DKP Buru Pohon Mati



CIANJUR – Rawannya bencana yang terjadi pekan-pekan ini di Cianjur, seperti salah satunya pohon tumbang yang amat berbahaya. Maka Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP), berinisiatif untuk menebang pohon-poon yang mati dan sudah terlihat rapuh. Seperti yang diakatakan oleh Tatang Yuda Permana, Kepala Seksi Pemeliharaan dan Pembangunan Taman DKP, yang saat itu tengah berada di Jalan Perintis Kemerdekaan lakukan giat menebangan pohon yang mati, mengatakan kepada Radar Cianjur titik-titik pohon yang akan ditebangnya di Cianjur. “Kita fokuskan dahulu di wilayah Cianjur Kota, Diantaranya Jalan Siti Jenab, Arif Rahman Hakim, Bypass dan lainnya yang ada pohon matinya,” terang Yuda.
 Untuk data yang dijelaskan oleh Yuda, bahwa  ada 67 pohon yang kering dan mati di Cianjur, salah satunya yang saat itu pohon tumbang dan mengenai sebuah mobil di dekat Stasion Kereta Api dan pohon yang tumbang di Jalan Selad Kopi. “Maka dari itu, kita mencegah agar terjadinya tumbang pohon selanjutnya yang dapat membahayakan masyarakat. Hingga kini kita sudah menebang 12 pohon yang mati dengan alat gergaji mesin, tali dan orang yang seadanya,” ujarnya.
 Sedangkan untuk pohon-pohon yang masih hidup, ia tak berani untuk menebangnya disebabkan masih dibutuhkannya oleh manusia manfaat penggunaan pohon itu. “Selain itu, kita menebang pohon-pohon ini sesuai aturannya, tidak hyanya semata-semata menebang. Giat penebangan pohon yang mati dan kering di pinggir jalan raya, dalam satu pohonnya dapat memakan waktu tiga hingga empat jam. Makanya kita dalam sehari dapat menebang dua pohon,” jelasnya.
 Dalam giat penebangan pohon ini sering membuat kemacetan lalu lintas, seperti pada Senin (4/4) kemarin. Namun dalam giat kemarin, penebangan tersebut dibantu oleh Kapolsek Cilaku, AKP Suryo Wirawan, dimana saat itu dirinya mengatur dan memberhentikan pengendara mobil maupun motor yang melintas tempat penebangan pohon. “Giat ini amat bagus dan saya juga sangat mendukung untuk penebangan pohon-pohon yang selayaknya ditebang, seperti pohon-pohon yang rapuh,” ujarnya.
 Sebab menurutnya, karena sekarang sedang musin hujan dan bila ada pohon yang jatuh bisa menimpa orang disekitarnya. “Jelas berbahaya bila pohon yang tumbang menimpa orang, bisa menyebabkan kematian. Makanya kita dari kepolisian melakukan pencegahan dan berupaya agar para pengendara tidak melewati  tempat ini dahulu. Lebih baik macet daripada harus memakan korban,” tutup AKP Suryo Wirawan. (cr2)


Tidak ada komentar:

Write a Comment


Top