Radar Cianjur »
Metro Cianjur
»
Batik Motif Lampu Genturan Cianjur Difasilitasi Hak Paten, Lalu Mendunia
Batik Motif Lampu Genturan Cianjur Difasilitasi Hak Paten, Lalu Mendunia
Posted by Radar Cianjur on Kamis, 04 Februari 2016 |
Metro Cianjur
Eliana Trisnawati adalah salah seorang warga Cianjur yang turut
mempromosikan ciri khas budaya Cianjur melalui Batik Motif Lampu Genturan yang
ia rintis sejak tujuh tahun silam. Kini, buah dari kerja kerasnya, para kaum
ibu di lingkungan sekitarnya mampu diberdayakan. Produknya itu juga telah
diakui hingga diperkenalkan di sejumlah daerah, bahkan hingga ke negara
lain.
Kreativitas yang dimiliki seseorang dalam melakukan sebuah inovasi, memang
akan semakin berharga jika hak kekayaan intelektualnya diakui oleh masyarakat
luas. Tak jarang buah dari kreativitas tersebut mampu membawa pengaruh positif terhadap lingkungan
sekitarnya. Bahkan, bisa mendongkrak perekonomian masyarakat.
Sama halnya dengan yang dilakukan oleh Eliana Trisnawati, pemilik Rumah
Produksi Dahlia Batik Genturan yang ia rintis sejak tahun 2009 lalu, berlokasi
di Jalan Raya Cianjur-Sukabumi, Kampung Cijoho, Kecamatan Warungkondang,
Cianjur.
Wanita kelahiran Cianjur, 16 September 1970 itu hingga kini diketahui
telah secara konsisten memberdayakan kaum ibu di lingkungan sekitarnya dengan
mengajak mereka belajar membatik. Namun, bukan mengejar sisi komersil,
melainkan mempromosikan ciri khas budaya Cianjur.
“Sebuah proses yang tidak singkat dan perjalanan yang panjang dalam
membina dan mengarahkan para ibu rumah tangga untuk ikut bergabung di komunitas
Wanita Dahlia Mandiri yang saya rintis sejak tahun 2009 itu,” ungkap Eliana.
Namun demikan, berkat ketekunannya, produk tersebut sudah diperkenalkan
hingga ke luar kota seperti Sukabumi, Surabaya, Bali, Purwakarta, serta
beberapa kota dan kabupaten lainnya. Bahkan, produknya tersebut sudah
diperkenalkan hingga ke luar negeri, seperti Singapura, Vietnam, dan Malaysia.
“Tentunya ini bukan hal yang mudah. Banyak pengalaman-pengalaman kurang
menyenangkan yang pernah saya alami dalam mempromosikan Batik Motif Lampu
Genturan khas Cianjur ini. Tapi itu tidak menyurutkan semangat saya,” ujar
Eliana kepada Radar Cianjur.
Hasil jerih payahnya tidak percuma, ia kini sudah mengantongi
sertifikat hak cipta dari Kementerian Koperasi dan Kementerian Hukum dan HAM
(Kemenkumham) melalui Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Cianjur pada September
2015 lalu.
Tak hanya itu, Batik Motif Lampu Genturan miliknya masuk nominasi pada
ajang penganugerahan Koperasi Simpan Pinjam Award 2015 yang bertempat di Gedung Smesco, DKI Jakarta. Itu artinya,
karya Eliana cukup diakui di Indonesia.
“Sebetulnya banyak motif-motif batik khas Cianjuran lainnya, namun baru
kali pertama batik motif lampu genturan yang mendapatkan pengakuan hingga
mengantongi sertifikat hak cipta,” sambung Eliana nampak bangga.
Ia berharap, ke depan batik khas Cianjur akan semakin dikenal dan diapresiasi berbagai
kalangan, mulai dari pemakainya, terutama masyarakat Cianjur tanpa terkecuali.
“Saya harapkan juga ini bisa menjadi motivasi bagi para pelaku usaha
dan komunitas pengrajin batik Cianjuran lainnya,” harap dia. (**)
Populer
-
CIANJUR –Bukan lagi rahasia umum bahwa untuk mengantisipasi wabah penyakit dan bau yang tak enak, sampah seharusnya dibuang ke tempat ...
-
TUMPULNYA lini depan menjadi salah satu permasalahan utama Liverpool musim ini. Bahkan hingga pekan ke-20 Liga Primer Inggris musim i...
-
GEKBRONG – Dengan menggunakan dana yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDES), aparatur Desa Sukaratu, Kecamatan Gek...
-
SEPAK bola tidak bisa dipisahkan dari suporter. Bahkan, banyak suporter tidak hanya dihuni kaum pria, melainkan juga wanita dengan ber...
-
JAKARTA-Kapolri Jenderal Badrodin Haiti memgingatkan bahwa pengaruh gerakan Islamic State in Iraq and Syria (ISIS) terhadap Indonesia ma...
-
CIANJUR – Sejak memulai Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) perdana pada Kamis (21/1) kemarin, para petugas Srikandi Pemadam Kebakaran (...
-
FOTO: M SUYUDHI/RADAR CIANJUR KUMUH: Sampah dibiarkan menumpuk di Jalan Pasir Gede akses menuju Universitas Suryakancana. METRO- ...
-
BOJONGPICUNG – Jajaran Unit Reserse Kriminal (Reskrim) Kepolisian Sektor(Polsek) Bojongpicung berhasil membekuk enam orang pelaku tindak pi...


Tidak ada komentar: