Iklim Pariwisata Cirut Menurun


CIPANAS- Bisnis pariwisata di wilayah Cianjur Utara mengalami penurunan dari tahun ke tahun. Apabila tidak segera ditangani oleh pemerintah, akan berakibat terhadap sumber kehidupan masyarakat."Kemunduran iklim pariwisata akan berakibat terhadap sumber kehidupan masyarakat, baik itu terhadap pertanian, industri pariwisata seperti hotel, restoran, para pedagang tradisional, dan pertokoan, akan mengalami kemunduruan," tegas Manager Tunas Kembang Dadang S. Maksum
Menurutnya, pemerintah harus serius menangani masalah iklim pariwisata karena dari tahun ke tahun tidak ada perubahan malah cenderung menurun, dan jika dibiarkan akan berdampak negatif seperti turunnya kepercayaan masyarakat terhadap Pemda Cianjur."Disisi lain kami merasa menjadi sapi perahan pemerintah, karena tidak diimbangi dengan pembangunan di wilayah kami (Cianjur Utara)," tuturnya.
Dijelaskannya, pajak yang dibebankan pemerintah kepada para pengusaha dan masyarakat terlalu berat karena tidak diimbangi dengan pola pembangunan yang tak merata. "Buktinya Jalan Puncak 2 yang sudah diwacanakan sejak dulu belum direalisasikan. Akibatnya wisatawan yang akan berkunjung ke Cipanas malah terjebak macet di Cisarua," jelasnya.
Dikatakannya, seharusnya saat musim libur panjang, para pelaku usaha di wilayah Cipanas panen keuntungan. Bahkan tidak sedikit para wisatawan lebih memilih liburan ke Bali ketimbang ke Cipanas."Mereka beranggapan ke Bali pakai pesawat hanya membutuhkan waktu sekitar tiga jam. Nah kalau ke Puncak bisa lebih dari enam jam karena mereka harus terjebak macet," katanya.(fhn)



Tidak ada komentar:

Write a Comment


Top