Radar Cianjur »
Cianjur Raya
»
Bahaya Sutet Ancam Warga
Bahaya Sutet Ancam Warga
Posted by Radar Cianjur on Selasa, 09 Agustus 2016 |
Cianjur Raya
FOTO: MAMAT MULYADI/RADAR CIANJUR
MENGANCAM: Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi (Sutet)
mengancam keselamatan warga di Mande.
MANDE-Para pengusaha yang bergerak di bidang properti tak
menghiraukan resiko bisnis pendirian rumah dan bangunan di bawah Saluran Udara
Tegangan Ekstra Tinggi (Sutet). Padahal, berdasarkan pengakuan beberapa warga
Kecamatan Mande sudah ada aturan berlaku diatur pemerintah, dan dinas terkait.
Seperti halnya, mengenai penerapan jarak aman minimum.
Wawan (45) warga setempat mengatakan, keselamatan sangat
penting. Namun, banyak warga yang nekad beli meskipun dengan cara dicicil. “Kalau
saya khawatir tak diharapkan atau diiginkan bisa saja terjadi," akunya.
Menurutnya, masih banyak masyarakat tak mengetahui bahwa
dirinya bisa terancam gangguan kesehatan. Karena, bermukim tempat tinggal
berada dekat dengan sutet rumah dibelinya atau didirikan oleh para pengusaha
properti saat ini menjamur.
Sementara itu, berdasar aturan dari Direktorat Jenderal
Ketenagalitrikan Kementerian Energi dan Sumberdaya Mineral (ESDM) menerbitkan,
Peraturan Menteri Nomor 18/2015 menggantikan aturan sebelumnya, yakni Peraturan
Menteri ESDM Nomor 01.P/47/M.PE/1992 tentang ruang bebas dan jarak bebas
minimum pada SUTET. Nah, ruang bebas yang dimaksud yaitu area dengan jarak atau
radius tertentu yang diukur dari tapak tiang SUTET yang harus terbebas dari
bangunan apapun.
"Aliraan listrik jangan dianggap sepele, nah itu ada
energi magnetik. Rawan dan khawatir bisa menyebabkan gangguan kesehatan bagi
mereka secara tak sadar, apalagi bila terpapar terlalu sering.
Persoalnnya, kan pemerintah dan dianas terkait itu punya aturannya jelas
dan harus menegaskan. Ini malahan cuek dan tak ada larangan atau memberitahuan
sama sekali melalui sosialisasi,” paparnya.
Saat dikonfirmasi pihak manajemen perusahaan properti
perumahan hingga saat ini masih belum memberikan komentar atau tanggapan apapun
juga, dan terbitnya pemberitaan ini, Selasa (9/8) di media ini. Bahkan,
beberapa kali pernah ditemui untuk dihubungi selalu tak ada ditempat dan
pimpinan perusahaan katanya sedang sibuk.(mat)
Populer
-
CIBEBER – Guna memenuhi kebutuhan air untuk lahan pertanian, Pemerintah Desa Mayak, Kecamatan Cibeber, membangun saluran irigasi tersier ...
-
Caption A, seseorang yang diduga mengaku sebagai pengacara diamankan di Kantor Kepala Desa Cikancana guna menghindari amuk masa. GEKBRO...
-
*) Nanang Rustandi BEGITU berseliweran berbagai informasi dan berita di era Jaman Now. Semua harus disortir mana yang benar-benar infor...

Tidak ada komentar: