Kartu Indonesia Sejahtera Belum Tepat Sasaran


GEKBRONG – Tidak lama lagi, mereka yang sudah memiliki Kartu Indonesia Sejahtera (KIS) akan mendapatkan bantuan. Namun dengan kenyataan masih diketemukannya para pemilik KIS yang berada pada taraf ekonomi mampu, membuat banyak pihak merasa miris, karena seharusnya kartu tersebut harus diberikan tepat sasaran, yaitu kepada keluarga miskin yang memang benar-benar membutuhkannya. Hasil temuan Radar Cianjur di lapangan, ada banyak sekali pemeroleh bantuan tersebut yang justru orang mampu, sementara mereka yang termasuk ke dalam kategori keluarga miskin malah tidak mendapatkannya.

Ketua Forum Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) Kabupaten Cianjur, Dindin Saepudin, kemarin mengatakan bahwa Badan Pusat Statistik (BPS) sangat perlu untuk mendata ulang warga yang miskin di kampung-kampung karena kenyataan ini.

“Pemeroleh KIS kebanyakan memiliki kendaraan sendiri. Karena itu, perlu adanya pendataan ulang penduduk yang miskin, agar tepat sasaran. Karena kasihan, masih banyak sekali masyarakat miskin tidak mendapat bantuan tersebut, apalagi mereka sangat butuh perhatian lebih baik untuk kesehatan, sandang, pangan, dan papannya,” katanya.

Ia juga mengatakan bahwa penduduk Indonesia secara umum masih sangat terbebani oleh mahalnya harga kebutuhan pokok.

“Pihak-pihak yang akan melakukan pendataan hendaknya ada koordinasi dengan Forum TKSK dan Pemerintah Desa, karena kami lebih mengetahui siapa yang berhak dan siapa yang tidak layak mendapat bantuan tersebut,”sambungnya.

Sementara itu, pada kesempatan terpisah, Sekretaris Desa (Sekdes) Cikancana, Kecamatan Gekbrong, Dede Sambas, mengakui bahwa memang data pemeroleh KIS masih menggunakan data yang lama, dan selama belum ada pendataan dari instansi terkait.

“Di desa kami masih banyak warga yang sudah meninggal, masih menerima jaminan,” katanya. (dil)


Tidak ada komentar:

Write a Comment


Top