Radar Cianjur »
Cianjur Raya
»
Warga Cisalak Serbu Desa Rekaman e-KTP Pelayanan Hingga Malam, Terkendala Alat Rekam
Warga Cisalak Serbu Desa Rekaman e-KTP Pelayanan Hingga Malam, Terkendala Alat Rekam
Posted by Radar Cianjur on Jumat, 02 September 2016 |
Cianjur Raya
FOTO: MAMAT MULYADI/ RADAR CIANJUR
SIBUK: Beberapa petugas kecamatan dibantu perangkat desa turun tangan membantu bisa menyukseskan perekaman e-KTP, Kamis (1/9) siang kemarin.
RIBUAN warga Desa Cisalak, Kecamatan Cibeber, secara berangsur mendatangi kantor desa satu persatu. Namun, kedatangan mereka itu bukan untuk berdemo atau unjukrasa (unras) atau lainnya. Namun, warga datang ke desa bersama keluarganya untuk melakukan perekaman e-KTP, dan KK. Jadwal tersebut, merupakan surat edaran dari Bupati Cianjur, melalui Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Cianjur, langsung ditindaklanjuti pihak kecamatan dan disebarluaskan ke 18 desa ada di Kecamatan Cibeber.
Laporan : MAMAT MULYADI, Cibeber
DI Desa Cisalak, terlihat sebalum masuk menuju gerbang, sudah ramai penuh puluhan warga dan begitupun puluhan lainnya datang secara berangsur serbu kantor desa. Petugas perekaman e-KTP Kecamatan Cibeber, dibantu seluruh perangkat desa menggelar pelayanan sejak pukul 08:00.
"Bahkan sampai malam hari bila perlu, kalau tak selesai juga. Karena, sudah rampung semuanya belum terekam berdasarkan surat edaran dari pihak kecamatan sekitar 1.607 jiwa untuk e-KTP," ucap Kepala Desa Cisalak, Nanang Suparman kepada wartawan ini, Kamis (1/9) siang kemarin.
Data jumlah penduduk atau warga di Desa Cisalak diakui, Pemerintah Desa (Pemdes) setempat mencapai sekitar lima ribu lebih. Itu merupakan jumlah penduduk belum wajib dan wajib perekaman e-KTP secara keseluruhan. Namun, meskipun dengan keterbatasan sarana prasarana pihaknya tetap dan berusaha untuk menyukseskan jadwal targetan perekaman e-KTP meskipun dilakukan secara bertahap.
Jadwal perekaman e-KTP di sejumlah desa ada di Kecamatan Cibeber untuk saat ini sudah dilaksanakan di tiga desa dimulai dari Desa Girimulya, Mayak dan Cisalak. Lalu nanti akan menyusul sesuai dengan jadwal perekaman yaitu Desa Cibokor, Peuteuycondong, Salamnunggal, Cihaur, Cikondang, Cimanggu, Sukaraharja, Sukamaju, Cibaregbeg, Karangnunggal, Cibadak, Sukamanah, Selagedang, Kanoman, dan terkahir di Desa Cipetir.
"Ya, intinya bisa melaksanakan kewajiban untuk melakukan pelayanan terbaik kepada warga tanpa dipungut biaya alias gratis. Dengan sistem jemput bola seperti ini sangat setuju dan membantu masyarakat juga. Karena, bila pergi ke kecamatan atau dinas tahu sendiri berat diongkos, dan medan akses jalan jauh," tutur, Kasi Ekbang Desa Cisalak, Iwan Munawar.
Di lain pihak, Yadi Hikmat M, salah satu petugas operator kecamatan menambahkan, melihat alat perekaman masih minim, dengan dua alat perekaman e-KTP rata-rata bisa merekam sekitar 250 sampai 270 jiwa per hari.
"Karena melihat ada beberapa kendala, seperti gangguan internet, medan atau akses jalan, salah di data salah tanggal lahir dan nama. Tapi kami tetap optimis untuk pencapaian sesuai dengan target telah dijadwalkan, bila tak memenuhi mungkin jalan alternatifnya ada penambahan jadwal lagi atau susulan sisanya," tungkasnya.(**)
Populer
-
FOTO: HAKIM/ RADAR CIANJUR ATUR SERANGAN: Siswa MA Nurul Islam kelas 12 menjalani latihan hockey saat jam olahraga di sore hari. ...
-
JAKARTA-Ketua Fraksi PKS DPR Jazuli Juwaini mengatakan, pihaknya berada di barisan terdepan menginisiasi lahirnya RUU tentang antiLGBT...
-
Menjaga kepercayaan pelanggan merupakan prioritas utama dalam menjalankan usaha, karena jika kepercayaan pelanggan berkurang maka bisnis...
-
JAKARTA-Presiden Joko Widodo meminta BNN dan Polri lebih gencar lagi memberantas narkoba di tanah air. Tak hanya itu, kementerian dan ...
-
FOTO: NANDANG KURNAEDI/RADAR CIANJUR DAFTAR : Salah satu masyarakat saat mendaftar ke stan BPJS Kesehatan pada acara pameran yang dige...
-
JAKARTA-Mabes Polri bertindak tegas terhadap AKBP BH yang menganiaya seorang polisi wanita (polwan) Bripda M di salah satu hotel di Jakar...
-
* Sri dan Eko Rp4 M, Siap Kemenpora? JAKARTA-Kemenpora harus siap-siap merogoh kocek lebih dalam setelah pasangan ganda campuran Tonto...
-
CIANJUR-Sejumlah pihak menyoroti bisnis prostitusi lendir impor yang menyelimuti Cianjur, khususnya kawasan Cianjur Utara beberapa hari ...

Tidak ada komentar: