Cabang PMII Cianjur memberikan pernyataan sikap untuk berada ditengah, dan tidak mengurangi nalar kritis terhadap k...
-
HAURWANGI – Forum Badan Permusyawaratan Desa (FBPD) Kecamatan Haurwangi menyampaikan keberatan atas kegiatan rekrutmen petugas S ens...
-
CIANJUR – Butuh rumah strategis, Perumahan Grand Amanda solusinya. Grand Amanda di Jalan Aria Wiratanudatar, Sindanglaka-Cianjur, p...
-
RAIB: Kondisi ruang leb komputer SMAN 1 Mande yang dijarah kawanan pencuri CIANJUR- SMA Negeri 1 Mande, nyaris tidak mengikuti pelaksa...
-
KEBANGGAN: Zakka Tafwidh Mubarok jadi kebanggaan SMAN 1 Cianjur setelah berhasil menjadi juara cipta puisi tingkat Provinsi Jawa Barat. ...
-
CIPANAS-Satpol PP Kecamatan Cipanas berupaya menyisir keberadaan monyet di Kampung Tegal Lega Desa Palasari Kecamatan Cipanas. Namun saat...

Tidak ada komentar: