Punya Banyak Kenangan, jadi Lebih Sering Datang



 MENCUATNYA kabar Museum Budaya Cianjur yang akan digusur ternyata menuai ragam pendapat dari masyarakat. Tak terkecuali dari kalangan pelajar yang merasa sedih saat mendengar kabar tak menyenangkan itu.
KETIKA ditanya isi hati dari para pelajar, semua menjawab kompak sedih sambil memasang raut wajah yang murung. Tak sedikit juga mengaku tak percaya bahwa museum yang berada di Kompleks Pemkab Cianjur, Jalan Siti Jenab itu bakal dihilangkan dari dalam area.
 Sebelumnya, Kabid Seni dan Budaya Disbudpar, Anto Susilo mengaku, museum bakal direlokasi ke kantor BKKBN yang lokasinya tak jauh dari Gedung Bale Rancage, Jalan Siliwangi, Keluarahan Sawahgede. Bahkan, sebelum serah terima Bupati mendatang, bangunan museum yang saat ini ada harus sudah rata dengan tanah. 
 Siswi Kelas VI SDN Nagrak, Andhini Putri mengaku, sedih apabila museum ditiadakan. Meski jarang berkunjung ke museum, namun menurutnya, museum dapat menjadi salah satu tempat sumber pembelajaran yang berguna. “Nanti kalau digusur kita enggak bisa lihat foto-foto pahlawan lagi,” ujarnya diamini teman-teman sekolah,
 Hal senada diungkapkan siswa Kelas IX SMPN 2 Cianjur, Andhika Utomo. Ia mengungkapkan, jauh sebelum duduk di bangku kelas III SMP, ia sering datang ke museum. Ia bersama teman-teman sekolah kerap datang ketika melintasi ruas Jalan Siti Jenab.
 Setelah mengetahui Museum Budaya bakal digusur, ia bersama teman-temannya pun menjadi sering datang. “Masih mau lihat-lihat. Agak berbeda saat dulu sama sekarang,” paparnya kepada Radar Cianjur. (*) 


Tidak ada komentar:

Write a Comment

⬆
Top