Radar Cianjur »
Cipanas
»
Demi Anak dan Istri, Rela Dibayar Rp15 Ribu
Demi Anak dan Istri, Rela Dibayar Rp15 Ribu
Posted by Radar Cianjur on Jumat, 15 April 2016 |
Cipanas
|
SEMANGAT: Asep
Miftah (49) salah seorang buruh tani asal wilayah Kecamatan Sukaresmi.
Jalani Hidup Sederhana ala Buruh Tani |
Di tengah zaman
yang terus berkembang, masih banyak masyarakat yang terus berusaha bertahan
hidup dengan menjadi buruh tani. Mereka terus berpindah dari satu tempat ke
tempat lain.
LAPORAN : Farhaan
Muhammad Ridwan
Sosok Asep Miftah
(49) warga Desa Cikanyere, Kecamatan Sukaresmi, merupakan salah satu gambaran
yang menerangkan tentang kehidupan seorang buruh tani. Demi bertahan hidup, ia
hanya mengandalkan keahliannya dalam bercocok tanam.
Walau pun tidak
memiliki tanah sendiri, bapak dua anak ini dengan penuh semangat tetap menjadi
seorang buruh tani.
"Memang sih
bayarannya tidak besar, kadang per hari hanya dibayar Rp15 ribu, ada juga yang
membayar Rp 20 ribu. Tetapi berapa pun yang saya dapatkan, saya harus
syukuri," katanya.
Menurutnya, kunci
ketenangan hidup adalah tidak boleh mengeluh dan merasa putus asa, karena sifat
putus asa sangat dilarang Allah SWT dan bisa merugikan seseorang. "Kalau
dirundung kesulitan, misal saat tidak ada pemilik lahan dan memasuki musim
tanam, saya kerap bingung sekali. Tetapi dengan diiringi doa, Alhamdulilah saya
bisa melalui masa sulit itu," tuturnya.
Populer
-
CILAKU-SMAN 1 Cilaku mendapatkan bantuan dari Badan Lingkungan Hidup Daerah (BLHD) berupa lima tong sampah, dua alat pembuat kompos, dua...
-
GEKBRONG-Seorang pengendara sepeda motor, Mira Yuliantini (25) warga Jalan KH Saleh Pabuaran RT 1/4 kelurahan Sayang, Kecamatan Cianjur te...
-
BANDUNG - Laga persahabatan antara Persib Bandung dan Persipasi Bandung Raya (PBR) batal digelar di Stadion Pakansari, Bogor. Laga y...
-
MENJELANG bergulirnya babak 8 Besar Piala Presiden 2017, Persib Bandung masih dibuat sibuk dengan pencarian gelandang serang asing. Nama...
-
ILUSTRASI PEREMPUAN hamil memiliki tantangan besar mulai dari mual di pagi hari, kaki kram, sakit punggung, dan berat badan yang naik ...
-
GEKBRONG – Teknologi Tepat Guna adalah teknologi yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat, dapat menjawab kebutuhan masyarakat, tidak...
-
GEKBRONG – Kecelakaan lalulintas kembali terjadi di Jalan Raya Cianjur - Sukabumi, hari Sabtu (16/01) lalu, sekitar pukul 06.30 WIB. S...
-
CIANJUR- Sebanyak 1.800 siswa TK yang berasal dari 50 TK dari tiga kecamatan yakni Kecamatan Cianjur, Warongkondang dan Gekbrong, ...

Tidak ada komentar: