Radar Cianjur »
Cianjur Raya
»
Sangsi Tegas Pembuang Sampah
Sangsi Tegas Pembuang Sampah
Posted by Radar Cianjur on Kamis, 28 Januari 2016 |
Cianjur Raya
CIANJUR – Bila melintas melalui jalan lingkung menuju Desa Sukamaju, Kecamatan
Cianjur, ada pemandangan yang tak sedap dipandang mata. Hal itu jelas terlihat
pada Rabu (27/1) siang kemarin, di beberapa titik terlihat jalan penuh dengan
tumpukan sampah di kiri dan kanannya.Selain tak enak dipandang, sampah ini juga
menyebarkan bau menyengat yang dikeluhkan warga setempatdan para pengendara
yang lewat.
Jon (40), salahseorang warga mengatakan bahwa setelah ramai berdiri bangunan rumahhingga padat penduduk saat ini, dan banyaknya kompleks perumahan di wilayahnya, semakin banyak pula sampah yang bertebaran dimana-mana dan mengotori jalan. Padahal sebelumnya, menurutnya, lingkungan tempat tinggalnya bersihdan resik tak seperti sekarang.
"jalan jadi pemandangan kotordan jorok, tak sedap untuk dipandang. Harus ada tindakan tegasdan sangsi dari pemerintah. Masalah sampah ini vital dan merupakan pencemaran lingkungan, dan rawan penyakit," ungkapnya.
Sejauh pantauan Radar Cianjur, larangan membuang sampah ke sungaidan ruas jalan terpampang di atas pohon, persis dekat tumpukan sampah di sisi jalan menuju desa. Anehnya, masih ada saja sejumlah warga yang membandeldan kurang menjaga lingkungannya.
Jon (40), salahseorang warga mengatakan bahwa setelah ramai berdiri bangunan rumahhingga padat penduduk saat ini, dan banyaknya kompleks perumahan di wilayahnya, semakin banyak pula sampah yang bertebaran dimana-mana dan mengotori jalan. Padahal sebelumnya, menurutnya, lingkungan tempat tinggalnya bersihdan resik tak seperti sekarang.
"jalan jadi pemandangan kotordan jorok, tak sedap untuk dipandang. Harus ada tindakan tegasdan sangsi dari pemerintah. Masalah sampah ini vital dan merupakan pencemaran lingkungan, dan rawan penyakit," ungkapnya.
Sejauh pantauan Radar Cianjur, larangan membuang sampah ke sungaidan ruas jalan terpampang di atas pohon, persis dekat tumpukan sampah di sisi jalan menuju desa. Anehnya, masih ada saja sejumlah warga yang membandeldan kurang menjaga lingkungannya.
Budi (48), warga lainnya, menyebutkan bahwa larangandan
peraturan yang terpasang di pohon seakan tak dihiraukan. Menurutnya, buat apa
tanda itu ada, karena percuma.
Populer
-
CIANJUR-Tiga siswa SMAN 1 Cianjur berhasil mendapatkan nilai ujian nasional tertinggi. Ketiga siswa itu diantaranya, Muhammad Audie (1...
-
CIANJUR-Koperasi Universitas Suryakancana (Unsur) Cianjur membukukan perputaran dana anggota sebesar Rp1,5 Miliar. Padahal Koperasi bagi k...
-
CIANJUR - Sepeda Motor sudah jadi alat transfortasi yang dibutuhkan. Tak heran hampir semua orang mempunyai sepeda motor. Meski demi...
-
CIANJUR-Saat ini SMAN 1 Cianjur tengah melaksanakan Ujian Akhir Semester (UAS). Humas SMAN 1 Cianjur, Siti Nuraini menuturkan, UA...
-
CIANJUR-Pemerintah pusat melalui Kementerian Agama (Kemenag) RI telah mengatur kebijakan baru terkait biaya pernikahan sejak beberapa ...
-
CIANJUR-Untuk antisipasi hal-hal yang tak diinginkan, Polres Cianjur menetapkan Kabupaten Cianjur berstatus siaga 1, akibat suhu politik...
-
CIANJUR-Kurang lebih 30 Hektare sawah di Kampung Pasirgede Desa Mekargalih, Kecamatan Ciranjang terpaksa gagal panen akibat diserang ham...
-
WARUNGKONDANG–Depot jamu yang secara diam-diam suka menjula miras dan minuman oplosan di Kampung Cibinong, Desa Ciwalen, Kecamatan Warun...


Tidak ada komentar: