Radar Cianjur »
Cianjur Raya
»
Cegah Korupsi, Kejari Tatar KS dan Guru
Cegah Korupsi, Kejari Tatar KS dan Guru
Posted by Radar Cianjur on Jumat, 12 Agustus 2016 |
Cianjur Raya
CIANJUR-Sebanyak 100 kepala sekolah dan guru dari Kecamatan
Sukanagara, mengikuti penyuluhan hukum (penkum), Kamis (11/8).
Kegiatan yang diselenggarakan Kejaksaan Negeri Cianjur bekerja
sama dengan Puspindik Kecamatan Sukanagara itu berlangsung selama hampir 5 jam.
Kegiatan dihadiri Kepala Seksi Intel Kejari Cianjur M Taufik
Sugianto, sebagai pembicara.
Dilaksanakannya kegiatan penyuluhan hukum diharapkan dapat
memahami dan mengerti tentang pencegahan penyelewengan anggaran dana
dilingkungan dunia pendidikan. Pasalnya dikhawatirkan bisa merugikan keuangan
negara.
Berdasarkan Undang-undang nomor 16 tahun 2004 tentang tugas
dan kewenagan Kejaksaan Republik Indonesia, Kejaksaan Negeri Cianjur siap
berkomitmen untuk melakukan dan melaksanakan
penegakan hukum secara optimal diwilayah hukum Kabupaten
Cianjur, termasuk memberikan pendampingan hukum dalam setiap tahapan program
pembangunan dari awal sampai akhir.
Sementara itu, Kasi Intel Kejari Cianjur berharap, melalui kegiatan
penyuluhan hukum ini kejahatan korupsi dilingkungan dunia pendidikan dapat
ditekan sedini mungkin. Pasalnya jika sudah terjadi efeknya akan berdampak
buruk terhadap pembangunan yang berkelanjutan, “Di lingkungan pendidikan itu banyak
sekali bantuan bantuan dari pemerintah yang sudah dijalankan contohnya seperti,
dana BSM, dana BOS,” tegas M Taufik.(*/jun)
Populer
-
CIANJUR – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) From Pembela Islam (FPI) Cianjur, lakukan Musyawarah Cabang Muscab se-Kabupaten Cianjur, ...
-
CIBEBER – Guna memenuhi kebutuhan air untuk lahan pertanian, Pemerintah Desa Mayak, Kecamatan Cibeber, membangun saluran irigasi tersier ...
-
*Mengajak Seluruh Insan Outomotif, Klub Motor, Organisasi lainnya Hadir di Acara Monumen Persaudaraan* CIANJUR- Bikers Brotherhood MC (...
-
*) Nanang Rustandi BEGITU berseliweran berbagai informasi dan berita di era Jaman Now. Semua harus disortir mana yang benar-benar infor...

Tidak ada komentar: