Radar Cianjur »
Cipanas
»
Kesbangpol Bentuk Pemantau Orang Asing
Kesbangpol Bentuk Pemantau Orang Asing
Posted by Radar Cianjur on Jumat, 15 April 2016 |
Cipanas

CIPANAS-
Kesbangpol Cianjur bekerja sama dengan sejumlah pihak membentuk tim Pengawasan
Orang Asing (POA) dan mendirikan pos pemantauan. Menyusul mulai menjamurnya
wisatawan asing di wilayah Cianjur Utara.
Kabid Kewaspadaan
Dini Daerah Bakesbangpol Kabupaten Cianjur Yus Ruslan mengatakan, Kesbangpol
Cianjur bersama lintas OPD dan TNI/Polri sudah mulai melakukan pengawasan
terhadap orang asing.
Salah satu
upayanya dengan membentuk sebuah tim dan mendirikan sekretariat bersama di
Tourism Information Center (TIC) dekat Hotel Puncak Pass. "Kami akan
siapkan 6 orang petugas, sehingga keberadaan orang asing bisa terus
diawasi," katanya.
Menurutnya,
berdasarkan hasil rapat terakhir antara Kesbangpol Cianjur dengan lintas OPD,
jumlah orang asing yang sudah menetap dan bekerja di wilayah Cianjur Utara
sebanyak 90 orang. Mereka resmi memiliki kartu izin tinggal tetap atau kartu
izin tinggal terbatas.
“Wilayah Cipanas
dominan dikunjungi para wisatawan sehingga rawan terjadi pelanggaran hukum.
Kami sudah melakukan koordinasi dengan Kantor Imigrasi Sukabumi, dan pejabat
kantor imigrasi menjadi ketua tim pengawasan orang asing di Cianjur,” tuturnya.
Kabid Kebudayaan
dan Pariwisata Kabupaten Cianjur Adang Sumaryadi menjelaskan, daerah Cipanas
identik dengan dunia pariwisata sehingga wisatawan asing kerap datang ke daerah
Cipanas. Namun, sejauh ini kelemahannya Dinas Pariwisata belum memiliki data
akurat tentang wisatawan asing.
“Data orang asing
sangat penting karena untuk mengoptimalkan pengawasan,” jelasnya.
HRD Puncak Pass
Deden menambahkan, sebagai pelaku usaha pihaknya sangat menyambut baik
berdirinya gedung pengawasan orang asing. Selain sebagai tempat pengawasan
terhadap orang asing, gedung pengawasan bisa menjadi tempat informasi budaya
Cianjur.
"Saat ini
memang masih banyak wisatawan yang transit dan menginap. Tentunya dengan
keberadaan TIC ini bisa menjadi sarana pengawasan terhadap mereka,"
ungkapnya.(fhn)
Atlet Cipanas
Berlaga di Tingkat Asia
CIPANAS-
Pemerintah Kabupaten Cianjur patut berbangga hati karena dua orang warganya
akan ikut berlaga pada pertandingan binaraga tingkat Asia, yakni Dadang Irwan
alias Awink dan Gunawan Setiadi.
Kendati hanya
mengandalkan modal sendiri, Awink akan berusaha keras agar menjadi juara dalam
pertandingan binaraga Nabba Mortal Battle 2016 di Singapura.
"Sejak tahun
1997 saya sudah menjadi atlet angkat besi dan binaraga. Bahkan sudah dua
periode saya mewakili Kabupaten Cianjur mengikuti PON, karena tidak ada
perhatian dari pemerintah daerah, saya menggunakan biaya pribadi," akunya.
Menurutnya,
selain itu, ada pula warga Kabupaten Cianjur yang akan mewakili Indonesia dalam
ajang pertandingan binaraga tingkat Asia yakni Gunawan Setiadi. “Walau pun
Gunawan Setiadi masih terbilang muda yakni berusia 22 tahun, saya yakin ia
mampu menjadi juara dan masa depannya terbuka lebar,” ujarnya.
Diakuinya,
pengembangan atlet binaraga membutuhkan dana yang tidak sedikit, karena para
atlet harus bisa menjaga pola makan yang baik dan latihan yang cukup, belum
lagi kebutuhan suplemen vitamin. “Kami berharap pemerintah Cianjur bisa lebih
peduli terhadap pengembangan atlet, ini juga demi kemajuan dan nama baik
Cianjur di masa mendatang," ungkapnya.(fhn)
Semangat Bekerja
Meskipun
disibukan dengan berbagai rutinitas sebagai pejabat di lingkungan TNGGP. Bapak
yang satu ini terus berupaya konsisten dalam pekerjaanya. Itu bisa dilihat dari
semangatnya ketika melaksanakan berbagai tugas.
"Kalau semua
dijalani dengan penuh semangat dan tanggung jawab, Insya Allah semua bisa
dilakukan dengan mudah," ujar Kepala Bidang PTN Wilayah 1 TNGGP Adison.
Selain itu,
lanjutnya, setiap pekerjaan alangkah baiknya selalu dinikmati agar segala
sesuatunya berjalan lancar dan sukses. "Yang terpenting jangan sampai
pekerjaan dianggap sebagai beban, ini juga menjadi penyemangat saya untuk terus
bekerja dengan prima," ujarnya.(fhn)
Populer
-
CILAKU-SMAN 1 Cilaku mendapatkan bantuan dari Badan Lingkungan Hidup Daerah (BLHD) berupa lima tong sampah, dua alat pembuat kompos, dua...
-
GEKBRONG-Seorang pengendara sepeda motor, Mira Yuliantini (25) warga Jalan KH Saleh Pabuaran RT 1/4 kelurahan Sayang, Kecamatan Cianjur te...
-
BANDUNG - Laga persahabatan antara Persib Bandung dan Persipasi Bandung Raya (PBR) batal digelar di Stadion Pakansari, Bogor. Laga y...
-
MENJELANG bergulirnya babak 8 Besar Piala Presiden 2017, Persib Bandung masih dibuat sibuk dengan pencarian gelandang serang asing. Nama...
-
ILUSTRASI PEREMPUAN hamil memiliki tantangan besar mulai dari mual di pagi hari, kaki kram, sakit punggung, dan berat badan yang naik ...
-
GEKBRONG – Teknologi Tepat Guna adalah teknologi yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat, dapat menjawab kebutuhan masyarakat, tidak...
-
GEKBRONG – Kecelakaan lalulintas kembali terjadi di Jalan Raya Cianjur - Sukabumi, hari Sabtu (16/01) lalu, sekitar pukul 06.30 WIB. S...
-
CIANJUR- Sebanyak 1.800 siswa TK yang berasal dari 50 TK dari tiga kecamatan yakni Kecamatan Cianjur, Warongkondang dan Gekbrong, ...

Tidak ada komentar: