Radar Cianjur »
Cipanas
»
Volume Kendaraan Padat, KRC Lesu
Volume Kendaraan Padat, KRC Lesu
Posted by Radar Cianjur on Senin, 28 Maret 2016 |
Cipanas
CIPANAS- Polres
Cianjur melakukan sejumlah rekayasa jalur disepanjang Ruas Jalan Raya
Cipanas-Puncak. Menyusul kepadatan arus lalu lintas akibat ekor kemacetan dari
wilayah Bogor, pada libur penjang, kemarin.
Berdasarkan
pantauan, sejak pagi hingga sore hari, Minggu (27/3), kemacetan terjadi di
sejumlah titik seperti di pertigaan Hanjawar, pertigaan Kebun Raya Cibodas,
depan Pasar Cipanas, dan Jalan Raya Pasekon.
"Kepadatan
arus lalu lintas akibat ekor kemacetan dari arah Bogor. Sekitar 30 personil
disebar dibeberapa titik untuk membantu," terangnya.
Menurutnya,
meskipun volume kendaraan terus meningkat, arus lalu lintas terpantau padat
lancar dan tidak terjadi antrean kendaraan yang sampai berhenti total, karena
sebelumnya telah diantisipasi dengan mengaktifkan jalur alternatif.
Kanit Turjawali
Polres Cianjur Iptu Muhaimin menambahkan, sejumlah jalur alternatif yang ada di
kawasan Cipanas seperti Jalan Balakang-Mariwati lebih didominasi kendaraan
dengan nopol Jakarta, yang sudah menghabiskan libur panjang.
"Kami mengimbau
pengguna jalan yang melintas di Jalur Puncak agar ekstra hati-hati terutama di
jalur rawan kecelakaan. Apalagi ketika hujan turun agar tidak berhenti di bawah
pohon besar karena rawan roboh," ujarnya.
Sementara itu,
tingginya volume kendaraan tidak serta merta sejumlah kawasan hiburan dibanjiri
para pengunjung, seperti kawasan Kebun Raya Cibodas. "Kalau dibanding
liburan paskah tahun lalu terjadi penurunan hingga 50 persen," tutur
Petugas Pintu Kawasan Wisata Cibodas Saripudin.
Menurutnya, penurunan jumlah pengunjung karena liburan paskah tahun ini terpengaruh oleh kebijakan larangan mobil wisatawan masuk ke Kebun Raya Cibodas. "Pihak KRC beberapa bulan belakangan memberlakukan kebijakan kendaraan tak boleh masuk selama akhir pekan, dan ini membuat jumlah pengunjung mengalami penurunan drastis,” tuturnya.
Selain itu, faktor kemacetan yang terjadi di Jalur Puncak membuat para wisatawan terhambat ketika akan menuju KRC.
Menurutnya, penurunan jumlah pengunjung karena liburan paskah tahun ini terpengaruh oleh kebijakan larangan mobil wisatawan masuk ke Kebun Raya Cibodas. "Pihak KRC beberapa bulan belakangan memberlakukan kebijakan kendaraan tak boleh masuk selama akhir pekan, dan ini membuat jumlah pengunjung mengalami penurunan drastis,” tuturnya.
Selain itu, faktor kemacetan yang terjadi di Jalur Puncak membuat para wisatawan terhambat ketika akan menuju KRC.
"Seharusnya
ada solusi seperti dibukanya jalur alternatif, agar para wisatawan bisa masuk
ke kawasan wisata yang ada di wilayah Cipanas dan sekitarnya,” ungkapnya.(fhn)
Populer
-
PENYANYI Reza Artamevia ?merasa senang setelah menjalani pemeriksaan sebagai saksi kasus dugaan kepemilikan senjata illegal dan peluru...
-
ANGGOTA DPR RI dari Fraksi PPP Joko Purwanto reses di Aula Universitas Suryakancana Cianjur CIANJUR - Anggota Komisi VII DPR RI Joko P...
-
*) Nanang Rustandi BEGITU berseliweran berbagai informasi dan berita di era Jaman Now. Semua harus disortir mana yang benar-benar infor...
-
Neng Eem ingatkan masyarakat pentingnya empat pilar MPR RI CIANJUR- Anggota DPR RI, yang juga anggota MPR RI Neng Eem Marhamah Zulfa H...

Tidak ada komentar: