Tukang Ojek Merasa ‘Terjepit’


 JATIASIH – Rencana Pemerintah Kota Bekasi yang akan menyediakan moda transportasi baru, mendapat tanggapan beragam dari masyarakat Kota Bekasi. Mereka berharap, jika rencana tersebut kerap berjalan, tidak merugikan transportasi lainnya yang lebih dulu ada.

Seperti yang diutarakan salah satu tukang ojek yang biasa mencari penumpang di  depan pintu keluar Tol Jatiasih, Bagus (30). Dia mengaku, belum mengetahui dengan rencana tersebut. Dia berharap, rencana ini tidak terjadi. Karena, dia mengaku kondisi saat ini sudah dirasa berat.

“Waduh apalagi nih bang, saya gak tau. Masa kita sebagai tukang ojek selalu ada saingan. Belum lagi ada ojek online, mau makan apa ini rakyat. Ya semoga saja tidak jadi,” katanya.

Hal senada juga dikatakan rekannya, David (29). Dia berharap, rencana tersebut tidak merugikan masyarakat kecil. ”Saya harap ini harus ada sosialisasi, jangan sampai rakyat kecil yang dirugikan,” ujarnya.

Dia mengaku, saat ini sudah kesulitan untuk mendapatkan penumpang, karena harus bersaing dengan ojek online. Jika rencana tersbeut tetap berjalan, dia khawatir semakin kesulitan mendapat penumpang. ”Belum lagi ojek online saingan kita, masa ini harus ada bajaj yang kita lawan. Mau dikasih makan apa keluarga saya,” terangnya.

Sementara itu, salah seorang warga Kelurahan Arenjaya Kecamatan Bekasi Timur, Agus Setiawan (33) mengaku, mendukung rencana Pemerintah Kota Bekasi tersebut. Menurutnya, sudah saatnya Pemerintah Kota Bekasi menyiapkan moda transportasi yang ramah lingkungan.

“Saya sih mendukung saja kalau memang kebijakan tersebut baik. Apa lagi kendaraan tersebut berbahan bakah gas yang ramah lingkungan,” imbuhnya.

Terpisah, Bidang Peranan Wanita LSM Komando Pejuang Merah Putih Kota Bekasi, Melva Melania Sihombning mengatakan, pemerintah harus lebih bijak dalam mengambil keputusan. “Jangan sampai hanya mementingkan kaum kapitalis, namun menyengsarakan rakyat kecil. Kalau untuk penataan memang bagus, tapi harus dipikirkan juga masyarakat bawah,” sarannya.(ps)


Tidak ada komentar:

Write a Comment


Top