Rupiah Melemah, Harga Handphone Naik

CIPANAS – Nilai tukar rupiah terhadap dolar yang terus melemah, berdampak negatif terhadap kalangan pebisnis, salahsatunya yang dialami pengusaha para pengusaha telepon genggam atau handphone/HP.
Manager Area Tiga CV Happy Telemedia Persada, Eka Supriatna, kepada Radar Cianjur menjelaskan, naiknya nilai tukar dolar berdampak kepada naiknya harga handphone dari berbagai jenis. Dan jelas kondisi ini berdampak kepada omset perusahaannya.
"Saya mengawasi delapan toko di Sukabumi, Cipanas, Cianjur, Bogor, dan Depok. Hampir di semua wilayah kondisinya sama, terjadi penurunan omset hingga 5 persen," tuturnya, Kamis (27/8) kemarin.
Menurutnya, penurunan omset ini dikarenakan harga handphone meningkat hingga 20 persen, sedangkan daya beli masyarakat semakin melemah.
"Apalagi momennya saat ini pasca lebaran, sehingga daya beli masyarakat menurun, dan ini jelas berdampak negatif baginya," tambahnya.
Dijelaskannya pula, akibat harga jual yang naik, pembeli kini beralih ke handphone China buatan negara yang rata-rata harganya sekitar Rp 500 ribu.
"Makanya kami berharap harga bisa kembali stabil. Jika harga terus mahal, siapa yang mau beli? Tentunya ini demi kelancaran roda perekonomian." Pungkasnya. (fhn)


Tidak ada komentar:

Write a Comment


Top