Saka Bakti Husada Kampanye Bahaya Rokok lewat Simulasi Rokok Lebih Bahaya jika Dihisap Perokok Pasif


Rokok sebenarnya bisa menyebabkan tujuh jenis kanker seperti kanker paru, hidung, mulut, kandung kemih, anus, dan payudara. Bahkan bagi perokok pasif bahayanya dua kali lebih berbahaya.
Tampaknya kita semua sudah paham bahwa rokok mempunyai dampak buruk bagi kesehatan. Masalahnya bagi perokok yang sudah kecanduan, tidak mudah bagi mereka untuk meyakinkan diri agar tidak merokok.
Bagi perokok, kadang-kadang yang menjadi patokan dampak rokok untuk mereka adalah gangguan pernapasan. Jadi, ketika mereka tidak mengalami gangguan tersebut, merokok masih tetap jalan. Padahal efek samping dari merokok tidak hanya sebatas gangguan sistem pernapasan
Selain itu, perlu kita ketahui bersama merokok bisa membuat kerusakan memori otak. Berdasarkan hasil penelitian jika merokok dapat menurunkan daya ingat, kemampuan belajar dan nalar. Memang ada faktor lain yang berpengaruh pada memori otak seperti tekanan darah tinggi, dan kelebihan berat badan, namun pengaruhnya lebih rendah dibanding dampak rokok.
Pemiba Saka Bakti Husada Kwarcab Cianjur Eeng Hermawan menjelaskan, rokok lebih berbahaya jika terhisap oleh perokok pasif, bahkan bahanya bisa mencapai dua kali lipat lebih tinggi, karena perokok itu pasti saat menghisap rokok mengeluarkan penyakit dan terhisap oleh perokok pasif sehingga risikonya lebih berbahaya.
"Ini juga sudah dibuktikan oleh hasil lab. Namun perlu diingat pemerintaah harus mensosialisasikan UU No 23 tahun 2010 tentang larangan merokok UU dilarang di lembaga pendidikan, fasum, tempat ibadah, gedung, perkantoran, dan kendaraan umum,” jelasnya.
Saat ini banyak masyarakat kita menekuni kebiasaan merokok tanpa memperhatikan dampak rokok yang sangat berbahaya bagi kesehatan. Ada sejumlah racun dalam sebatang rokok yang dapat menimbulkan penyakit.
Bahan tersebut diantaranya nikotin, tar, dan karbon monoksida. Nikotin sendiri menyebabkan kecanduan dan serangan pada otak seperti stroke atau serangan jantung, sedangkan tar menjadi penyebab utama kanker dan karbon monoksida aktif menyerap oksigen dari hemoglobin yang membuat orang sesak napas, serangan jantung, atau serangan otak.
"Simulasi yang kami lakukan ternyata membuktikan bahwa rokok ini menyisakan racun. Tampak jika dilihat di dalam tisu akan terlihat kotoran sisa asap rokok," terang Eeng.(*)


Tidak ada komentar:

Write a Comment

⬆
Top