Radar Cianjur »
Metro Cianjur
»
Akibat Kabel, Siswa Dianiaya Wali Kelas
Akibat Kabel, Siswa Dianiaya Wali Kelas
Posted by Radar Cianjur on Kamis, 28 Juli 2016 |
Metro Cianjur
CIANJUR - Seorang siswa yang bersekolah di salah satu Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Cianjur mengaku pernah dipukuli oleh seorang guru didiknya pada jam pelajaran di sekolah. Siswa yang enggan namanya dikorankan ini mengaku, disiksa oleh gurunya karena tidak membawa sebuah barang yang disuruh oleh guru pelajaran itu.
"Iya, waktu itu disuruh bawa kabel buat praktek, tapi saya lupa membawanya. Jadi aja saya dipukul di bagian punggung," ujarnya. Menurutnya, bukan hanya dia yang dipukuli saat itu, tetapi teman lainnya juga dipukuli oleh guru tersebut. Selain kekerasan dengan pemukulan guru terhadap siswa memakai kabel, katanya ia juga pernah ditampar oleh guru yang sekaligus wali kelasnya itu.
"Beneran saya ditampar sebanyak dua kali waktu itu, da peres lumayan. Ya walaupun murid salah, seharusnya jangan pakai kekerasan atuh bisa meureun ya. Masa kita bayar sekolah cuma buat disiksa," ungkapnya.
Hal ini pun menyebabkan ia untuk memutuskan sekolahnya alias berhenti bersekolah. "Orantua engga tau mengenai kekerasannya mah, cuma kalau berhentinya sekolah mamah tau. Sengaja engga kasih tau, karena takut membuat mamah khawatir dan sedih kalau tau anaknya diginiin. Sedangkan saya kan udah engga punya bapak," katanya.
Saat ditanyakan kepada pihak Dinas Pendidikan (Disdik) Cianjur, Sekretaris Disdik, Jumati menghmbau, untuk seluruh guru pengajar untuk menghindari kekerasan. "Kalau memakai kekerasan gitu tidak mendidik. Senakal-nakalnya murid, tetap sebagai guru harus sabar dalam mendidik," saran Jumati.
Ia pun menegaskan, bilamana guru mengajar dengan menggunakan kekerasan, maka hal itu melanggar dalam dunia pendidikan. "Sebisa mungkin guru harus sabar dan bisa kendalikan dirinya. Sebab akan berdampak trauma kepada muridnya," pungkasnya.
Saat ditanyai sanksi terhadap guru yang melakukan kekerasan pada Rabu (27/) kemarin malam, dirinya belum dapat menjawab, dikarenakan kesibukan yang dilakukannya. (yud)
Populer
-
JAKARTA-Ketua Fraksi PKS DPR Jazuli Juwaini mengatakan, pihaknya berada di barisan terdepan menginisiasi lahirnya RUU tentang antiLGBT...
-
Menjaga kepercayaan pelanggan merupakan prioritas utama dalam menjalankan usaha, karena jika kepercayaan pelanggan berkurang maka bisnis...
-
JAKARTA-Presiden Joko Widodo meminta BNN dan Polri lebih gencar lagi memberantas narkoba di tanah air. Tak hanya itu, kementerian dan ...
-
FOTO: NANDANG KURNAEDI/RADAR CIANJUR DAFTAR : Salah satu masyarakat saat mendaftar ke stan BPJS Kesehatan pada acara pameran yang dige...
-
JAKARTA-Mabes Polri bertindak tegas terhadap AKBP BH yang menganiaya seorang polisi wanita (polwan) Bripda M di salah satu hotel di Jakar...
-
* Sri dan Eko Rp4 M, Siap Kemenpora? JAKARTA-Kemenpora harus siap-siap merogoh kocek lebih dalam setelah pasangan ganda campuran Tonto...
-
CIANJUR-Sejumlah pihak menyoroti bisnis prostitusi lendir impor yang menyelimuti Cianjur, khususnya kawasan Cianjur Utara beberapa hari ...
-
JAKARTA-Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) Luhut Binsar Panjaitan mengingatkan para kepala daerah benar-benar p...


Tidak ada komentar: