Radar Cianjur »
Ekonomi Bisnis
»
Rupiah Melemah, Harga Handphone Naik
Rupiah Melemah, Harga Handphone Naik
Posted by Radar Cianjur on Sabtu, 29 Agustus 2015 |
Ekonomi Bisnis
CIPANAS – Nilai tukar rupiah terhadap dolar
yang terus melemah, berdampak negatif terhadap kalangan pebisnis, salahsatunya
yang dialami pengusaha para pengusaha telepon genggam atau handphone/HP.
Manager Area Tiga CV Happy Telemedia Persada, Eka Supriatna, kepada Radar
Cianjur menjelaskan, naiknya nilai tukar dolar berdampak kepada naiknya harga handphone dari berbagai jenis. Dan jelas
kondisi ini berdampak kepada omset perusahaannya.
"Saya mengawasi delapan toko di Sukabumi, Cipanas, Cianjur, Bogor, dan Depok. Hampir di semua wilayah kondisinya sama, terjadi penurunan omset hingga 5 persen," tuturnya, Kamis (27/8) kemarin.
Menurutnya, penurunan omset ini dikarenakan harga handphone meningkat hingga 20 persen, sedangkan daya beli masyarakat semakin melemah.
"Apalagi momennya saat ini pasca lebaran, sehingga daya beli masyarakat menurun, dan ini jelas berdampak negatif baginya," tambahnya.
Dijelaskannya pula, akibat harga jual yang naik, pembeli kini beralih ke handphone China buatan negara yang rata-rata harganya sekitar Rp 500 ribu.
"Makanya kami berharap harga bisa kembali stabil. Jika harga terus mahal, siapa yang mau beli? Tentunya ini demi kelancaran roda perekonomian." Pungkasnya. (fhn)
"Saya mengawasi delapan toko di Sukabumi, Cipanas, Cianjur, Bogor, dan Depok. Hampir di semua wilayah kondisinya sama, terjadi penurunan omset hingga 5 persen," tuturnya, Kamis (27/8) kemarin.
Menurutnya, penurunan omset ini dikarenakan harga handphone meningkat hingga 20 persen, sedangkan daya beli masyarakat semakin melemah.
"Apalagi momennya saat ini pasca lebaran, sehingga daya beli masyarakat menurun, dan ini jelas berdampak negatif baginya," tambahnya.
Dijelaskannya pula, akibat harga jual yang naik, pembeli kini beralih ke handphone China buatan negara yang rata-rata harganya sekitar Rp 500 ribu.
"Makanya kami berharap harga bisa kembali stabil. Jika harga terus mahal, siapa yang mau beli? Tentunya ini demi kelancaran roda perekonomian." Pungkasnya. (fhn)
Populer
-
Abdulatif BEBERAPA wilayah di Indonesia akan melaksanakan pesta demokrasi Pilkada serentak, tepatnya hari Rabu pada tanggal 27 Ju...
-
SAMBUTAN: Bupati Cianjur Irvan Rivano Muchtar berikan sambutan dalam workshop mamaos DKC di Taman Pancaniti Cianjur. FOTO : DENI ABDUL ...
-
SETELAH meraih peringkat ketiga di Piala Presiden 2017, Persib Bandung mulai merancang agenda lanjutan untuk mengisi kekosongan jelang tam...
-
Warga Cibiuk Tolak Pabrik CIRANJANG – Warga Kampung Andir RT01/09, Desa Cibiuk, Kecamatan Ciranjang , mengeluhkan proses pelaksana...
-
CIANJUR-Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Cianjur membatasi dana kampanye masing-masing pasangan calon peserta pemilihan bupati dan wakil b...
-
GEKBRONG – Dibalik jabatannya sebagai ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Desa Songgom, Kecamatan Gekbrong, Muhammad Ahmad Jalal...
-
CIANJUR - Kepala Bidang Penyiapan Perumusan dan Kebijakan Reformasi Birokrasi Kementrian Aparatur Negara dan Reforasi Birokrasi (Menpan-R...
-
JAKARTA-Sekretaris Jenderal Mahkamah Agung Nurhadi batal diperiksa Komisi Pemberantasan Korupsi, Kamis (31/3). Seharusnya, ia diperiksa...

Tidak ada komentar: