Menunggu 14 Tahun, Bunga Bangkai Mekar di KRC


CIANJUR-Setelah menanti selama 14 tahun, akhirnya bunga bangkai yang memiliki nama latin Amorphophllus Titanium mekar di areal Kebun Raya Cibodas- LIPI. Bahkan tingginya sekitar 2,5 meter dan diprediksi mekarnya hingga 1 minggu ke depan.
Staf Jasa dan Informasi Balai Konservasi Tumbuhan Kebun Raya Cibodas Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia Dwi Novia P mengaku, bunga bangkai yang mekar itu berada di area koleksi bunga bangkai tidak jauh dari Taman Lumut. Bunga bangkai itu merupakan anakan hasil penyemaian yang dilakukan para peneliti 14 tahun silam.
"Jadi setelah menunggu lama, sekitar 14 tahun kini bunga bangkai tersebut mekar dengan tinggi sekitar 2,5 meter," ungkap Dwi kepada Radar Cianjur, (27/1).
Diperkirakan, bunga bangkai tersebut mekar hingga satu minggu ke depan setelah itu bunga langka itu akan memasuki fase dorman atau istirahat.
"Bunga bangkai yang mekar itu merupakan anakan dari indukan yang berasal dari daerah Kerinci yang berdekatan dengan Sumatera Barat. Sudah ada hampir 20 tahun indukan bunga bangkai itu dibawa dari Sumatra dan saat ini kami tengah melakukan penelitian," jelasnya.
Menurutnya, baik induk atau anakan bunga bangkai  tersebut masih dalam pengawasan dan tengah diteliti dan setiap harinya terus diamati pertumbuhannya.
"Makanya kami mengimbau pengunjung KRC yang ingin melihat mekarnya bunga bangkai hanya diperbolehkan dari luar pagar. Fenomena bunga mekar itu tidak dirusak seperti bunga bangkai yang mekar sebelumnya," katanya.
Hal tersebut tentunya untuk menjaga kelestarian tanaman bunga bangkai di areal tersebut, karena perilaku pengunjung dikhawatirkan mengganggu tanaman.
"Mekarnya bunga bangkai ini merupakan pengetahuan tentang fenomena pertumbuhan serta siklusnya menjadi bunga untuk dijadikan pelajaran. Yang jelas diamati, dijadikan pengetahuan dan jangan dirusak. Alam ini pengetahuan bagi kita semua," pungkasnya.(fhn)


Tidak ada komentar:

Write a Comment


Top