Batik Motif Lampu Genturan Cianjur Difasilitasi Hak Paten, Lalu Mendunia


Eliana Trisnawati adalah salah seorang warga Cianjur yang turut mempromosikan ciri khas budaya Cianjur melalui Batik Motif Lampu Genturan yang ia rintis sejak tujuh tahun silam. Kini, buah dari kerja kerasnya, para kaum ibu di lingkungan sekitarnya mampu diberdayakan. Produknya itu juga telah diakui hingga diperkenalkan di sejumlah daerah, bahkan hingga ke negara lain. 
Kreativitas yang dimiliki seseorang dalam melakukan sebuah inovasi, memang akan semakin berharga jika hak kekayaan intelektualnya diakui oleh masyarakat luas. Tak jarang buah dari kreativitas tersebut mampu membawa pengaruh positif terhadap lingkungan sekitarnya. Bahkan, bisa mendongkrak perekonomian masyarakat.
Sama halnya dengan yang dilakukan oleh Eliana Trisnawati, pemilik Rumah Produksi Dahlia Batik Genturan yang ia rintis sejak tahun 2009 lalu, berlokasi di Jalan Raya Cianjur-Sukabumi, Kampung Cijoho, Kecamatan Warungkondang, Cianjur.
Wanita kelahiran Cianjur, 16 September 1970 itu hingga kini diketahui telah secara konsisten memberdayakan kaum ibu di lingkungan sekitarnya dengan mengajak mereka belajar membatik. Namun, bukan mengejar sisi komersil, melainkan mempromosikan ciri khas budaya Cianjur.
“Sebuah proses yang tidak singkat dan perjalanan yang panjang dalam membina dan mengarahkan para ibu rumah tangga untuk ikut bergabung di komunitas Wanita Dahlia Mandiri yang saya rintis sejak tahun 2009 itu,” ungkap Eliana.
Namun demikan, berkat ketekunannya, produk tersebut sudah diperkenalkan hingga ke luar kota seperti Sukabumi, Surabaya, Bali, Purwakarta, serta beberapa kota dan kabupaten lainnya. Bahkan, produknya tersebut sudah diperkenalkan hingga ke luar negeri, seperti Singapura, Vietnam, dan Malaysia.
“Tentunya ini bukan hal yang mudah. Banyak pengalaman-pengalaman kurang menyenangkan yang pernah saya alami dalam mempromosikan Batik Motif Lampu Genturan khas Cianjur ini. Tapi itu tidak menyurutkan semangat saya,” ujar Eliana kepada Radar Cianjur.
Hasil jerih payahnya tidak percuma, ia kini sudah mengantongi sertifikat hak cipta dari Kementerian Koperasi dan Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) melalui Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Cianjur pada September 2015 lalu.
Tak hanya itu, Batik Motif Lampu Genturan miliknya masuk nominasi pada ajang penganugerahan Koperasi Simpan Pinjam Award 2015 yang bertempat di Gedung Smesco, DKI Jakarta. Itu artinya, karya Eliana cukup diakui di Indonesia.
“Sebetulnya banyak motif-motif batik khas Cianjuran lainnya, namun baru kali pertama batik motif lampu genturan yang mendapatkan pengakuan hingga mengantongi sertifikat hak cipta,” sambung Eliana nampak bangga.
Ia berharap, ke depan batik khas Cianjur akan semakin dikenal dan diapresiasi berbagai kalangan, mulai dari pemakainya, terutama masyarakat Cianjur tanpa terkecuali.

“Saya harapkan juga ini bisa menjadi motivasi bagi para pelaku usaha dan komunitas pengrajin batik Cianjuran lainnya,” harap dia. (**)


Tidak ada komentar:

Write a Comment


Top