Pohon Rawan Tumbang, Ancam Keselamatan Pengendara


Wilayah Cianjur Utara kerap diterjang angin kencang. Pengendara diminta selalu waspada terutama ketika melintas disepanjang deretan pepohon, karena sewaktu-waktu bisa saja ranting pohon patah dan mengenai kendaraan yang sedang melintas.
Sepanjang Jalur Cipanas-Cugenang dapat ditemui berbagai jenis pepohonan yang tumbuh disepanjang jalan. Bukan tanpa alasan, pohon tersebut sengaja ditanam salah satunya untuk melindungi para pengendara dari cahaya matahari yang menyilaukan para pengendara.
Namun dibalik inti fungsinya, pepohonan tersebut bisa mengancam para pengendara akibat ranting pohon patah bahkan rubuh akibat terhembus angin kencang. Menyusul beberapa kali pernah terjadi dahan dan ranting pohon patah hingga nyaris menimpa kendaraan."Apalagi informasi dari BMKG saat ini angin kencang disertai hujan lebat masih berpotensi di daerah Cianjur Utara. Sehingga sudah seharusnya Pemkab Cianjur melalui Dishutbun melakukan peremajaan pohon," ungkap Humas Komite Peduli Lingkungan Hidup Indonesia (KPLHI) Kabupaten Cianjur Ridwan.
Angin kencang kemungkinan akan terus meningkat dan berpotensi mengakibatkan pohon tumbang. Oleh karena itu pengendara harus mewaspadai segala kemungkinan yang terjadi disepanjang jalur menuju Cianjur atau Bogor."Pohon yang berusia tua sudah rapuh, saat angin kencang pohon tua rawan tumbang," ujar Ridwan.
Dijelaskannya, peremajaan pohon sangat penting dilakukan pemerintah, guna mencegah hal-hal yang tidak diinginkan. "Ruas Jalan Cugenang-Pacet terdapat tebing yang rawan longsor, ditambah lagi pohon yang tua rawan tumbang. Kami mengharapkan perhatian lebih dari pemerintah," pintanya.
Firmansyah (45) warga Desa Cibereum, Kecamatan Cugenang menuturkan, pohon yang berjejer disepanjang Jalan Raya Pacet dan Cugenang sudah berusia tua, dan tak jarang saat angin kencang kerap terjadi pohon tumbang.
"Kami sebagai warga, daripada membahayakan, pohon tersebut lebih baik dipangkas. Tapi jangan semua, ranting-ranting yang sudah tua bisa dirapihkan," jelasnya.(*)



Tidak ada komentar:

Write a Comment


Top