Malah Hari, Taman Prawatasari sering Dipakai Mojok


POJOKJABAR.com, CIANJUR- Sesuai salah satu tujuan pembangunan, Taman Prawatasari akan digunakan sebagai salah satu lahan terbuka hijau. Taman ini direncanakan menjadi taman yang mampu menampung orang banyak apabila kegiatan di Kota Cianjur diselenggarakan. Sayangnya, taman ini masih kerap disalahgunakan sejumlah anak maupun pemuda untuk memadu kasih.
Kasi Trantibum Kelurahan Sawahgede, Raden Kusnadi memaparkan, pada pagi hingga sore hari, taman nampak bersih dan teratur. Tak ada aktivitas berarti yang melahirkan ketidaknyamanan. Namun, kondisi berbeda terjadi pada malam hari. Taman yang berada berselebalahan dengan Kantor Keluarahan Sawahgede ini justru dipakai sebagai tempat pacaran alias mojok.
Hal itu bukan tanpa bukti, sejumlah staf keluarahan kerap memergoki pasangan muda-mudi yang berduaan di dalam area taman. Padahal, di malam hari, taman sudah tak bisa dimasuki masyarakat lagi atau ditutup.
"Sering kita ketemu yang begituan (mojok atau pacaran, red) langsung kita usir," tegasnya.
Namun, sebelum diusir, pihaknya kerap menanyakan identitas pemuda yang kedapatan mojok. ALhasil, dari sekian banyak pasangan mojok yang sering ditemukan, ternyata pasangan itu bukan berasal dari Kelurahan Sawahgede.
"Banyaknya orang luar, mereka jauh-jauh kesini pacaran," ungkap Raden.
Ia mengungkapkan, penjagaan Taman Prawatasari sudah menjadi wewenang Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kabupaten Cianjur. Bahkan, empat petugas keamanan sudah difungsikan di area taman.
"Kami hanya sebatas membantu, piket rutin setiap hari juga telah dijalankan untuk memantau kondisi Taman Prawatasari," papar Raden.
(radar cianjur/yaz)     


Tidak ada komentar:

Write a Comment


Top