Volume Kendaraan Padat, KRC Lesu


CIPANAS- Polres Cianjur melakukan sejumlah rekayasa jalur disepanjang Ruas Jalan Raya Cipanas-Puncak. Menyusul kepadatan arus lalu lintas akibat ekor kemacetan dari wilayah Bogor, pada libur penjang, kemarin.
Berdasarkan pantauan, sejak pagi hingga sore hari, Minggu (27/3), kemacetan terjadi di sejumlah titik seperti di pertigaan Hanjawar, pertigaan Kebun Raya Cibodas, depan Pasar Cipanas, dan Jalan Raya Pasekon.
"Kepadatan arus lalu lintas akibat ekor kemacetan dari arah Bogor. Sekitar 30 personil disebar dibeberapa titik untuk membantu," terangnya.
Menurutnya, meskipun volume kendaraan terus meningkat, arus lalu lintas terpantau padat lancar dan tidak terjadi antrean kendaraan yang sampai berhenti total, karena sebelumnya telah diantisipasi dengan mengaktifkan jalur alternatif.
Kanit Turjawali Polres Cianjur Iptu Muhaimin menambahkan, sejumlah jalur alternatif yang ada di kawasan Cipanas seperti Jalan Balakang-Mariwati lebih didominasi kendaraan dengan nopol Jakarta, yang sudah menghabiskan libur panjang.
"Kami mengimbau pengguna jalan yang melintas di Jalur Puncak agar ekstra hati-hati terutama di jalur rawan kecelakaan. Apalagi ketika hujan turun agar tidak berhenti di bawah pohon besar karena rawan roboh," ujarnya.
Sementara itu, tingginya volume kendaraan tidak serta merta sejumlah kawasan hiburan dibanjiri para pengunjung, seperti kawasan Kebun Raya Cibodas. "Kalau dibanding liburan paskah tahun lalu terjadi penurunan hingga 50 persen," tutur Petugas Pintu Kawasan Wisata Cibodas Saripudin.
Menurutnya, penurunan jumlah pengunjung karena liburan paskah tahun ini terpengaruh oleh  kebijakan larangan mobil wisatawan masuk ke Kebun Raya Cibodas. "Pihak KRC beberapa bulan belakangan memberlakukan kebijakan kendaraan tak boleh masuk selama akhir pekan, dan ini membuat jumlah pengunjung mengalami penurunan drastis,” tuturnya.
Selain itu, faktor kemacetan yang terjadi di Jalur Puncak membuat para wisatawan terhambat ketika akan menuju KRC.

"Seharusnya ada solusi seperti dibukanya jalur alternatif, agar para wisatawan bisa masuk ke kawasan wisata yang ada di wilayah Cipanas dan sekitarnya,” ungkapnya.(fhn)


Tidak ada komentar:

Write a Comment


Top