Anak Lumpuh Layu Butuh Bantuan

FOTO: MAMAT MULYADI/ RADAR CIANJUR
PRIHATIN: M Muslih menderita lumpuh layu sejak kecil dan membutuhkan pengobatan.


CIANJUR- Permasalahan kesehatan seakan tak ada habis dan hentinya. Maka itu butuh kerjasama semua pihak. Terutama, Pemkab Cianjur dan beberapa pemangku kebijakan ataupun dinas terkait khususnya bisa terjun ke lapangan untuk mengetahui bagaimana kondisi warga sebenarnya. Sehingga, bantuan pelayanan kesehatan tak tumpang tindih bisa tepat sasaran.

Hasil perbincangan singkat wartawan ini di Jalan Siliwangi, tepatnya di Pertigaa Mesjid Kaum Cianjur, tanpa sengaja. Jumat (23/7), siang bubaran solat Jumat dengan pasangan suami istri, Ajan (50) dan Enen (42) asal warga Kampung Cijoho RT2/5, Desa  Jambudipa, Kecamatan Warungkondang. Prihatin, M MUslih (23) salah satu anaknya penderita penyakit lumpuh layu alias polio yang butuh perhatian dan uluran tangan pelayanan kesehatan.

Diakui, Enen (42), kondisi putranya sudah lama sejak lahir. Pernah berobat, tapi tak kuat dengan kondisi penghasilan ekonomi hanya cukup sebagai kuli serabutan kang. Orangtua manapun juga pasti ingin membahagiakan anaknya, tapi mau bagimana lagi melihat faktor ekonomi tak mencukupi.

"Belum pernah ada bantuan dana sekali dari pihak manapun, ya kalau untuk nyoblos hak suara memilih bilamana ada pesta demokarasi selalu terdaftar ikut," akunya kepada wartawan ini, di simpang jalan trotoar, dekat Mesjid Kaum siang hanya beberapa meter, siang itu.

Hal senada dibenarkan, Ajan (50) sang ayah Muslih, bila ada bantuan pasti diterima itu namanya milik rezeki jangan ditolak. Tapi, apakah memang ada bantuan siapa yang mau peduli terhadap keluarga saya ini? Mereka seakan sudah putus asa tapi tetap semngat kalau menjalankan rutinitas terus bersyukur dan nerima apa adanya atas nikmat diberikan selama ini.

Dia menambahkan, ya kalau memang ada yang mau bantu saya berharap minta dibelikan kursi roda buat anak saya kang? Hanya itu tak lebih dari itu, setidaknya bisa duduk dan melihat kegembiraan tawa. Selain menderita lumpuh layu memang sejak lahir, entah penyakit apa.

"Banyak orang menyebutkan katanya menderita penyakit polio akibat gizi buruk karena melihat kondisi kami memang warga tak mampu bukan tak mau membahagiakan keluarga," bebernya terlihat sedih.

Di lain pihak, Herman Suherman (40) salah satu pemerhati kesehatan warga Cianjur juga Wakil Jaringan Desa (Jardes) Kabupaten Cianjur menambahkan, berharap ada kepedulian dan perhatian lebih seperti diderita Muslih, dan warga lainnya butuh perhatian penuh pelayanan kesehatan.

"Berharap Pemkab Cianjur melalui dinas terkait bisa respek terhadap sejumlah anak di Cianjur yang memang butuh akan pelayanan kesehatan," katanya.(mat)


Tidak ada komentar:

Write a Comment


Top