Radar Cianjur »
Cianjur Raya
»
Pontren Al Musyarofah Fokus Cetak Guru Agama
Pontren Al Musyarofah Fokus Cetak Guru Agama
Posted by Radar Cianjur on Senin, 13 Juni 2016 |
Cianjur Raya

Pondok Pesantren Al Musyarofah yang berada
di wilayah Kecamatan Warungkondang, adopsi kurikulum Kulliyatul Mualimin Al
Islamiyah yakni sekolah persiapan calon guru agama.
Mudir Ma'had Pondok Pesantren Al
Musyarofah Wahid Abu Yasin Al-Qudsi mengatakan, saat ini pihaknya tengah fokus
untuk mencetak para lulusan dari Pondok Pesantren Al-Musyarofah menjadi seorang
guru agama.
"Untuk sistem pembelajaran kami
seperti di Fakultas Tarbiyah yang ada di perguruan tinggi yakni semua mata
pelajaran dipelajari seperti tafsir, hadist, nahwu, ushul fiqih, sorof dan
lainnya. Semua mata pelajaran tersebut wajib dipelajari santri selama enam
tahun," katanya.
Menurutnya, para santri selain wajib
mempelajari selama enam tahun, juga ditambah dengan pengabdian selama setahun
di Al Musyarofah maupun di pesantren yang ditugaskan. "Jadi total
keseluruhan santri adalah tujuh tahun," tuturnya.
Tak hanya itu, sambungnya, Pontren
Al-Musyarofah dipimpin oleh tiga orang pimpinan yakni pengasuhan santri dan
dakwah, pengembangan dan hubungan antar lembaga, kurikulum dan managemen.
Sementara itu, untuk jumlah santri saat
ini berjumlah 325 orang putra dan putri yang berasal dari seluruh daerah di
Indonesia, seperti Bangka Belitung, Manokwari, Padang, Medan, Riau, Kalimantan
Utara, Batam, Jawa dan Madura, dan Indragirihilir.
"Kami menyebarkan informasi keluar
daerah melalui jaringan seperti jaringan NU, alumni Al Azhar, jaringan
dai kamtibmas, jaringan Kairo dan jaringan Timur Tengah,” jelas Wahid Abu
Yasin.
Humas Pondok Pesantren Al Musyarofah Adi
Karyadi Surya menambahkan, pihaknya ingin mengembangkan dan mengikuti sistem
perkembangan yang ada. Maka dari itu kami disini tidak mau ketinggalan zaman.
Kurikulum Pondok Pesantren Al Musyarofah
menerapkan kurikulum Kulliyatul Mualimin Islamiyah yakni setiap santri pada
saat mereka lulus dari pesantren wajib mengajar di Pesantren Al Musyarofah.
Tujuannya adalah agar ilmu yang mereka
dapatkan di pesantren dapat bermanfaat bagi yang lainnya. Selain itu, ini
merupakan salah satu awal dari pembelajaran para santri yang lulus untuk bekal
mereka nanti pada saat sudah selesai masa pengabdiannya selama kurang lebih
satu tahun.
“Para lulusan Pondok Pesantren Al
Musyarofah saat ini sudah tersebar ke berbagai daerah. Bahkan ada yang
berprofesi sebagai ulama, guru agama dan lainnya," ungkapnya. (riz)
Populer
-
USIA DINI: TK Al Azhar Cianjur mengajarkan kepada siswa sejak dini tentang sopan santun terhadap guru dan orang tua. CIANJUR-Mar...
-
MOMENTUM bulan Ramadan dimanfaatkan Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Cianjur, Moch Ginanjar, untuk selalu m...
-
Ruas Jalan Raya Cipanas sudah menjadi langganan banjir, tak pelak kondisi ini semakin mempersulit pengendara ketika melintas. Amat dis...
-
Neng Eem sosialisasi empat pilar Sabtu (14/4) di majlis taklim At-takwa, Kecamatan Pacet, Kabupaten Cianjur. CIANJUR- Indonesia se...
-
CIANJUR- Pondok Pesantren At-Taubah Lapas Kelas II B Cianjur bina para narapidana dengan berbagai materi keagamaan. Harapannya agar kelak...
-
CIANJUR-DPD PKS Cianjur akan menggelar kegiatan halal bihalal, tanggal 23 Agustus 2015 di Gedung As Sakinah. Humas DPD PKS Cianjur, Aulia...
-
CIANJUR-Tahun ajaran 2016/2017 mendatang. SMK IT Al-Musyaroah Cianjur bakal membuka jurusan perbankan syariah. Guna mencetak siswa yang pah...
-
ILUSTRASI CIANJUR-Istilah 'Salam Pramuka' dan 'Salam OSIS' berada di daftar pencarian teratas dalam sebuah mesin telus...

Tidak ada komentar: