Radar Cianjur »
Metro Cianjur
»
DPR RI Awasi Perkembangan Industri Cianjur
DPR RI Awasi Perkembangan Industri Cianjur
Posted by Radar Cianjur on Selasa, 29 Maret 2016 |
Metro Cianjur
CIANJUR- Anggota Komisi VII DPR RI, Joko Purwanto melakukan reses di Aula
Universitas Suryakancana Cianjur. Dalam kesempatan itu, politisi Partai
Persatuan Pembangunan (PPP) ini berbicara terkait potensi Cianjur sebagai
kabupaten penghasil beras terbesar di Jawa Barat.
Menurutnya, Cianjur sebagai daerah yang terkenal dengan lahan pertanian harus dipertahankan pemerintah daerah. Mengingat, mulai tergesernya lahan pertanian ke lahan industri.“Sebagai anggota DPR RI Komisi VII saya mempunyai tugas mengawasi. Makanya saya akan berkoordinasi dengan kementerian lingkungan hidup terkait hal itu,” ujarnya.
Ditambahkannya, pemerintah harus menentukan arah pembangunan daerah ke depan. Apakah Cianjur akan dijadikan daerah industri, pertanian ataukah menjadi daerah pariwisata.“Namun kami berharap kepada bupati bisa tetap mempertahankan potensi lahan pertanian lantaran dari dulu Kabupaten Cianjur sudah terkenal sebagai daerah penghasil beras,” harapnya.
Pengelolaan hasil pertanian di Cianjur perlu diperhatikan. Lantaran warga Cianjur masih banyak yang tidak bisa menikmati beras asli Cianjur akibat harga mahal.“Mahalnya harga beras perlu dipertanyakan, apakah beras mahal lantaran lahan pertanian terus menyempit atau ada hal lain seperti ada oknum pemasok dan penjual sehingga beras jadi mahal dan tidak bisa dinikmati masyarakat Cianjur,” terangnya. (msp)
Menurutnya, Cianjur sebagai daerah yang terkenal dengan lahan pertanian harus dipertahankan pemerintah daerah. Mengingat, mulai tergesernya lahan pertanian ke lahan industri.“Sebagai anggota DPR RI Komisi VII saya mempunyai tugas mengawasi. Makanya saya akan berkoordinasi dengan kementerian lingkungan hidup terkait hal itu,” ujarnya.
Ditambahkannya, pemerintah harus menentukan arah pembangunan daerah ke depan. Apakah Cianjur akan dijadikan daerah industri, pertanian ataukah menjadi daerah pariwisata.“Namun kami berharap kepada bupati bisa tetap mempertahankan potensi lahan pertanian lantaran dari dulu Kabupaten Cianjur sudah terkenal sebagai daerah penghasil beras,” harapnya.
Pengelolaan hasil pertanian di Cianjur perlu diperhatikan. Lantaran warga Cianjur masih banyak yang tidak bisa menikmati beras asli Cianjur akibat harga mahal.“Mahalnya harga beras perlu dipertanyakan, apakah beras mahal lantaran lahan pertanian terus menyempit atau ada hal lain seperti ada oknum pemasok dan penjual sehingga beras jadi mahal dan tidak bisa dinikmati masyarakat Cianjur,” terangnya. (msp)
Populer
-
CIBEBER-Atin Supriatna (59) warga Kampung Irigasi RT 04/03, Desa Cikondang, Kecamatan Cibeber, tewas terseret air Sungai Cikondang. Se...
-
CIPANAS- Kondisi badan jalan berlubang di sejumlah titik Ruas Jalan Raya Cipanas-Puncak menyita perhatian sejumlah pihak, diantaranya ...
-
TAWASUTH : Pengurus Cabang PMII Cianjur memberikan pernyataan sikap untuk berada ditengah, dan tidak mengurangi nalar kritis terhadap k...
-
HAURWANGI – Forum Badan Permusyawaratan Desa (FBPD) Kecamatan Haurwangi menyampaikan keberatan atas kegiatan rekrutmen petugas S ens...
-
CIANJUR – Butuh rumah strategis, Perumahan Grand Amanda solusinya. Grand Amanda di Jalan Aria Wiratanudatar, Sindanglaka-Cianjur, p...
-
RAIB: Kondisi ruang leb komputer SMAN 1 Mande yang dijarah kawanan pencuri CIANJUR- SMA Negeri 1 Mande, nyaris tidak mengikuti pelaksa...
-
KEBANGGAN: Zakka Tafwidh Mubarok jadi kebanggaan SMAN 1 Cianjur setelah berhasil menjadi juara cipta puisi tingkat Provinsi Jawa Barat. ...
-
CIPANAS-Satpol PP Kecamatan Cipanas berupaya menyisir keberadaan monyet di Kampung Tegal Lega Desa Palasari Kecamatan Cipanas. Namun saat...


Tidak ada komentar: