Akhir Cerita di Akhir Pekan

FOTO: ARIS/ RADAR CIANJUR
BINTANG: Pemain basket SMA BPK Penabur, Bryan menyumbangkan poin terbanyak dalam laga final putra X-One Basket Competiton ke-29.


METRO- SMAN 1 Cianjur (SMANSA) harus mengakui keunggulan SMA BPK Penabur saat melakoni laga final basket putra dalam ajang X-One ke-29 di Gedung Gelora Muda (GGM) Jalan Ir H Juanda, Panembong, Cianjur. Pertandingan di penghujung turnamen ini digelar pada akhir pekan, Sabtu (27/8) malam. BPK Penabur berhasil menjadi juara dengan skor akhir 41 unggul enam poin dari SMANSA dengan skor 35.

Berakhir sudah laga penuh gengsi turnamen bergengsi yang melibatkan tim-tim basket terbaik dari Cianjur dan Sukabumi. Malam minggu menjadi saksi penentuan tim-tim tangguh yang berhasil menyabet trofi juara. Dari sekian banyak laga yang tersaji pada akhir pekan kemarin, laga final basket putra menjadi laga klimaks turnamen X-One ke-29.

SMANSA dan BPK Penabur terpilih menjadi dua tim sarat kemampuan dan strategi yang beradu kehebatan di bawah ring. Sejak peluit ditiup oleh wasit pada Quarter I, jalannya pertandingan tak pernah melonggar. Kedua tim nampak saling serang dan memperagakan pertahanan yang solid di bawa ring. Di sepuluh menit pertama, skor berakhir dengan angka yang relatif dekat yaitu 6 untuk SMANSA dan 5 untuk BPK Penabur.

Di menit pertama Quarter II, keduanya tak menurunkan performa. Di menit ptertama itulah keduanya berhasil berada di angka yang sama 9. Nmaun, lagi-lagi, SMANSA berhasil menutup Quarter II dengan keunggulan selisih satu poin yaitu 12 lawan 11. Jalannya Quarter III makin seru.

Sejak awal peluit ditiup, BPK penabur yang sadar akan ketertinggalan pun mulai bermain lebih ngotot. Di dua detik terakhir sebelum pergantian Quarter IV, pemain basket BPK Penabur bernomor punggung 14, Bryan berhasil menyamakan angka di titik 25.

Nah, di quarter akhir inilah pertandingan semakin berjalan seru. Protes dan keluhan pun dilontarkan kepada setiap pemain jelang penutupan pertandingan. Sejak awal Quarter IV, kedua tim saling kejar mengejar angka. Keduanya pun selalu selisih hanya dua poin lalu skor kembali akan kembali sama. Pemain tinggi bernomor 18 BPK Penabur, Yulianus nampak melakukan banyak block mempertahankan ringnya dari serangan pasukan SMANSA.

SMANSA pun tak mau kalah memberikan tekanan. Dibarengi dengan semangat dan dukungan penonton, SMANSA tampil sangat baik dan berhasil memberi tekanan mental bagi lima pemain BPK Penabur yang berada di lapangan. Namun, gemuruh pendukung SMANSA yang memenuhi GGM tak membuat semangat BPK Penabur surut.

Meski banyak diwarnai time out, BPK Penabur akhirnya mengakhiri turnamen X-One sebagai Juara I Tim Basket Putra. Pelatih SMA BPK Panabur, Yosep menuturkan, SMANSA bermain sangat baik. Komposisi pemain yang dimiliki terbilang lengkap. Namun, anak didiknya pun tak bermain buruk. "Seimbang, namun kerja keras kami membuktikan kami sebagai juara," ujarnya di akhir pertandingan.

Di lain kubu, Pelatih SMAN 1 Cianjur, Arif Amirulloh mengungkapkan, usaha anak didiknya bukan tidak maksimal. Banyak peluang yang dilontarkan SMANSA sejak Quarter I dimulai. Baginya, kegagalan meraih juara satu tahun ini akan dijadikan pembeljaran. "Kita banyak belajar dan menjadikan ini pengalaman bagi kami agar dapat menjadi lebih baik lagi kedepannya," ungkapnya kepada Radar Cianjur. (yaz)

GRAFIS
Score Final X-One Basket Putra ke-29
Quarter SMANSA BPK Penabur
Quarter I 6 5
Quarter II 9 9
Quarter III 25 25
Quarter IV 35 41
Sumber: Panitia X-One Basket Competition ke-29


Tidak ada komentar:

Write a Comment


Top