Radar Cianjur »
Cianjur Raya
»
Warga Pertanyakan Dana Bantuan
Warga Pertanyakan Dana Bantuan
Posted by Radar Cianjur on Selasa, 02 Februari 2016 |
Cianjur Raya
NARINGGUL – Kucuran dana bantuan
dari Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) anggaran tahun 2015,
yang diberikan untuk perbaikan dan pembangunan lapangan sepakbola di Desa
Wangunjaya, Kecamatan Naringgul, dipertanyakan oleh warga dan pengurus Karangtaruna
Desa Wangunjaya, yang menduga ada penyimpangandan penyelewengan dalam
penggunaan dana tersebut.
Pengurus Karangtaruna Desa Wangunjaya,
Hasan, mengaku sangat kecewa karena bantuan seharusnya diterima utuh sebesar
Rp200 juta, tetapi pada kenyataannya hanya diterima sebesar Rp100 juta.
"Pengajuan tersebut untuk bantuan
perbaikan lapangan. Saya bersama rekan Karangtaruna Desa, membuat proposal
perbaikan lapangan sebesar sekitar Rp250 juta, dititipkan melalui
salahseorang warga Desa Wangunjayayang berinisial WN (44), yang aktif di
salahsatu partai politik (Parpol), ditujukan ke Kemenpora," ujarnya.
Setelah itu, lanjut Hasan, proposal dibawa
ke Cianjur, dan besok harinya ia dipertemukan dengan YN (50)dan MT (46), yang
berjanji akan mengajukan dan memperjuangkan persetujuan proposal tersebut.
Beberapa bulan kemudian, masih menurut
Hasan, MTdan YN menyampaikan bahwa proposal tersebut disetujui, tetapi
hanya senilai Rp200 juta, dan ada potongan sebesar 30 persen.
"Kalau potongan 30 persen, uang yang
harus kami terima sebesar Rp140 juta. Kenyataannya uang tersebuthanya diterima Rp100
juta, dan pencairannya melalui rekening desa," ungkapnya.
Terpisah, Bendahara Karangtaruna Desa Wangunjayamenjelaskan bahwa dana sebesar Rp 100 juta itu sudah diterima dan ada kwitansi penerimaan. Penyerahan dilakukan di Kantor Desa, diberikan langsung oleh Bendahara Desa, dan disaksikan oleh Kepala Desa beserta jajarannya.
Terpisah, Bendahara Karangtaruna Desa Wangunjayamenjelaskan bahwa dana sebesar Rp 100 juta itu sudah diterima dan ada kwitansi penerimaan. Penyerahan dilakukan di Kantor Desa, diberikan langsung oleh Bendahara Desa, dan disaksikan oleh Kepala Desa beserta jajarannya.
“Kinipelaksanan pengerjaan sudah
hampir 20 persen, kami siap diaudit oleh Badan Pemeriksa Keuangan Negara (BPKN), karena
dana yang kami terima jelas hanya Rp 100 juta,” ungkapnya.
Sementara itu, Bendahara Desa Wangunjaya, WO, menyampaikan bahwa dana yang diterima dan dialokasikan untuk keperluan tersebut memang hanya sejumlah itu.
"Bantuan yang diterima itu jelas, tidak kurang atau dilebih-lebihkan. Pengajuan sebesar Rp250 juta, tapi yang direalisasi Rp100 juta. Kami tidak tahu kenapa, karena memang yang keterimanya segitu," jelas WO, seraya mengatakan bahwa ia memegang bukti pengeluaran sejumlah tersebut, dan proyek pembangunan lapangan bole tersebut dipertanggungjawabkan oleh pihak Pemerintah Desa. (mat)
Sementara itu, Bendahara Desa Wangunjaya, WO, menyampaikan bahwa dana yang diterima dan dialokasikan untuk keperluan tersebut memang hanya sejumlah itu.
"Bantuan yang diterima itu jelas, tidak kurang atau dilebih-lebihkan. Pengajuan sebesar Rp250 juta, tapi yang direalisasi Rp100 juta. Kami tidak tahu kenapa, karena memang yang keterimanya segitu," jelas WO, seraya mengatakan bahwa ia memegang bukti pengeluaran sejumlah tersebut, dan proyek pembangunan lapangan bole tersebut dipertanggungjawabkan oleh pihak Pemerintah Desa. (mat)
Populer
-
USIA DINI: TK Al Azhar Cianjur mengajarkan kepada siswa sejak dini tentang sopan santun terhadap guru dan orang tua. CIANJUR-Mar...
-
MOMENTUM bulan Ramadan dimanfaatkan Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Cianjur, Moch Ginanjar, untuk selalu m...
-
Ruas Jalan Raya Cipanas sudah menjadi langganan banjir, tak pelak kondisi ini semakin mempersulit pengendara ketika melintas. Amat dis...
-
ILUSTRASI CIANJUR-Istilah 'Salam Pramuka' dan 'Salam OSIS' berada di daftar pencarian teratas dalam sebuah mesin telus...
-
ilustrasi GEKBRONG –Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Bhabinkamtibmas) Desa Cikancana, Bripka Arief Firmansyah, b...
-
Mengulas peranan media, baik media cetak maupun elektronik, sebagai kontrol sosial kini mulai disadari oleh berbagai kalangan, tak ter...
-
CIPANAS- Sejumlah mantan pegawai Perkebunan Teh Cisereuh, Desa Batulawang, Kecamatan Cipanas, alih profesi menjadi pedagang kaki lima ...
-
Ingin merawat mobil kesayangan dengan baik ? Ceper Auto Detailing System (CADS) di Jalan KH Abdullah Bin Nuh Cianjur jawabannya. CADS m...


Tidak ada komentar: