Radar Cianjur »
Nasional
»
FITRA: Kunker Berpotensi Rugikan Negara
FITRA: Kunker Berpotensi Rugikan Negara
Posted by Radar Cianjur on Jumat, 13 Mei 2016 |
Nasional
JAKARTA-Sekretaris Jenderal Forum Indonesia
untuk Transparansi Anggaran (FITRA) Yenny Sucipto mengatakan, potensi kerugian
negara Rp 945 miliar akibat kunjungan kerja anggota DPR yang diduga fiktif,
juga menjadi tanggung jawab Sekretariat Jenderal (Setjen) DPR.
Menurut Yenny, potensi kerugian negara itu
diketahui dalam audit IHPS BPK-RI 2014/2015. Beberapa modus di antaranya adalah
banyaknya anggota DPR yang tidak melaporkan hasil kunjungan kerjanya, baik
dalam laporan keuangan maupun laporan kegiatan.
Alur pertanggung jawaban menurut Yenny,
seharusnya anggota melaporkan kepada Setjen DPR, kemudian dari situ dilakukan
audit. Karena itu permasalahan ini menunjukkan anggota DPR tidak berkomitmen
dalam laporan Kunker, sehingga menguatkan bahwa Kunker hanya plesiran semata
dan pemborosan anggaran.
"Kedua, adanya kelemahan internal DPR
dalam transparansi dan akuntabilitas, seharusnya sekjen memaksa anggota melalui
fraksi atau komisi untuk melaporkan. Kelemahan ini juga tanggung jawab Sekjen
DPR," kata Yenny melalui siaran persnya, Kamis (12/5).
Kemudian, lanjutnya, fraksi secara politik
juga kurang berkomitmen mendorong akuntabilitas politik di DPR. Seharusnya hal
ini bisa jadi momentum menjaga lembaga DPR yang kepercayaannya terus tergerus
di mata masyarakat.
"Untuk itu FITRA mendorong KPK untuk
menindaklanjuti hasil temuan BPK ini dibawa ke proses hukum. Selain itu,
mendorong agar fraksi menghukum anggotanya yang tidak melaporkan hasil kunker
berupa laporan keuangan dan program," pintanya.
Selain itu, metode keuangan Kunker berupa
lumsum juga harus diubah karena hal itu menguntungkan anggota DPR dan model ini
tidak akuntabel. Di samping itu, moratorium dan reformasi anggaran di DPR
menjadi kebutuhan yang mendesak.(fat/jpnn)
Populer
-
ANGGOTA Komisi V DPR RI, Capt. Djoni Rolindrawan disambut warga Sukamulya, Sukasari Kecamatan Bogor Timur. BOGOR-Anggota Komisi V DP...
-
- Tes Pejabat Gaet Psikiad CIANJUR-Pemerintah Kabupaten Cianjur kini hanya tinggal menempuh beberapa tahapan akhir jelang perombakan besa...
-
CIBEBER-Atin Supriatna (59) warga Kampung Irigasi RT 04/03, Desa Cikondang, Kecamatan Cibeber, tewas terseret air Sungai Cikondang. Se...
-
FOTO: Nandang Kurnaedi CIANJUR – Seiringberkembangnya zaman, kemajuan teknologi semakin bisa dirasakan oleh orang banyak. Kebutuhan aka...
-
CIPANAS – Nilai tukar rupiah terhadap dolar yang terus melemah, berdampak negatif terhadap kalangan pebisnis, salahsatunya yang dialami pen...
-
Prabowo Subianto. Foto: Dwi RM/dok.JPNN.com SERANG-Ketua umum DPP Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Prabowo Subianto me...
-
JAKARTA-Kursi kepemimpinan Sutiyoso di Badan Intelijen Negara (BIN) semakin diusik. Sutiyoso dianggap tidak memiliki sesuatu capaian y...
-
JAKARTA-Sekretaris Jenderal Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (FITRA) Yenny Sucipto mengatakan, potensi kerugian negara...

Tidak ada komentar: