Menunggu Buka Puasa Ala Andi dan Mamat Memanfaatkan Waktu Membuat Layangan


BULAN Ramadhan membawa berkah bagi Andi (38) dan Mamat (30), warga Kampung Baru RT3/RW 20, Kelurahan Pamoyanan, Kecamatan Cianjur, dimanfaatkan untuk meraup keuntungan dengan karya kerajinan tangan 'Layang-Layang'.


BULAN Ramadhan yang jatuh pas bersamaan dengan musim layangan menjadi berkah tersendiri bagi dua bersaudara ini. Dirinya memanfaatkan luang waktu sambil menunggu buka puasa dengan berkarya membuat layangan.

Minggu (12/6) siang itu saat asyik berbincang, munculah sekelompok anak yang hendak membeli layangan. Dengan wajah riang mereka berlari membawa layangan yang dibeli untuk diterbangkan.

Terlihat beberapa pembelinya itu mayoritas kalangan anak hingga dewasa. "Alhamdulillah bisa mendapat penghasilan tambahan, dan bisa untuk dijual," ucap Andi.

Sepulang dari kerja sebagai karyawan di salah satu bengkel mobil, dan sambil menunggu adzan magrib, mereka berdua menghaluskan belahan batang bambu untuk dijadikan kerangka layangan. Setelah itu, dilapisi kertas khusus layangan dan diberi gambar dengan pewarna. Maka, jadilah layangan, dan siap untuk dijual bagi pecinta layangan. "Layangan ini memang bagus, rapih, dan mudah diterbangkan," ungkap salah seorang anak yang sempat ditanya sebelum balik berlari membawa layangan.

Dengan kemauan dan modal utama sebagaimana dikatakan pengrajin layangan dua bersaudara tersebut, di bulan Ramadhan penuh berkah ini dibarengi adanya kemauan, ternyata bisa menghasilkan karya nyata berupa layangan sekaligus mendapatkan penghasilan tambahan untuk mereka berdua, patut ditiru sebagai contoh melakukan hal baik di bulan Ramadhan.

"Layangan dibuat tak banyak hanya sekedar mengisi waktu luang saja dan menunggu waktu berbuka puasa,” ungkap Mamat (30) sambil menghaluskan belahan batang bambu dengan pisau khusus
"pembelinya kebanyakan anak-anak dan lumayan bisa mendapatkan penghasilan tambahan untuk keluarga. Modal utama hanya kemauan saja. Nah semantara itu kan untuk batang bambu kami bisa cari dari sisa pembuatan pagar atau batang bambu yang tak terpakai," pungkasnya.(**)


Tidak ada komentar:

Write a Comment


Top