Radar Cianjur »
Nasional
»
Tukang Ojek Merasa ‘Terjepit’
Tukang Ojek Merasa ‘Terjepit’
Posted by Radar Cianjur on Kamis, 08 September 2016 |
Nasional
JATIASIH – Rencana Pemerintah Kota Bekasi yang akan menyediakan moda transportasi baru, mendapat tanggapan beragam dari masyarakat Kota Bekasi. Mereka berharap, jika rencana tersebut kerap berjalan, tidak merugikan transportasi lainnya yang lebih dulu ada.
Seperti yang diutarakan salah satu tukang ojek yang biasa mencari penumpang di depan pintu keluar Tol Jatiasih, Bagus (30). Dia mengaku, belum mengetahui dengan rencana tersebut. Dia berharap, rencana ini tidak terjadi. Karena, dia mengaku kondisi saat ini sudah dirasa berat.
“Waduh apalagi nih bang, saya gak tau. Masa kita sebagai tukang ojek selalu ada saingan. Belum lagi ada ojek online, mau makan apa ini rakyat. Ya semoga saja tidak jadi,” katanya.
Hal senada juga dikatakan rekannya, David (29). Dia berharap, rencana tersebut tidak merugikan masyarakat kecil. ”Saya harap ini harus ada sosialisasi, jangan sampai rakyat kecil yang dirugikan,” ujarnya.
Dia mengaku, saat ini sudah kesulitan untuk mendapatkan penumpang, karena harus bersaing dengan ojek online. Jika rencana tersbeut tetap berjalan, dia khawatir semakin kesulitan mendapat penumpang. ”Belum lagi ojek online saingan kita, masa ini harus ada bajaj yang kita lawan. Mau dikasih makan apa keluarga saya,” terangnya.
Sementara itu, salah seorang warga Kelurahan Arenjaya Kecamatan Bekasi Timur, Agus Setiawan (33) mengaku, mendukung rencana Pemerintah Kota Bekasi tersebut. Menurutnya, sudah saatnya Pemerintah Kota Bekasi menyiapkan moda transportasi yang ramah lingkungan.
“Saya sih mendukung saja kalau memang kebijakan tersebut baik. Apa lagi kendaraan tersebut berbahan bakah gas yang ramah lingkungan,” imbuhnya.
Terpisah, Bidang Peranan Wanita LSM Komando Pejuang Merah Putih Kota Bekasi, Melva Melania Sihombning mengatakan, pemerintah harus lebih bijak dalam mengambil keputusan. “Jangan sampai hanya mementingkan kaum kapitalis, namun menyengsarakan rakyat kecil. Kalau untuk penataan memang bagus, tapi harus dipikirkan juga masyarakat bawah,” sarannya.(ps)
Populer
-
JADI PERHATIAN: Wanita setengah telanjang berkeliaran di Cianjur kota dan menyita perhatian warga. CIANJUR dihebohkan oleh seorang ce...
-
METRO- Fenomena alam kembali bakal menyapa Indonesia. Setelah Gerhana Matahari Total (GMT) pada Maret lalu, kini warga di 124 kota, sep...
-
ILUSTRASI PEREMPUAN hamil memiliki tantangan besar mulai dari mual di pagi hari, kaki kram, sakit punggung, dan berat badan yang naik ...
-
CIANJUR–Memasuki detik-detik keberangkatan Calon Jemaah Haji (Calhaj) kemarin, pengawasan sekitar gedung asrama Kementrian Agama (Kemenag...
-
CIANJUR-Pemerintah pusat melalui Kementerian Agama (Kemenag) RI telah menetapkan kebijakan kursus pranikah untuk calon pengantin, hingg...
-
CIPANAS- Pimpinan Muslim Enterpreneur Academy (MEA) Yedi Jupriadi menilai daerah Cianjur saat ini sulit untuk maju, baik dalam segi ekono...
-
LENGKAP: Salah seorang petugas marketing berdiri diantara beragam jenis sepeda motor suzuki di Dealer Resmi Suzuki Jalan KH Abdullah Bi...
-
CIANJUR-Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-70, Polres Kabupaten Cianjur, bekerjasama deng...

Tidak ada komentar: