Radar Cianjur »
Berita Utama
»
Cerita Mistik Dibalik Tenggelamnya Dua Remaja di Waduk Jangari Sepasang Boneka 'Pocong' jadi Pertanda
Cerita Mistik Dibalik Tenggelamnya Dua Remaja di Waduk Jangari Sepasang Boneka 'Pocong' jadi Pertanda
Posted by Radar Cianjur on Selasa, 23 Agustus 2016 |
Berita Utama
TONI (19) dan Yana (15) dua warga Kabupaten Sukabumi yang tewas tenggelam di Waduk Cirata pada Jum'at dinihari (19/8), menyisakan kisah pilu sebelum ajal menjemput mereka. Pihak keluarga yang masih merasa berat lantaran ditinggalkan, merunut kisah sebelum keduanya wafat dimana mereka membuat dua buah boneka mayat lengap beserta kuburannya, pada perayaan HUT RI ke 71 di kampung halamannya.
Laporan: HERLAN HERYADIE, Cianjur
TEPAT pada peringatan Hari Kemerdekaan Indonesia (17/8) kemarin, selang beberapa hari sebelum Toni (19) dan Yana (15) ditemukan mengambang di Waduk Jangari, sepasang boneka yang dibungkus kain kafan mirip sesosok pocong lengkap dengan kuburannya sempat dibuat oleh mendiang Toni dan Yana di Kampung Ciperdah, Desa Bencoy, Kecamatan Cireunghas, Kabupaten Sukabumi. Bukan untuk menakut-nakuti, namun sekedar iseng memeriahkan suasana 17 Agustusan.
Tradisi membuat boneka di kampung halaman Toni diungkapkan pihak keluarga memang sudah menjadi kebiasaan pada saat perayaan HUT RI, namun yang membuat heran, saatdi teman-teman di kampung halamannya membuat boneka tokoh-tokoh pejuang, perilaku kedua korban justru dianggap lain dari biasanya, dipandang sangat aneh oleh warga serta keluarga karena dua boneka pocong
tersebut. Selain boneka pocong, persis di hadapan kedua boneka tersebut diletakan kedua bersaudara itupun menggali liang lahat semacam kuburan. Meski aneh, tapi pihak keluarga tidak merasakan firasat akan kepergian keduanya.
Ade (30) warga Kampung Ciperdah, Desa Bencoy, Kecamatan Cireunghas, Kabupaten Sukabumi yang juga merupakan bibi Tony mengungkapkan, mungkin perilaku kedua korban pada saat itu menjadi sebuah pertanda keduanya sebelum berpulang "Ketika saya mendengar kedua korban tewas tenggelam di tempat kerjanya yaitu di salah satu kolam di Waduk Cirata, saya langsung mengingat akan sepasang boneka pocong yang dibuat keponakan saya belum lama ini," ungkapnya kepada Radar Cianjur, kemarin (22/8).
Kenangan tersebut menurut Ade, membuat pihak keluarga yang ditinggalkan merasa berat dan terpukul sebab boneka pocong tersebut kemungkinan menjadi pertanda sebelum ajal menjemput Toni dan Yana. Diakuinya juga kini sepasang boneka itu masih berada persis di tempat yang diletakan oleh keduanya. "Bonekanya masih ada, tapi rencananya setelah jenazah nanti dikuburkan boneka itu juga akan ikut dibuang karena khawatir membuat keluarga tidak bisa mengikhlaskan kepergian korban," ujarnya sambil mengurai air mata.
Sementara ayahanda korban, Abdul Qodir Jaelani mengaku tidak mengetahui perilaku aneh tersebut pasalnya ia tidak tinggal bersama korban, melainkan di Provinsi Jambi untuk mencari nafkah. Kendati demikian, Abdul mengungkapkan bahwa selain meninggalkan keluarga, Toni juga meninggalkan seorang calon istri bernama Dede (18) asal Kabupaten Cianjur.
"Sebelum lebaran pada waktu itu Toni meminta saya untuk meminang seorang gadis asal Cianjur dan akan menikahinya di bulan September, sehingga pada saat itu Toni pun melakukan pertunangan," kenangnya.(**)
Populer
-
CIANJUR- Tim sepakbola katagori usia 10 tahun (U-10) peserta didik asuhan SSB Atep 7 Kabupaten Cianjur, menjuarai piala Rektor IPDN dan A...
-
Salurkan Bantuan ke Sindangbarang Peduli : Pengurus DPD NasDem Cianjur memberikan bantuan untuk korban bencana alam di Desa Girimu...
-
CIANJUR–Vonis Pengadilan Negeri Cianjur terhadap Wawan Suherlan (32) warga Kampung Gunung Putri RT/RW 05/08 Desa Sukatani, Kecamata...
-
CIANJUR -Sedikitnya empat orang terduga penyalahguna narkoba jenis shabu-shabu dan obat-obatan daftar jenis G diamankan Badan Narkotika ...
-
PS TNI 0-3 Persib BOGOR-Stadion Pakansari Bogor, kembali jadi saksi kemenangan Persib, saat duel dengan tuan rumah PS TNI, Minggu ...
-
CIANJUR-SDN Langensari Cianjur, membiasakan siswanya dari kelas 1-6 membaca Asmaul Husna dalam, sebelum belajar dimulai. Kepala ...
-
CIANJUR-Seluruh anggota DPRD Cianjur hingga kini masih disibukan dengan serangkaian agenda penyusunan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda)...
-
KARANGTENGAH – Warga Desa Babakancaringin, Kecamatan Karangtengah, khususnya Karangtaruna Kedusunan 3, memintapihak perusahaanPT Harves...

Hilang Tanpa Jejak Di Jangari www.winano.xtgem.com
BalasHapusHilang Tanpa Jejak Di Jangari www.winano.xtgem.com
BalasHapus