Radar Cianjur »
Berita Utama
»
Tiga Anggota KPK Ditangkap Polisi
Tiga Anggota KPK Ditangkap Polisi
Posted by Radar Cianjur on Selasa, 23 Februari 2016 |
Berita Utama
JAKARTA-Sebanyak tiga oknum anggota Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) diamankan oleh Bidang Profesi dan Pengamanan (Bid Propam) Polda Metro Jaya pada Senin (22/2) siang.
Mereka diamankan di dalam Mobil Inova warna abu-abu nomor polisi B 1968 ZF di depan pelataran parkir Alfamart area Harco, Mangga Dua, Jakarta Utara. Mengenai penangkapan itu, pihak Polda Metro Jaya dikabarkan telah melimpahkannya pada Polres Jakarta Utara.
Saat dikonfirmasi pada Kasubag Humas Polres Jakarta Utara, Kompol Sungkono, ia mengaku belum mendapatkan data penangkapan itu. "Saya tidak tahu mas," kata Sungkono, Senin (22/2).
Dia juga bergeming, bahwa jika benar adanya penangkapan itu, maka akan disampaikan oleh Kapolres Jakarta Utara, Kombes Daniel Bolly Tifaona. "Saya takut salah kalau saya sampaikan. Biar pak Kapolres saja yang mengabarkan," terangnya.
Komisi Pemberantasan Korupsi membenarkan tiga anggotanya diamankan Kepolisian Resor Metropolitan Jakarta Utara, Senin (22/2) di depan kantor Samsat Jakut. Namun, KPK membantah saat pengamanan itu ada anggotanya yang kedapatan membawa narkoba maupun terbukti mengonsumsi narkoba.
“Sampai saat ini saya konfirmasikan bahwa tidak ada terkait dengan narkoba,” tegas Pelaksana Harian Kepala Biro Humas KPK Yuyuk Andriati, di markas KPK, Senin (22/2) malam.
Ia menjelaskan ketiga anggota itu tengah melaksanakan kegiatan tertutup terkait pengumpulan informasi suatu kasus. Namun, Yuyuk menolak menyebut kasus apa yang tengah digarap. Mobil Innova abu-abu yang dibawa anggota memang mondar-mandir di lokasi.
Hal ini mengundang kecurigaan kepolisian, mengingat masih diwarnai masalah terorisme. Karenanya, tiga anggota itu sempat dikira sebagai teroris. Mereka kemudian diamankan untuk menjalani pemeriksaan. “Polisi sempat menduga tiga orang ini teroris. Tapi, saya tegaskan tiga anggota ini tidak ada kaitan dengan terorisme,” kata Yuyuk.
Ia menambahkan, saat ini KPK sudah berkoordinasi dengan Polrestro Jakut. Ketiganya pun dilepaskan karena tidak terbukti melakukan pidana apapun. “Mereka sudah bisa dilepaskan,” ujarnya.
Lebih lanjut saat dikonfirmasi apakah upaya kepolisian ini menghalangi penyelidikan KPK, Yuyuk enggan memberikan jawaban. Yang jelas, kata Yuyuk, semua persoalan sudah clear. “Ketiga anggota itu sudah dilepaskan,” tegasnya.(mg4/boy/jpnn)
Mereka diamankan di dalam Mobil Inova warna abu-abu nomor polisi B 1968 ZF di depan pelataran parkir Alfamart area Harco, Mangga Dua, Jakarta Utara. Mengenai penangkapan itu, pihak Polda Metro Jaya dikabarkan telah melimpahkannya pada Polres Jakarta Utara.
Saat dikonfirmasi pada Kasubag Humas Polres Jakarta Utara, Kompol Sungkono, ia mengaku belum mendapatkan data penangkapan itu. "Saya tidak tahu mas," kata Sungkono, Senin (22/2).
Dia juga bergeming, bahwa jika benar adanya penangkapan itu, maka akan disampaikan oleh Kapolres Jakarta Utara, Kombes Daniel Bolly Tifaona. "Saya takut salah kalau saya sampaikan. Biar pak Kapolres saja yang mengabarkan," terangnya.
Komisi Pemberantasan Korupsi membenarkan tiga anggotanya diamankan Kepolisian Resor Metropolitan Jakarta Utara, Senin (22/2) di depan kantor Samsat Jakut. Namun, KPK membantah saat pengamanan itu ada anggotanya yang kedapatan membawa narkoba maupun terbukti mengonsumsi narkoba.
“Sampai saat ini saya konfirmasikan bahwa tidak ada terkait dengan narkoba,” tegas Pelaksana Harian Kepala Biro Humas KPK Yuyuk Andriati, di markas KPK, Senin (22/2) malam.
Ia menjelaskan ketiga anggota itu tengah melaksanakan kegiatan tertutup terkait pengumpulan informasi suatu kasus. Namun, Yuyuk menolak menyebut kasus apa yang tengah digarap. Mobil Innova abu-abu yang dibawa anggota memang mondar-mandir di lokasi.
Hal ini mengundang kecurigaan kepolisian, mengingat masih diwarnai masalah terorisme. Karenanya, tiga anggota itu sempat dikira sebagai teroris. Mereka kemudian diamankan untuk menjalani pemeriksaan. “Polisi sempat menduga tiga orang ini teroris. Tapi, saya tegaskan tiga anggota ini tidak ada kaitan dengan terorisme,” kata Yuyuk.
Ia menambahkan, saat ini KPK sudah berkoordinasi dengan Polrestro Jakut. Ketiganya pun dilepaskan karena tidak terbukti melakukan pidana apapun. “Mereka sudah bisa dilepaskan,” ujarnya.
Lebih lanjut saat dikonfirmasi apakah upaya kepolisian ini menghalangi penyelidikan KPK, Yuyuk enggan memberikan jawaban. Yang jelas, kata Yuyuk, semua persoalan sudah clear. “Ketiga anggota itu sudah dilepaskan,” tegasnya.(mg4/boy/jpnn)
Populer
-
* Jawapos Kuasai 70 Persen Saham SURABAYA-Persebaya Surabaya resmi memiliki struktur kepemilikan baru plus manajemen baru. Rapat umum pe...
-
Foto: Fadilah Munajat/ Radar Cianjur Camat Warungkondang Candra Dwi Kusumah WARUNGKONDANG–Masih hangat pasca aksi demo Forum Masyr...
-
JANGAN menilai usia yang masih belia dari 620 murid SD se-Jawa Barat yang mengikuti Latihan Gabungan (Latgab) di Sekolah Polisi Nega...
-
SERANG - Bus yang mengangkut rombongan pendukung Persib Bandung dilempari pakai batu oleh sekelompok warga di Tol Tangerang-Merak ...
-
Bakal Diatur dalam Peraturan Menteri CIANJUR-Jika belanja di minimarket, supermarket, dan hypermarket, kini Anda tidak bisa minta kan...
-
ANGGOTA DPR RI Capt Djoni Rolindrawan saat sosialisasikan empat pilar di Desa Cimacan beberapa waktu lalu. CIANJUR-Banyaknya kepala de...
-
GIANYAR - Laga hidup dan mati akan tersaji di laga Bali Island Cup (BIC) 2016 mempertemukan Persib melawan Arema Cronus, (23/2) di Stadi...
-
JAKARTA-Gubernur Banten Rano Karno tidak memberikan bantahan saat diklarifikasi tentang tudingan menerima duit dari Tubagus Chaery Ward...


Tidak ada komentar: