Koleksi Barang Antik Hilangkan Kepenatan Kerja

Andi Syarif Hidayatullah (Andi Tar), pengoleksi barang antik dan batu akik
ketika pameran di Pasar Induk Pasir Hayam Cianjur.
FOTO : DENI ABDUL KHOLIK/RADAR CIANJUR
MENGOLEKSI benda antik dan batu akik merupakan kegiatan yang asyik. Barang antik dan batu akik termasuk salah satu terapi efektif untuk menghilangkan kepenatan kerja dan bisa mengalihkan sementara dari rutinitas yang membelenggu.

Laporan : DENI ABDUL KHOLIK, Cianjur

Andi Syarif Hidayatullah, pengoleksi barang antik dan batu akik menerangkan, mengumpulkan barang kuno atau antik merupakan bentuk lain dari merekonstruksi sejarah yang terlupakan pada masa lampau. Juga untuk mengetahui cerita di balik sebuah benda antik. “Kegiatan berburu barang kuno merupakan kegiatan yang paling mengasyikan, karena ini merupakan seni dalam proses mengumpulkan barang-barang antik kuno,” papar Andi Tar panggilan akrabnya.

 Menurut Andi, ketika anda berhasil menemukan dan membeli barang yang anda idamkan, timbul perasaan bangga dan prestise. Sisi positif lainnya adalah sebagai investasi masa depan. Sebuah barang antik yang sudah diketahui kadar seni dan tingkat usianya, bisa dijual lagi dengan harga yang mahal. “Tak jarang orang membuat hobi ini menjadi bisnis,” tegasnya.

Andi menerangkan, ada beberapa objek barang antik kuno yang biasa diburu kolektor dan penggemar barang antik, baik dalam negeri maupun luar negeri. Benda itu meliputi barang seni dan benda-benda fungsional yang telah berumur dan langka. Seperti lukisan, mobil kuno, sepeda kuno, mata uang kuno, prangko, perabotan kuno dan berbagai macam barang antik lain. Namun bagi kolektor barang antik dan seni, pasti sudah tahu bahwa hobi yang dimilikinya ini kerap mengeluarkan biaya yang tak murah. Sebab barang seni tersebut adalah barang-barang yang asli yang memiliki nilai sejarah.

Kata Andi, biasanya kecintaan terhadap barang kuno tak akan luntur begitu saja, karena faktor biaya. Sebab banyak di antara masyarakat biasa yang ikut mengumpulkan koleksinya dengan biaya seadanya. Di Cianjur, banyak sekali perkumpulan penggemar barang antik yang bisa kita lihat. “Perkumpulan penggemar barang antik bertujuan bisa mengoleksi benda-benda antik dan batu akik,” paparnya.

Ia sendiri memiliki berbagai macam berang antik dan batu akik. Dari mulai batu akik black aren khas Cidaun Cianjur Selatan. Penamaan Black Aren itu lantaran warnanya yang hitam menyerupai biji aren. Batu akik ini ditemukan sekelompok pemuda secara tak sengaja di sekitar Sungai Cidamar pada pertengahan tahun lalu.

“Ada yang percaya kalau yang pakai cincin batu akik ini bisa menambah stamina, menghilangkan rasa pegal-pegal, rematik, sakit kepala, dan yang utama adalah menambah percaya diri karena didominasi warna hitam. Selain itu batu ini dibentuk akibat dari pelapukan fosil pohon yang memiliki zat-zat tertentu yang bisa digunakan sebagai penangkal racun atau hal bermanfaat lainnya” ujar dia.

Andi menerangkan, selain memiliki  black aren juga memiliki batu akik bacan, panca warna, topas,  shafir, dan banyak lagi jenis batu lainnya yang sedang populer saat ini. Sedangkan koleksi barang antik, ia memiliki keris, batu berlafad Allah SWT, semprong lampu antik, lukisan antik, pusaka antik, piring antik, mangkuk kuningan antik, kujang antik, mata uang kuno, dan lainnya. (**)


Tidak ada komentar:

Write a Comment


Top